Padel Indonesia Bidik 1 Medali di Asian Games 2026

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) telah menyiapkan strategi untuk menghadapi Asian Games 2026.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 17 Agustus 2026, 20:30 WIB
Suasana pertandingan FIP Tour 2026 di Bali Island Padel Canggu pada Minggu malam (16/8/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

 

Bola.com, Denpasar - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) telah menyiapkan strategi untuk menghadapi Asian Games 2026. PBPI akan mengirimkan delapan atlet untuk mengikuti ajang tersebut.

Advertisement

Asian Games 2026 hanya mempertandingkan dua nomor padel, yakni ganda putra dan ganda putri. Karena itu, PBPI memasang target realistis dengan membidik setidaknya satu medali.

Wakil Ketua Umum PBPI, Akash Natani, menilai peluang terbesar Indonesia berada di sektor ganda putri. Penilaian tersebut mengacu pada prestasi Timnas Padel Putri Indonesia yang meraih medali perunggu pada FIP Asia Cup 2025 di Doha.

"Kami sebenarnya realistis di Asian Games karena hanya memperebutkan dua emas di dua kategori," ujar Akash di Canggu, Minggu (16/8/2026) malam.

"Kami melihat ada potensi dari tim putri untuk meraih medali karena mengacu pada perunggu yang didapat Timnas Putri Indonesia di Doha tahun lalu," lanjutnya.

PBPI akan menjadikan Asian Games 2026 sebagai kesempatan bagi tim putra untuk mendapatkan pengalaman di kompetisi internasional.

"Untuk tim putra, fokus kami mendapatkan pengalaman dan exposure kompetisi internasional. Namun, peluang di tim putra juga masih ada. Saya harap mereka bisa berbicara banyak di Asian Games nanti," kata Akash.


Entry by Name Masih Bisa Berubah

Pasangan putri asal Spanyol, Carla Fernandez Gonzalez/Merea Guerra Santana berhasil keluar sebagai juara FIP Tour 2026 Bali Series usai mengalahkan pasangan Jimena Diaz La Iglesia/Vazquez Gracia dengan skor 1-6, 6-4, 0-6. (Bola.com/Alit Binawan)

PBPI saat ini sudah memiliki sejumlah nama atlet yang diproyeksikan tampil di Asian Games 2026. Namun, daftar entry by name belum ditetapkan secara final.

PBPI masih membuka kemungkinan perubahan komposisi atlet. Hasil berbagai turnamen nasional dan internasional akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pemain yang masuk ke dalam skuad Asian Games.

Salah satunya adalah FIP Tour 2026 yang berlangsung di Bali. Indonesia menjadi tuan rumah seri keempat setelah sebelumnya menggelar turnamen di Jakarta, Yogyakarta, dan Banten.

Namun, atlet Indonesia belum mampu menjadi juara pada FIP Tour 2026 Bali Series.

 


PBPI Bidik Olimpiade

PBPI tidak hanya membidik prestasi pada Asian Games 2026. Federasi tersebut juga berharap padel dapat terus berkembang hingga masuk ke ajang Olimpiade.

"Harapan ke depannya, selain bisa meraih medali di Asian Games, padel bisa menjadi cabang olahraga ekshibisi di Olimpiade 2028 Los Angeles sebelum akhirnya resmi dipertandingkan di Olimpiade 2032 Brisbane," kata Akash.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman turut hadir menyaksikan pertandingan FIP Tour 2026 dan Promise FIP Tour 2026 yang menyasar pemain U-18.

Kehadiran Marciano menjadi bentuk dukungan KONI Pusat terhadap perkembangan padel di Indonesia. Meskipun NOC Indonesia bertanggung jawab terhadap atlet dan kontingen Indonesia di Asian Games 2026, KONI Pusat tetap mendorong peningkatan prestasi padel di tingkat Asia.

"Saya berharap pada Asian Games nanti padel juga bisa memberikan satu catatan penting bagi perjalanan olahraga Indonesia. Saya juga berharap ke depan prestasinya akan semakin baik," ujar Marciano.

Berita Terkait