Christos Tzolis, Opsi Realistis Arsenal usai Kepergian Leandro Trossard

Arsenal gagal datangkan Vinicius dan melepas Trossard ke Besiktas. Christos Tzolis muncul sebagai opsi sayap kiri usai musim 17 gol dan 23 assist.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 11 Agustus 2026, 17:56 WIB
Arsenal memperkenalkan winger asal Yunani, Christos Tzolis. (Doc Arsenal)

Bola.com, Jakarta - Arsenal perlu merombak rencana sektor sayap kiri setelah gagal mendapatkan Vinicius Junior dan melepas Leandro Trossard ke Besiktas. Dalam situasi ini, Christos Tzolis mencuat sebagai opsi yang dinilai masuk akal untuk mengisi ruang tersebut.

Nama christos tzolis belum berada pada level Vinicius yang sudah mapan di panggung elite. Namun, profil dan karakter permainannya dinilai selaras dengan kebutuhan tim asuhan Mikel Arteta di sisi kiri.

Advertisement

Dengan fondasi pertahanan yang kuat musim lalu, pertanyaan di London Utara kini bergeser pada kreativitas dan produksi gol. Bukan soal menyamai Vinicius, melainkan apakah Tzolis dapat menghadirkan output ofensif yang ditinggalkan Trossard.


Profil Mirip Leandro Trossard

Reaksi Leandro Trossard dalam laga Sporting CP vs Arsenal di perempat final Liga Champions 2025/2026, Rabu (8/4/2026). (AP Photo/Armando Franca)

Perjalanan karier Tzolis terbilang berliku, mulai dari PAOK, Norwich City, FC Twente, Fortuna Dusseldorf, hingga Club Brugge. Di Belgia, grafik performanya mulai menanjak dan perannya kian krusial.

Pemain berusia 24 tahun itu terbiasa beroperasi dari kiri, kemudian memotong ke dalam dengan kaki kanan. Ia aktif mengisi half-space dan kerap masuk kotak penalti untuk mencari peluang.

Musim lalu menjadi periode penting bagi Tzolis bersama Club Brugge. Ia mencetak 17 gol dan 23 assist dalam 36 penampilan liga, serta menambah tiga kontribusi gol di Liga Champions.

Karakter ini membuatnya punya kemiripan dengan Trossard, terutama dalam mobilitas, orientasi serangan, dan ketajaman dari area kiri. Bagi Arsenal, keselarasan profil ini menghadirkan kontinuitas di jalur serangan.


Gaya Main dan Penilaian Mikel Arteta

Christos Tzolis merayakan golnya di laga Atalanta vs Club Brugge di matchday 2 league phase Liga Champions 2025/2026 di Gewiss Stadium, Selasa (30/09/2025). (Spada/LaPresse via AP)

Mikel Arteta menekankan pentingnya adaptasi, koneksi, dan permainan kombinasi untuk peran winger kiri. Pandangan itu selaras dengan karakter Tzolis yang cenderung langsung dan agresif menuju gawang.

"Saya sangat senang dengannya. Pertama-tama, cara dia beradaptasi dengan klub dan tim. Koneksi yang sudah ia bangun dengan rekan-rekan setimnya. Saya rasa Anda akan menyukai pemain ini," ujar Mikel Arteta.

"Dia adalah pemain yang bermain sangat langsung dan berorientasi menyerang. Fokus utamanya selalu tertuju pada bola dan gawang lawan. Menurut saya, dia sangat baik dalam permainan kombinasi," sambung manajer asal Spanyol itu.

Gaya bermain seperti ini mendukung kebutuhan Arsenal untuk mempercepat progres serangan dari sisi lapangan. Dengan eksekusi yang tepat, pergerakan ke half-space dan timing masuk ke kotak penalti bisa menjadi pembeda.


Bukan Vinicius, tetapi Bisa Jadi Solusi Arsenal

Vinicius Junior, Real Madrid. (Dok. X @realmadriden)

Arsenal tidak perlu menempatkan Tzolis pada tolok ukur Vinicius sejak hari pertama. Perbandingan tersebut tidak proporsional karena Vinicius sudah berada di level elite, sementara Tzolis masih harus membuktikan diri di Premier League.

Meski begitu, kebutuhan mendesak di sisi kiri membuat Tzolis menjadi opsi logis. Ia memiliki modal fisik, pengalaman di kompetisi Eropa, serta produktivitas yang membentuk fondasi untuk berkembang di Inggris.

Tim asuhan Arteta sudah memiliki basis pertahanan yang sangat solid dengan 19 clean sheet dan hanya kebobolan 27 gol di liga musim lalu. Tahap berikutnya adalah menambah kreativitas dan produktivitas agar superioritas defensif diikuti efektivitas ofensif.

Jika mampu menerjemahkan performanya di Club Brugge ke Premier League, Tzolis berpeluang mengisi peran yang ditinggalkan Trossard. Selain itu, ia dapat memberi dimensi baru pada serangan Arsenal dari jalur kiri.

Sumber: Opta, FotMob

Berita Terkait