Andoni Iraola Punya Satu Tugas Sederhana di Liverpool: Manfaatkan Celah Man City

Andoni Iraola telah melewati lima pertandingan Premier League pertamanya bersama Liverpool.

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola memang belum membawa Liverpool tampil sempurna sejak menggantikan Arne Slot. Namun, awal kepemimpinannya di Anfield menunjukkan satu hal penting: The Reds memiliki fondasi yang cukup kuat untuk memasuki era baru.

Andoni Iraola telah melewati lima pertandingan Premier League pertamanya bersama Liverpool. Hasilnya belum sepenuhnya meyakinkan karena The Reds kehilangan poin dalam tiga laga, tetapi mereka juga belum tersentuh kekalahan di kompetisi resmi.

Momentum tersebut akan menghadapi ujian besar ketika Liverpool menjamu Manchester City di Anfield pada 11 Oktober 2026.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Awal Iraola Lebih Baik dari Klopp

Sejauh ini, Iraola setidaknya sudah mencatatkan start yang lebih panjang tanpa kekalahan dibandingkan beberapa pendahulunya.

Dalam sejarah Liverpool, hanya Joe Fagan dan Bob Paisley yang pernah membawa The Reds melewati lebih banyak pertandingan kompetitif pada awal masa kepemimpinan mereka sebelum akhirnya menelan kekalahan.

Fagan baru mengalami kekalahan pada pertandingan kompetitif kedelapannya ketika Liverpool takluk dari Manchester United.

Sementara itu, Paisley juga tumbang pada laga kedelapan saat The Reds kalah 0-2 dari Man City. Iraola sendiri kini belum terkalahkan dalam 24 pertandingan kompetitif terakhirnya.

Catatan itu bahkan sudah dimulai sejak dirinya masih menangani Bournemouth, ketika timnya tersingkir dari Piala FA melalui adu penalti melawan Newcastle United pada Januari lalu.

Namun, ada satu catatan yang membuat pencapaian tersebut belum bisa dianggap sebagai tanda pasti kesuksesan. Dari 24 pertandingan tersebut, tepat separuhnya berakhir imbang.

Liverpool Mulai Lebih Kukuh di Lini Belakang

Jika ada satu hal yang terlihat jelas dari pendekatan Iraola sejauh ini, adalah upaya membangun fondasi pertahanan yang lebih solid.

Liverpool hanya kebobolan empat gol dalam lima pertandingan Premier League musim ini. Hanya Leeds United dan Everton yang memiliki jumlah kebobolan lebih sedikit.

The Reds juga akan melanjutkan kompetisi dengan modal tiga clean sheet secara beruntun di Premier League.

Catatan itu menjadi perkembangan penting jika dibandingkan dengan musim lalu, ketika Liverpool mencatat jumlah kebobolan tertinggi mereka dalam satu musim Premier League yang terdiri dari 38 pertandingan.

Iraola tampaknya terlebih dahulu memastikan Liverpool tidak mudah dihukum lawan sebelum menerapkan sepak bola agresif dan penuh tekanan yang menjadi ciri khasnya.

Lini Depan Masih Membutuhkan Waktu

Persoalan terbesar Liverpool saat ini justru berada di sektor penyerangan. Iraola ditunjuk untuk menghadirkan permainan yang lebih agresif, berani mengambil inisiatif, dan lebih menyerang.

Namun, The Reds belum sepenuhnya menunjukkan gaya tersebut dalam lima pertandingan awal Premier League.

Perubahan personel di lini depan menjadi salah satu alasan. Liverpool juga masih membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan Alexander Isak secara penuh ke dalam tim.

Karena itu, bukan tidak mungkin Liverpool masih harus melewati sejumlah pertandingan sulit dan kurang menghibur sebelum permainan mereka benar-benar menyatu.

Pertandingan melawan Bournemouth dan hasil imbang tanpa gol kontra Fulham menjadi gambaran bahwa proses tersebut masih berlangsung.

Manchester City Jadi Ujian Besar Era Baru Liverpool

Setelah merasakan atmosfer Anfield ketika mengalahkan Atletico Madrid di Liga Champions, Iraola akan menghadapi ujian dengan level yang jauh berbeda ketika Man City datang pada 11 Oktober.

Pertandingan tersebut sudah memiliki tensi tinggi karena persaingan Liverpool dan City begitu erat selama era kepelatihan Pep Guardiola.

Namun, situasinya kini menjadi semakin menarik menyusul laporan mengenai perkembangan kasus dugaan pelanggaran finansial yang melibatkan Manchester City.

Sumber menyebut Man City telah dinyatakan bersalah atas hampir semua dari 115 tuduhan pelanggaran finansial yang diajukan Premier League, dengan satu tuduhan disebut tidak terbukti. Keputusan dan sanksi yang mungkin dijatuhkan masih menjadi perhatian.

Terlepas dari apa yang akhirnya terjadi dalam kasus tersebut, Liverpool tidak boleh terlalu larut melihat persoalan di luar lapangan.

Jika memang terdapat ketidakpastian di kubu Manchester City, Iraola dan para pemain Liverpool harus mampu memanfaatkannya di atas lapangan.

Laga tersebut bisa menjadi kesempatan penting bagi Iraola untuk menunjukkan bahwa Liverpool benar-benar sedang memasuki era baru sekaligus membuktikan apakah fondasi kukuh yang dibangunnya mampu bertahan ketika menghadapi salah satu lawan terberat di Premier League.

Video Populer

Foto Populer