Bola.com, Jakarta - Madura United mengalami kesulitan dalam dua musim terakhir. Mereka bahkan selalu berjuang untuk lepas dari ancaman terdegradasi.
Gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, tidak mau pengalaman serupa terulang kembali di Super League 2026/2027. Wehrmann merasa saat ini timnya memiliki situasi yang lebih baik.
Tim kepelatihan baru yang dipimpin oleh Ze Gomes hadir di Madura United. Para pemain baru baik asing maupun lokal mulai hadir di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
"Musim baru, pelatih baru ada banyak pelatih baru. Pemain lokal pemain asing, ini sudah latihan Bersama dan saling kenal. Saya lihat level latihan kami lebih meningkat.," kata Jordy Wehrmann kepada Bola.com.
Energi Baru
Jordy Wehrmann merasa setiap tim di Super League 2026/2027 memiliki torehan poin yang sama yakni 0 sebelum musim dimulai. Semua tim punya peluang yang sama besar untuk bersinar.
Mengenai target realistis Madura United di Super League 2026/2027, Jordy Wehrmann yakin bisa membawa Laskar Sape Kerrab berada di persaingan 10 besar.
"Kami pumya motivasi dan energi yang baru, dan musim baru semua musim memulai dengan 0 poin. Saya harap bisa lebih baik, semoga bisa Top 10," jelasnya.
Satu Tahun Lagi
Jordy Wehrmann menjadi bagian dari Madura United sejak 2024. Kini, pemain berusia 27 tahun itu menyisakan satu tahun kontrak di Pulau Garam.
Jordy Wehrmann kini sedang dalam proses pemulihan cedera. Eks pemain Feyenoord itu mengalami dislokasi bahu saat memperkuat Indonesia All Stars menghadapi Aston Villa dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1 Agustus yang lalu.
Saat itu Jordy Wehrmann jatuh dalam posisi yang tidak menguntungkan setelah mendapatkan tekel dari gelandang Aston Villa, Ross Barkley.