Perpanjang Kontrak Hingga 2030, Max Verstappen Tegaskan Komitmen di Red Bull

Max Verstappen memperpanjang kontrak jangka panjang dengan Red Bull hingga 2030, menutup spekulasi pindah jelang GP Belanda, di tengah musim sulit tim.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 20 Agustus 2026, 16:20 WIB
Pembalap Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen (kanan), berbicara dengan seorang mekanik setelah membawa mobilnya kembali ke garasi karena mundur dari balapan selama Grand Prix F1 Monako di sirkuit jalanan Monako, pada 7 Juni 2026. (Yves Herman/POOL/AFP)

Bola.com, Jakarta - Max Verstappen mengakhiri spekulasi seputar masa depannya dengan menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang bersama Red Bull Racing hingga akhir musim 2030. Keputusan ini menegaskan komitmen Verstappen untuk tetap berkarier di Formula 1 bersama tim asal Austria tersebut.

Pengumuman perpanjangan kontrak dirilis Red Bull menjelang Grand Prix Belanda akhir pekan ini, yang juga menjadi balapan kandang bagi Verstappen. Momen tersebut menutup rangkaian rumor yang sempat mengiringi sang juara dunia itu sepanjang musim.

Advertisement

Sebelumnya, kontrak pembalap Belanda tersebut berakhir pada penghujung 2028. Dengan kesepakatan baru ini, ketika masa baktinya selesai, Verstappen akan berusia 33 tahun.

Masa depan Verstappen sebelumnya menjadi topik panas di paddock. Manajemennya diketahui menjajaki pembicaraan dengan McLaren untuk kemungkinan kepindahan pada 2027, sementara namanya juga dikaitkan dengan Mercedes. Kontrak lamanya bahkan memuat klausul tertentu yang membuka peluang pergi setelah 2026 jika persyaratan terpenuhi.


Komitmen Baru Max Verstappen di Red Bull Hingga 2030

Pembalap Red Bull, Max Verstappen, dari Belanda mengarahkan mobilnya saat kualifikasi jelang Grand Prix F1 di arena pacuan kuda Spa-Francorchamps di Spa, Belgia, Sabtu, 18 Juli 2026. (AP Photo/Omar Havana)

Dengan tanda tangan di kontrak baru, Verstappen memilih melanjutkan perjalanan bersama Red Bull dalam jangka panjang. Ia menegaskan ambisi kolektif untuk mengembalikan skuad Milton Keynes ke barisan terdepan.

"Saya sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini. Kami memiliki orang-orang terbaik dan saya bersemangat untuk terus bekerja bersama semuanya demi membawa tim kembali ke puncak," ujar Verstappen dikutip Crash.

Target besar tetap terpasang. "Tim ini seperti keluarga kedua bagi saya dan saya merasa sangat nyaman di sini. Saya datang ke tim ini dengan harapan bisa memenangkan balapan. Apa yang kemudian kami capai bersama sungguh luar biasa. Kami telah berbagi banyak momen luar biasa dan memenangkan empat gelar juara dunia," lanjutnya.


Rumor Pindah, Klausul Lama, dan Akhir Spekulasi

Spekulasi seputar Max Verstappen sempat menguat setelah manajemennya melakukan pembicaraan dengan McLaren mengenai opsi pindah pada 2027. Selain itu, ia juga pernah dikaitkan dengan Mercedes sebagai alternatif masa depan.

Pada kontrak sebelumnya, terdapat klausul yang memungkinkan pembalap berusia 28 tahun itu meninggalkan Red Bull setelah musim 2026 jika kondisi tertentu dipenuhi. Butir tersebut menjadi salah satu pemantik isu hengkang di tengah dinamika regulasi dan performa.

Perpanjangan hingga 2030 menutup semua kemungkinan tersebut. Verstappen menegaskan pilihan untuk bertahan, mengamankan kontinuitas proyek Red Bull ketika F1 memasuki fase baru regulasi.


Bertahan di Tengah Periode Sulit Red Bull

Keputusan bertahan datang saat Red Bull menjalani periode menantang. Musim ini, Max Verstappen dan timnya belum meraih kemenangan, dengan hasil terbaik dua kali finis kedua pada Grand Prix Austria dan Grand Prix Hungaria.

Sinyal ketidakpuasan sempat muncul dari Verstappen terkait perubahan besar regulasi F1 pada 2026, bahkan ia sempat mengisyaratkan kemungkinan meninggalkan Formula 1. Situasi kian kompleks menyusul perubahan personalia kunci di internal tim.

Salah satu figur penting yang hengkang adalah Gianpiero Lambiase, race engineer lama Verstappen, yang dijadwalkan bergabung dengan McLaren pada 2028. Meski demikian, Verstappen tetap menaruh kepercayaan pada arah proyek Red Bull dan orang-orang di sekelilingnya di Milton Keynes.

Ia juga menyoroti peran sang prinsipal tim, Laurent Mekies. "Bekerja bersama Laurent selama lebih dari setahun juga sangat menyenangkan. Saya melihat visi yang jelas darinya untuk tim ini," kata Verstappen.

Komitmen jangka panjang itu disertai tekad kompetitif yang tidak berubah. "Saya menantikan babak berikutnya, berjuang untuk meraih lebih banyak kemenangan dan bersaing memperebutkan gelar juara saat kami terus membentuk masa depan tim ini."


Red Bull Ingin Kembali ke Puncak, Mekies Angkat Bicara

Laurent Mekies, yang kini menjabat sebagai prinsipal tim Red Bull setelah menggantikan Christian Horner pada Juli tahun lalu, menyambut perpanjangan kontrak Verstappen sebagai bukti kuat dari kepercayaan tim dan sang pembalap.

"Keputusan untuk melanjutkan perjalanan bersama berakar pada kepercayaan yang telah dibangun Max dan tim selama bertahun-tahun, serta keyakinan Max terhadap orang-orang kami, budaya kami, dan visi kami untuk masa depan," ujar Mekies. Ia menilai hubungan antara kedua belah pihak telah ditempa oleh fase-fase berbeda: periode juara, persaingan ketat, hingga masa-masa sulit.

Mekies menegaskan target Red Bull belum berubah. Mereka membidik kemenangan, rekor baru, dan gelar-gelar di masa mendatang. "Masih banyak balapan untuk dimenangkan, pencapaian yang harus diraih, dan sejarah yang harus ditulis. Bersama-sama, kami akan terus meningkatkan standar dengan tekad yang sama yang membawa kami ke puncak olahraga ini," kata Mekies.

Berita Terkait