Bola.com, Jakarta - Ronald Araujo resmi memperkuat Liverpool jelang Premier League 2026/2027. Bek asal Uruguay itu datang dari Barcelona dengan status pinjaman semusim plus opsi pembelian sekitar 55 juta euro.
Kehadirannya di Anfield diharapkan menambah stabilitas lini belakang setelah kepergian Ibrahima Konate. Namun, untuk urusan Fantasy Premier League (FPL), keputusan memasukkannya ke Starting XI tidak sesederhana reputasinya sebagai bek elite.
Analisis dari WhoScored menyoroti fondasi defensif Araujo yang kuat, tetapi juga menggarisbawahi keterbatasan kontribusi ofensifnya. Dalam FPL, jalur poin dari gol dan assist menjadi faktor pembeda untuk bek berharga premium.
Di sisi lain, faktor adaptasi terhadap intensitas Liga Premier, kebugaran, dan konsistensi menit bermain akan ikut menentukan nilai Araujo sebagai aset FPL musim ini.
Statistik Defensif Ronald Araujo Menjanjikan
WhoScored menekankan kekuatan utama Araujo terletak pada duelnya di belakang.
“Ada banyak hal positif dari Araujo jika dilihat murni dari aspek pertahanan. Pemain berusia 27 tahun ini sangat tangguh dalam duel udara dan memiliki atribut fisik yang dibutuhkan untuk bersinar di Liga Premier,” tulis analis WhoScored, Tanmay Khanna.
Dalam periode pengamatan, Araujo mencatatkan 39 duel udara yang dimenangkan, 38 sapuan, 21 tekel, dan sembilan intersepsi. Ia juga mencatatkan 19 sentuhan di kotak penalti lawan meski hanya bermain sedikit lebih dari 1.000 menit.
Catatan tersebut menegaskan kapasitasnya untuk menopang poin dari clean sheet dan akumulasi bonus defensif. Jika Liverpool mampu menjaga konsistensi pertahanan, Araujo berpeluang mengonversi kekuatan itu menjadi perolehan poin stabil.
Kontribusi Ofensif Masih Terbatas
Di sisi lain, kontribusi menyerang Araujo menjadi tanda tanya. Dari 19 sentuhan di kotak penalti lawan pada periode tersebut, satu di antaranya menghasilkan tembakan tepat sasaran, yang menunjukkan frekuensi ancaman golnya belum reguler.
“Tanpa catatan tembakan atau sentuhan rutin di area berbahaya, mengandalkannya untuk menghasilkan poin dari aspek serangan akan menjadi strategi yang berisiko,” ulasa Tanmay Khanna.
Untuk bek premium, jalur poin dari bola mati atau overlap kerap menjadi pembeda. Sebelum menit bermain, kebugaran, dan adaptasi terhadap tempo Liga Premier benar-benar teruji, Araujo lebih aman dipantau ketimbang langsung diandalkan.
Alternatif Liverpool di FPL 2026/2027
Liverpool memiliki opsi lain dengan profil FPL yang lebih jelas. Virgil van Dijk dihargai £6,5 juta, sedangkan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez masing-masing dibanderol £5,5 juta.
Van Dijk menawarkan kombinasi clean sheet dan ancaman bola mati yang teruji. Sementara itu, Frimpong punya potensi ofensif lebih besar, sehingga membuka lebih banyak jalur poin dari keterlibatan di sepertiga akhir.
Dengan pertimbangan tersebut, Araujo belum layak menjadi prioritas utama Starting XI FPL. Monitoring performanya di pekan-pekan awal, termasuk peran taktis dan volumenya dalam situasi bola mati, akan krusial sebelum mengambil keputusan investasi.
Sumber: WhoScored