Komposisi Pertahanan Terbaik Real Madrid Jelang Musim 2026/2027

Real Madrid menatap musim 2026-27 dengan kuartet Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, dan Cucurella, di tengah cedera yang membatasi opsi Jose Mourinho.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 20 Agustus 2026, 09:07 WIB
Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (tengah), berbicara dengan para pemainnya saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros dan Real Madrid di Budapest, Hungaria, pada 8 Agustus 2026. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid memasuki musim 2026-27 dengan prioritas memperkuat sektor pertahanan setelah dua musim tanpa trofi besar. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mendapat mandat untuk merapikan lini belakang yang kerap menjadi pekerjaan rumah Los Blancos.

Dalam dua musim terakhir, enam pemain bertahan baru telah direkrut: Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Marc Cucurella, Ibrahima Konate, dan Denzel Dumfries. Namun, sejumlah cedera membuat opsi rotasi tidak seleluasa yang diharapkan.

Advertisement

Untuk laga pembuka La Liga, susunan paling kuat mengarah pada Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, dan Cucurella. Komposisi ini memadukan kreativitas, kecepatan, pengalaman, dan kemampuan bertahan untuk menghadapi persaingan panjang musim ini.


Pilihan Untuk Laga Pembuka

Bek Real Madrid asal Inggris #12, Trent Alexander-Arnold, terlihat dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan CA Osasuna di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Rabu (20-8-2025) dini hari WIB. (Thomas COEX/AFP)

Alexander-Arnold tetap menjadi andalan di sisi kanan meski musim debutnya di Madrid belum sepenuhnya mulus. Bek Inggris tersebut mencatat lima assist dan menutup musim lalu dengan performa yang lebih meyakinkan.

Dumfries tersedia sebagai alternatif dengan profil bertahan yang lebih kuat. Akan tetapi, kemampuan Alexander-Arnold dalam menciptakan peluang membuatnya sulit dicadangkan sejak awal musim.

Duet bek tengah diperkirakan diisi Huijsen dan Konate karena Raul Asencio serta Eder Militao masih dalam proses pemulihan cedera. Situasi ini membuka jalan bagi kombinasi baru di jantung pertahanan.

Huijsen mengamankan kepercayaan setelah pramusim yang solid. Dalam dua laga yang ia mulai sebagai starter, Madrid membukukan dua clean sheet dan sang bek turut mencetak gol melawan Schalke.

Konate datang setelah musim terakhir yang kurang meyakinkan bersama Liverpool. Kondisi tersebut menjadi peluang baginya untuk membuktikan kualitas di Bernabeu.


Faktor Cedera dan Persaingan di Pos Bek Kiri

Real Madrid mengumumkan perekrutan bek kiri Chelsea, Marc Cucurella. (Doc Real Madrid)

Cucurella hampir pasti mengisi pos bek kiri pada awal musim. Ia datang usai tampil impresif di Piala Dunia dan menawarkan paket kemampuan yang lebih lengkap dibandingkan Alvaro Carreras saat ini.

Carreras masih memiliki peluang berkembang setelah melewati periode sulit musim lalu. Perkembangan positifnya akan menambah kedalaman opsi di sisi kiri.

Ferland Mendy belum dapat membantu tim akibat cedera hamstring yang memerlukan operasi. Absennya Mendy memperkecil pilihan di sektor kiri pertahanan.


Tantangan Mourinho Menjaga Keseimbangan

Pemain Real Madrid, Dean Huijsen, beraksi dalam pertandingan La Liga Spanyol melawan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Susunan Alexander-Arnold, Konate, Huijsen, dan Cucurella memberi keseimbangan yang dibutuhkan. Alexander-Arnold dapat mendorong serangan dari kanan, sementara Cucurella menawarkan energi dan agresivitas di kiri.

Masalah terbesar Real Madrid saat ini berada pada kedalaman skuad. Beberapa pemain penting belum tersedia, sehingga fleksibilitas rotasi masih terbatas.

Oleh karena itu, Mourinho perlu menjaga kebugaran lini belakang dan mempercepat adaptasi para rekrutan baru. Langkah ini menjadi kunci agar pertahanan Los Blancos tampil lebih konsisten sepanjang musim.

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait