Bola.com, Jakarta - Tim Soft Tenis Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang. Program latihan sudah berjalan sejak Maret 2026 dan kini memasuki bulan kelima sebelum keberangkatan pada 15 September 2026.
Manajer Tim sekaligus Wakil Ketua Pengurus Besar Soft Tenis Indonesia, Ferly Montolalu, menyebut seluruh rangkaian persiapan berjalan sesuai rencana. Tim kini fokus menyelesaikan tahapan akhir pemusatan latihan sebelum bertolak ke Jepang.
"Selamat siang, saya Ferly Montolalu, Tim Manajer sekaligus Wakil Ketua Pengurus Besar Soft Tenis Indonesia. Untuk persiapan Asian Games, kami mulai persiapan sejak bulan Maret," ujar Ferly.
"Sudah berjalan lima bulan sampai bulan Agustus ini dan akan berangkat ke Asian Games pada tanggal 15 September 2026 ke Nagoya," jelas Ferly.
Sebagai bagian dari persiapan, tim soft tenis Indonesia sempat menjalani try out ke Korea Selatan pada Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Merah Putih mengikuti dua turnamen internasional dan membawa pulang tiga medali perunggu.
Tiga medali tersebut diraih dari nomor tunggal putri, ganda campuran, dan ganda putri. Hasil itu sekaligus menjadi bahan evaluasi tim pelatih dalam menyusun strategi menghadapi Asian Games.
"Kita sudah melakukan uji coba sekali try out ke Korea, dua turnamen. Dan kita mendapatkan hasil mendapat tiga perunggu untuk tunggal putri, ganda campuran, dan ganda putri," kata Ferly.
Dapat Gambaran
Ferly menjelaskan turnamen yang diikuti berstatus internasional. Namun, mayoritas pesertanya berasal dari negara-negara yang selama ini menjadi kekuatan utama soft tenis dunia.
"Internasional, dan untuk cabang olahraga soft tenis itu memang top player-nya itu ada di Asia. Jadi internasional, tapi mayoritas Korea, Jepang, dan Cina Taipei," ucap Ferly.
Dari hasil try out tersebut, Indonesia mulai mendapatkan gambaran mengenai calon lawan yang akan dihadapi di Asian Games 2026. Jepang, Korea Selatan, dan Chinese Taipei masih menjadi negara yang paling dominan di cabang olahraga tersebut.
"Iya. Ya, kita sudah mendapat gambaran calon lawan yang akan kita hadapi di Asian Games. Yaitu, seperti Asian Games sebelumnya, itu Jepang, Korea, dan Cina Taipei yang cukup dominan untuk cabor ini," ungkap Ferly.
Kirim 7 Atlet
Indonesia akan mengirim tujuh atlet ke Nagoya. Mereka terdiri dari lima atlet putra dan dua atlet putri yang akan tampil di sejumlah nomor pertandingan.
"Kita akan turun tujuh orang atlet, lima putra dan dua putri. Akan turun di lima nomor pertandingan, yaitu beregu putra, tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran," tutur Ferly.
PB PESTI memasang target dua medali perak dan satu medali perunggu pada Asian Games kali ini. Target tersebut diproyeksikan datang dari nomor beregu putra, ganda campuran, dan tunggal putri.
"Untuk target, kita targetnya dua medali perak dan satu medali perunggu. Dari beregu putra, ganda campuran, dan tunggal putri," tegas Ferly.
"Ya, kalau melihat peta kekuatan, cukup berat buat kita. Jadi yang realistis dari kami adalah medali perak," kata Ferly.