Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Ajak Bonek Penuhi GBT pada 15 Agustus

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, sangat bahagia setelah membawa timnya menjuarai Piala Presiden 2026.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 09 Agustus 2026, 17:15 WIB
Para pemain, pelatih, dan ofisial Persebaya Surabaya berpose bersama trofi usai memastikan diri menjadi juara Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Bajul Ijo mengunci gelar perdana setelah mengalahkan Persib Bandung 6-5 lewat adu penalti usai bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, sangat bahagia setelah membawa timnya menjuarai Piala Presiden 2026. Bajul Ijo menjadi kampiun setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Persebaya dan Persib bermain imbang 1-1 selama waktu normal. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.

Advertisement

Persebaya akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5. Kiper Reza Arya menjadi salah satu pahlawan kemenangan setelah menggagalkan dua eksekusi penalti Persib.

Bagi Bernardo Tavares, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena adu penalti bukanlah sesuatu yang mudah untuk dimenangkan.

"Saya ingin mengatakan bahwa tidak mudah memenangkan adu penalti di final. Sayangnya, di liga lain saya sudah pernah mengalami pengalaman buruk seperti ini. Tetapi hari ini saya sangat senang karena kami menang," ujar Bernardo Tavares.

 

 


Trofi untuk Persebaya dan Bonek

Pemain Persebaya Surabaya, Walber (depan), berduel dengan pemain Persib Bandung, Balsa Sekulic, pada laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Pertandingan berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu sebelum Persebaya memastikan gelar juara usai menang 6-5 lewat adu tendangan penalti. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2026 menjadi pencapaian penting bagi Persebaya.

Bernardo meminta anak asuhnya mempertahankan mentalitas dan sikap positif yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

"Inilah yang harus kami jaga. Kami harus terus melanjutkannya. Dan sekarang kami membawa trofi," kata pelatih asal Portugal tersebut.

Bernardo juga mempersembahkan keberhasilan tersebut untuk Persebaya dan para suporternya, Bonek.

Ia mengajak para pendukung Persebaya memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada pertandingan berikutnya sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan para pemain.

"Saya berharap pada 15 Agustus Anda bisa datang ke GBT. Kami akan memiliki pertandingan di sana. Cara terbaik untuk mengucapkan terima kasih kepada para pemain adalah datang memenuhi stadion," ujar Bernardo.


Berharap Persebaya Sukses di Kompetisi Asia

Pemain Persib Bandung, Mariano Peralta (kiri), berusaha lepas dari kawalan dua pemain Persebaya Surabaya, Walber (tengah) dan Francisco Rivera, pada laga final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Peralta kemudian diganjar kartu merah pada menit ke-112 setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera. Meski unggul jumlah pemain hingga akhir pertandingan, Persebaya baru memastikan gelar juara usai menang 6-5 lewat adu tendangan penalti. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Setelah meraih trofi Piala Presiden, Bernardo Tavares tidak ingin Persebaya berhenti di sini.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi modal positif bagi Bajul Ijo untuk menghadapi agenda berikutnya, termasuk kompetisi antarklub Asia.

Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menilai perjuangan Persebaya di kompetisi Asia penting bukan hanya bagi klub, tetapi juga untuk membantu Indonesia mengumpulkan poin di tingkat Asia.

"Semoga beruntung untuk pertandingan FEC. Itu penting bagi Indonesia untuk mengumpulkan poin," pungkas Bernardo.

Piala Presiden 2026 menjadi trofi penting bagi Persebaya sekaligus awal yang manis bagi Bernardo Silva. Setelah melewati final penuh drama melawan Persib, Bajul Ijo akhirnya membawa pulang gelar juara dari Bali.

Berita Terkait