Maldini Ungkap Keseriusan Guardiola Tangani Timnas Italia, Sudah Susun Formasi hingga Pelajari Tim Junior, Ujungnya...

Paolo Maldini ungkap Pep Guardiola sudah pikirkan formasi hingga pelajari skuad kelompok usia. Mengapa gagal melatih Timnas Italia?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Agustus 2026, 06:30 WIB
Meskipun begitu, Pep Guardiola telah memberikan dua gelar juara untuk Manchester City pada musim ini dengan trofi FA Cup dan trofi Carabao Cup. (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Paolo Maldini mengungkapkan betapa seriusnya Pep Guardiola mempertimbangkan tawaran untuk menjadi pelatih Timnas Italia.

Menurut Maldini, Guardiola bahkan sudah mulai menyusun kemungkinan formasi dan mempelajari skuad Italia dari level junior.

Advertisement

Maldini menceritakan proses tersebut dalam wawancara dengan Corriere della Sera.

Ketika itu, Maldini masih menjabat sebagai Direktur Teknis FIGC dan bersama penasihatnya, Leonardo, berupaya mendatangkan Guardiola sebagai pelatih Timnas Italia.

Maldini dan Leonardo menemui Guardiola di Barcelona untuk membicarakan proyek tersebut. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana serius dan membahas kemungkinan Guardiola mengambil alih Timnas Italia.


Sangat Tertarik

Manajer Spanyol Manchester City, Pep Guardiola, bereaksi selama pertandingan Liga Champions UEFA antara Manchester City dan Club Brugge di Stadion Etihad di Manchester, Inggris barat laut, Kamis dini hari WIB (30-1-2025). (Paul ELLIS/AFP)

Guardiola disebut sangat tertarik dengan kesempatan tersebut. Maldini bahkan mengklaim mantan pelatih Barcelona dan Manchester City itu sudah mulai memikirkan komposisi serta formasi yang mungkin digunakan.

"Dia sempat menyampaikan kepada beberapa temannya bahwa ingin melatih sebuah tim nasional. Kami pergi menemuinya di Barcelona, makan siang bersama, lalu berbicara sepanjang hari," ujar Maldini.

"Dia sangat tergoda. Dia hampir menerimanya. Dia bahkan mulai menuliskan formasi di beberapa lembar kertas," lanjutnya.

Namun, Guardiola akhirnya tidak mengambil pekerjaan tersebut. Maldini menegaskan bahwa persoalannya bukan tuntutan gaji seperti yang sebelumnya diberitakan di Italia.


Kelelahan

Pelatih Manchester City Pep Guardiola memantau dari pinggir lapangan pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Aston Villa di Manchester, Minggu, 24 Mei 2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Sejumlah laporan menyebut Guardiola meminta gaji 20 juta euro per musim untuk menangani Timnas Italia. Maldini membantah kabar tersebut.

"Sama sekali tidak. Uang tidak pernah menjadi masalah. Pep berkata dengan jelas kepada kami: Beri saya satu euro lebih sedikit dari yang diterima pelatih sebelumnya dan saya tidak masalah," kata Maldini.

Menurut Maldini, faktor yang membuat Guardiola urung menerima tawaran tersebut adalah kelelahan setelah menjalani periode panjang di Premier League.

"Karena kelelahan. Guardiola baru saja melewati 10 tahun yang sangat melelahkan di Premier League. Dia juga menjalani operasi punggung dan ingin beristirahat," ungkapnya.


Akhirnya Pilih Mancini

Andrea Pirlo memulai kariernya sebagai pelatih pada musim lalu untuk menukangi mantan klubnya, Juventus. Prestasi Juve sebenarnya tak terlalu buruk, namun karena gagal meraih gelar Serie A, Pemain legendaris Juventus tersebut dipecat. (AFP/Alberto Lingria)

Kendati pada akhirnya Guardiola tidak menjadi pelatih Italia, Maldini menegaskan pembicaraan tersebut berlangsung dengan sangat serius.

Mereka bahkan sudah mempelajari pemain-pemain Italia dari kelompok usia U-17 ke atas sebagai bagian dari pembahasan proyek tersebut.

"Namun, pembicaraan itu sangat serius. Kami mempelajari skuad mulai dari U-17 dan seterusnya," tutur Maldini.

Setelah pendekatan kepada Guardiola tidak berlanjut, Maldini dan Leonardo kemudian memilih Andrea Pirlo sebagai opsi berikutnya. Maldini juga menyebut Presiden FIGC, Giovanni Malago, mengetahui proses tersebut dan mendapat informasi secara bertahap.

"Jadi, kemudian kami memilih Andrea (Pirlo). Malago mengetahui semuanya, kami memberitahunya langkah demi langkah," kata Maldini.

Hanya, proses dengan Pirlo juga gagal setelah Malago lebih memilih Roberto Mancini untuk kembali melatih Timnas Italia.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait