Kylian Mbappe Pernah Diramal Bakal Mendominasi Ballon d'Or Selama 15 Tahun

Mantan striker Barcelona dan Inter Milan, Samuel Eto'o, ternyata pernah memprediksi siapa pemain yang bakal mendominasi penghargaan Ballon d'Or setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 14 Agustus 2026, 09:30 WIB
Penyerang Real Madrid asal Prancis bernomor punggung 10, Kylian Mbappe, mengontrol bola selama pertandingan Liga Spanyol antara Real Betis dan Real Madrid CF di stadion La Cartuja di Sevilla pada 25 April 2026. (CRISTINA QUICLER/AFP)

Bola.com, Jakarta - Mantan striker Barcelona dan Inter Milan, Samuel Eto'o, ternyata pernah memprediksi siapa pemain yang bakal mendominasi penghargaan Ballon d'Or setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir.

Nama yang disebut Eto'o adalah Kylian Mbappe. Prediksi tersebut disampaikan legenda sepak bola Kamerun itu pada 2021, ketika Mbappe masih memperkuat Paris Saint-Germain (PSG).

Advertisement

Eto'o menilai Mbappe datang pada momentum yang tepat. Saat itu, Messi dan Ronaldo mulai memasuki fase akhir karier, sementara Mbappe perlahan menjelma sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Menurut Eto'o, Mbappe memiliki segala kualitas untuk menjadi pemain terbaik dunia dan meneruskan dominasi Messi serta Ronaldo.

"Dia (Kylian Mbappe) datang pada saat yang tepat, ketika Messi dan Cristiano Ronaldo, dua dewa sepak bola, sudah berada di pengujung karier karena usia. Mbappe datang dan saya berharap dia menjadi yang terbaik selama 10 atau 15 tahun ke depan," ujar Eto'o seperti dilansir AS via Squawka pada 2021. 

"Dia memiliki segalanya untuk menjadi pemain unik yang dibutuhkan sepak bola setelah dua monster tersebut."

 


Prediksi Eto'o Belum Sepenuhnya Terbukti

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, memberi isyarat saat laga La Liga melawan Athletic Bilbao di San Mames, Bilbao, 3 Desember 2025. (ANDER GILLENEA / AFP)

Ketika Eto'o menyampaikan prediksinya, Mbappe memang sedang berada dalam fase perkembangan luar biasa. Baru berusia 23 tahun, ia sudah menjuarai Piala Dunia 2018 bersama Prancis dan menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di Eropa.

Namun, perjalanan Mbappe setelah meninggalkan PSG belum sepenuhnya sesuai dengan prediksi tersebut.

Mbappe bertahan di PSG selama tiga musim setelah pernyataan Eto'o, tetapi gagal memenangkan Ballon d'Or maupun Liga Champions. Ia kemudian pindah ke Real Madrid pada 2024.

 

 


Mbappe Butuh Konsistensi

Kylian Mbappe merayakan gol untuk Real Madrid dalam laga kontra Manchester City di Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pada musim pertamanya di Spanyol, Mbappe tampil impresif secara individu, tetapi belum mampu membawa Los Blancos meraih trofi mayor.

Di sisi lain, PSG justru berhasil memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya setelah kepergian sang bomber Prancis.

Kini, Mbappe masih memiliki peluang untuk membuktikan ramalan Eto'o. Namun, untuk menyamai rekor delapan Ballon d'Or milik Lionel Messi, penyerang Real Madrid itu membutuhkan pencapaian luar biasa dan konsistensi dalam jangka panjang.    

Sumber: Give Me Sport 

Berita Terkait