Luis Enrique Akui PSG Minim Persiapan Jelang Lawan Aston Villa di Piala Super Eropa

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengakui timnya tidak memiliki persiapan ideal jelang menghadapi Aston Villa pada laga Piala Super Eropa 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 12 Agustus 2026, 13:45 WIB
Pelatih kepala Paris Saint-Germain (PSG) asal Spanyol, Luis Enrique, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 15 April 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengakui timnya tidak memiliki persiapan ideal jelang menghadapi Aston Villa pada laga Piala Super Eropa 2026, Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB.

Kondisi fisik para pemain menjadi perhatian utama karena mereka kembali dari tugas internasional pada waktu yang berbeda-beda.

Advertisement

PSG akan menghadapi Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, Austria. Duel tersebut menjadi kesempatan bagi Les Parisiens untuk menambah koleksi trofi sekaligus membuka musim dengan gelar.

Namun, Luis Enrique justru belum bisa memastikan kondisi seluruh pemainnya.

PSG datang ke laga final dalam situasi yang cukup rumit. Padatnya agenda sepanjang musim panas membuat Enrique kesulitan mendapatkan gambaran utuh mengenai kesiapan fisik skuadnya.

Sejumlah pemain yang baru saja memperkuat negaranya bahkan baru kembali berlatih pada Senin. Artinya, PSG praktis hanya memiliki waktu sangat singkat untuk membangun kembali kekompakan tim sebelum menghadapi Aston Villa.

 


Harus Cermat Pilih Pemain

Ilustrasi PSG Vs Aston Villa di Piala Super UEFA. (Bola.com/AI)

Situasi tersebut membuat Enrique harus cermat dalam menentukan komposisi pemain.

"Saya tidak tahu pada level seperti apa para pemain saya besok setelah mereka beristirahat di rumah," ujar Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan, seperti dikutip Goal, Rabu (12/8/2026). 

Mantan pelatih Barcelona itu masih menunggu sesi latihan terakhir sebelum menentukan starting XI. Ia juga harus mempertimbangkan pembagian menit bermain agar kondisi pemain tetap terjaga.

 


Dilema PSG

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, kegirangan setelah timnya memastikan diri menjadi juara Liga Champions 2025/2026, Sabtu (30/5/2026). (INA FASSBENDER / AFP)

Pertandingan melawan Aston Villa menghadirkan dilema tersendiri bagi PSG.

Di satu sisi, Les Parisiens tentu ingin memenangkan Piala Super Eropa dan mengawali musim dengan trofi. Namun, di sisi lain, Enrique menyadari musim masih sangat panjang dan memaksakan pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik bisa menimbulkan masalah lebih besar.

Alhasil, prioritas Enrique bukan hanya mengejar trofi dalam waktu dekat. Ia juga harus memastikan para pemain tetap bugar hingga fase-fase krusial musim.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan PSG tidak ingin memaksakan pemain yang baru melewati musim panas yang melelahkan hanya demi mengejar trofi pertama musim ini.

Dengan persiapan yang minim dan kondisi pemain yang belum sepenuhnya ideal, PSG menghadapi Aston Villa dalam situasi yang jauh dari sempurna. Namun, Enrique tetap harus menemukan formula terbaik agar Les Parisiens bisa membawa pulang trofi dari Salzburg.    

Sumber: Goal

Berita Terkait