Ruben Amorim Rombak Milan, Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori Bisa Pergi

Amorim dikabarkan siap merombak skuad usai pramusim Milan. Christopher Nkunku, Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, dan David Odogu masuk daftar pemain yang dapat di

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 Agustus 2026, 06:02 WIB
AC Milan meraih kemenangan 2-1 atas Genoa pada laga pekan ke-37 Serie A di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, Minggu (17/05/2026) sore WIB. Satu dari dua gol Milan dicetak Christopher Nkunku. (dok. AC Milan)

Bola.com, Jakarta - Christopher Nkunku menjadi salah satu nama yang mencuat dalam rencana perombakan AC Milan di bawah Ruben Amorim. Penyerang asal Prancis itu disebut masuk daftar pemain yang dapat dilepas jelang musim baru.

Isyarat perubahan ini datang setelah tur pramusim Rossoneri berakhir tanpa kemenangan: imbang 2-2 melawan Celtic, berbagi angka 1-1 kontra Inter Milan, lalu kalah 0-3 dari Chelsea.

Advertisement

Amorim kemudian bertemu pemilik klub, Gerry Cardinale, di pusat latihan Milanello untuk membahas arah skuad. Menurut sejumlah sumber, termasuk Sky Sport Italia, sang pelatih menilai perubahan besar diperlukan.

Selain Nkunku, Fikayo Tomori turut disebut dalam daftar yang sama. Youssouf Fofana dan bek muda David Odogu juga masuk pertimbangan pelepasan, menandakan evaluasi Amorim menyentuh seluruh lapisan skuad.


Evaluasi Pramusim dan Rencana Skuad

Pelatih AC Milan Ruben Amorim mengikuti konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Rangkaian hasil pramusim menjadi pijakan awal Amorim menata ulang komposisi tim. Milan tidak mampu menang dalam tiga laga uji coba utama: 2-2 menghadapi Celtic, 1-1 saat derby kontra Inter Milan, dan takluk 0-3 dari Chelsea.

Selepas tur, Amorim dilaporkan menggelar pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello untuk memetakan kebutuhan skuad. Menurut sejumlah sumber, termasuk Sky Sport Italia, pembahasan itu mencakup opsi keluar-masuk pemain sesuai kebutuhan sistem.

Agenda ini diposisikan sebagai langkah persiapan menuju musim Serie A. Amorim disebut menyimpulkan bahwa Milan membutuhkan perubahan signifikan agar rencana permainannya berjalan sesuai harapan.


Nkunku dan Tomori Masuk Daftar Dapat Dilepas

Fikayo Tomori adalah bek tengah berbakat yang muncul dari akademi Chelsea. Meskipun memiliki potensi besar, Tuchel lebih memilih opsi lain di lini belakang dan menjualnya ke AC Milan pada musim anas 2021. (AFP/Pau Barrena)

Nama Christopher Nkunku termasuk yang paling mengejutkan. Ia baru bergabung dengan Milan dari Chelsea pada musim panas lalu dengan biaya 37 juta euro plus bonus dan klausul penjualan.

Musim lalu, Nkunku mencatatkan delapan gol dan tiga assist dalam 35 penampilan. Namun, torehan itu disebut belum meyakinkan Amorim bahwa penyerang berusia 28 tahun tersebut pas sebagai pilar utama dalam proyek barunya.

Situasi serupa juga menyelimuti Fikayo Tomori. Bek Inggris itu telah mengoleksi 214 penampilan dan tujuh gol sejak dipermanenkan, setelah sebelumnya dipinjam dari Chelsea. Meski berpengalaman, ia tetap masuk daftar pemain yang dapat dilepas.


Fofana, Odogu, dan Pemain yang Bisa Diterima Tawaran

Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Youssouf Fofana turut disebut berada di daftar yang dapat dilepas. Gelandang tersebut kini menghadapi persaingan untuk mempertahankan tempatnya dalam rencana Amorim setelah proses evaluasi pramusim.

David Odogu, bek muda, juga termasuk dalam daftar itu. Keputusan ini mengindikasikan bahwa Amorim menilai keseluruhan struktur tim, tidak semata pemain senior, demi menyesuaikan skuad dengan kebutuhan taktiknya.

Di sisi lain, Rafael Leao dan Santiago Gimenez tidak secara aktif didorong untuk pergi. Namun, Milan disebut siap mempertimbangkan tawaran yang sesuai untuk keduanya guna memperkuat kapasitas finansial klub.

Pervis Estupinan berada dalam posisi yang belum sepenuhnya aman. Amorim dikabarkan belum puas dengan aspek bertahan bek asal Ekuador tersebut dan menilai ada hal yang mesti ditingkatkan agar cocok dengan sistemnya.

Keseluruhan evaluasi itu lahir dari kesempatan yang didapat Amorim selama tur pramusim. Setelah periode penilaian, ia dilaporkan menyimpulkan kebutuhan akan perubahan signifikan sebelum kompetisi Liga Italia dimulai.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Berita Terkait