Jeff Bezos Siapkan Rp27 Triliun untuk Liverpool, Apa yang Akan Berubah di Anfield?

Liverpool berpotensi memasuki era baru setelah nama Jeff Bezos muncul dalam konsorsium yang tengah bersiap membeli sekitar 30 persen saham klub.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 12 Agustus 2026, 18:00 WIB
Pendiri Amazon Jeff Bezos naik taksi perahu di Aman Hotel di Venesia pada 26 Juni 2026 dalam rangkaian pesta pernikahan 3 harinya dengan Lauren Sanchez. (Stefano Rellandini/AFP)

Bola.com, Jakarta - Liverpool berpotensi memasuki era baru setelah nama Jeff Bezos muncul dalam konsorsium yang tengah bersiap membeli sekitar 30 persen saham klub.

Pendiri Amazon tersebut menjadi bagian dari kelompok investor yang dipimpin pengusaha Amit Bhatia. Konsorsium itu juga melibatkan salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin.

Advertisement

Nilai investasi yang disiapkan mencapai sekitar 1,35 miliar poundsterling atau setara lebih dari Rp27 triliun. Kesepakatan tersebut disebut telah mencapai tahap prinsip, meski proses finalisasi masih membutuhkan waktu.

Jika terealisasi, Bezos tidak akan mengambil alih Liverpool secara penuh. Fenway Sports Group (FSG) tetap menjadi pemegang saham pengendali The Reds.

Namun, masuknya salah satu orang terkaya di dunia tentu berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap masa depan klub, baik di dalam maupun luar lapangan.


Suntikan Finansial Besar

Jeff Bezos, salah satu orang terkaya dunia. (Kevin Wolf/AP Images for Human Rights Campaign)

Kehadiran Bezos membuka peluang Liverpool mendapatkan dukungan finansial yang lebih besar untuk mengembangkan klub.

Dana dan kekuatan finansial investor baru berpotensi membantu Liverpool dalam berbagai aspek, mulai dari pengembangan skuad, pembaruan kontrak pemain, hingga proyek infrastruktur klub.

Meski demikian, investasi tersebut tidak otomatis berarti Liverpool akan melakukan belanja pemain secara besar-besaran. Struktur kepemilikan baru tetap menempatkan FSG sebagai pemegang kendali utama.

Liverpool sebelumnya sudah berada dalam kondisi finansial yang kuat. FSG mengambil alih klub pada 2010 dengan nilai sekitar 300 juta poundsterling. Kini, valuasi Liverpool disebut telah meningkat berkali-kali lipat.


Bisa Mengubah Strategi Transfer

CEO Amazon Jeff Bezos berbicara kepada media tentang upaya keberlanjutan perusahaan di Washington, Amerika Serikat, 19 September 2019. Jeff Bezos mengajak agar staf Amazon tidak takut berinovasi. (ERIC BARADAT/AFP)

Salah satu hal yang paling menarik perhatian suporter tentu saja bursa transfer.

Dengan dukungan finansial dari konsorsium yang melibatkan Bezos, Liverpool memiliki ruang lebih besar untuk memperkuat skuad. Klub juga berpotensi lebih agresif ketika harus bersaing mendapatkan pemain-pemain kelas dunia.

Namun, investasi tersebut lebih tepat dilihat sebagai tambahan kekuatan finansial jangka panjang ketimbang jaminan Liverpool akan langsung menggelontorkan dana besar untuk transfer.

Kekuatan finansial tambahan juga dapat digunakan untuk mempertahankan pemain penting, memperpanjang kontrak bintang, serta membangun fondasi skuad yang kompetitif dalam jangka panjang.


Membuka Pasar Global

Liverpool berhasil memetik kemenangan dalam laga bertajuk Derby Merseyside melawan Everton di Liga Inggris pada Minggu (19/04/2026) waktu setempat. (AP Photo/Ian Hodgson)

Pengaruh Bezos juga berpotensi membawa Liverpool semakin dekat dengan pasar global.

Amazon merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia dengan jaringan bisnis dan teknologi yang sangat luas. Keterlibatan Bezos di Liverpool dapat membuka peluang baru bagi klub untuk memperluas jangkauan komersial, terutama di pasar Amerika Serikat dan Asia.

Liverpool sendiri sudah memiliki basis suporter global yang sangat besar. Kehadiran investor dengan jaringan bisnis seperti Bezos bisa semakin memperkuat posisi The Reds sebagai salah satu merek olahraga paling bernilai di dunia.


Bukan Pengambilalihan Liverpool

Ilustrasi Liverpool. (Dok. liverpoolfc.com)

Meski nilai transaksinya sangat besar, penting untuk dicatat bahwa Bezos tidak membeli Liverpool secara penuh.

Konsorsium yang melibatkan Bezos diperkirakan mengambil sekitar 30 persen saham klub. FSG masih menjadi pemegang kendali Liverpool setelah kesepakatan tersebut.

Artinya, perubahan kepemilikan ini lebih tepat disebut sebagai masuknya investor strategis baru daripada pergantian pemilik utama.

Meski begitu, kesepakatan senilai 1,35 miliar poundsterling tetap menjadi salah satu investasi terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.

Sumber: Givemesport

Berita Terkait