Elkan Baggott Kenang 2 Momen Terbaik Bersama Timnas Indonesia: Lawan Juara Piala Dunia dan Lolos ke 16 Besar Piala Asia

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, mengaku sangat menikmati perjalanan bersama Skuad Garuda sejak menjatuhkan pilihan internasionalnya pada akhir 2021.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 22 Agustus 2026, 12:45 WIB
Elkan Baggott diperkenalkan secara resmi sebagai pemain Millwall, Kamis (16/7/2026). (Dok. Millwall)

Bola.com, Bermondsey - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, mengaku sangat menikmati perjalanan bersama tim berjuluk Skuad Garuda itu sejak menjatuhkan pilihan internasionalnya pada akhir 2021.

Baggott mendapatkan hak membela Timnas Indonesia melalui garis keturunan dari ibunya.

Advertisement

Hingga kini, bek berusia 23 tahun itu telah mengoleksi 28 caps bersama Skuad Garuda.

"Indonesia adalah negara yang sangat, sangat mencintai sepak bola, jumlah penduduknya juga banyak sehingga hal itu menjelaskan jumlah pengikut dan interaksi yang saya dapatkan melalui media sosial," ujar Baggott dinukil dari Southwark News.

Popularitas Baggott di Indonesia tecermin dari jumlah pengikutnya di Instagram yang mencapai sekitar 2,2 juta akun.

Angka tersebut bahkan membuatnya menjadi pemain dengan jumlah pengikut terbanyak di Millwall saat ini.

Baggott mengatakan dukungan masyarakat Indonesia turut terasa ketika bergabung dengan Millwall. Dia menerima banyak komentar positif dari publik Tanah Air setelah kepindahannya diumumkan.

"Ketika saya mendapatkan kepindahan ini, ada banyak komentar positif dan hal-hal positif dari masyarakat Indonesia, dan itu sangat menyenangkan, saya juga sangat mencintai bagian dari karier saya tersebut, yaitu bermain untuk Indonesia," ucap Baggott.


Kehormatan Tertinggi

Elkan Baggott diperkenalkan secara resmi sebagai pemain Millwall, Kamis (16/7/2026). (Dok. Millwall)

Baggott menilai kesempatan memperkuat Timnas Indonesia merupakan satu di antara bagian paling penting dalam perjalanan seorang pesepak bola.

Itulah mengapa, ia menganggap pengalaman mengenakan seragam Skuad Garuda sebagai suatu kehormatan besar.

"Banyak pemain mengatakan hal ini, tetapi benar-benar bermain untuk negara merupakan kehormatan tertinggi dalam sepak bola," kata Baggott.

Sejak debut pada November 2021, Baggott cukup sering menjadi bagian dari Timnas Indonesia, meski sempat mengalami periode panjang tanpa pemanggilan.

Dia tidak masuk Skuad Garuda selama dua tahun sejak Januari 2024 hingga kembali dipanggil pada Maret 2026.

Selama menjalani karier internasional, Baggott juga mendapatkan kesempatan mengunjungi sejumlah negara yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Pengalaman tersebut menjadi satu di antara sisi menarik dari perjalanan membela Timnas Indonesia.

"Saya sudah pergi ke sejumlah negara yang unik dan luar biasa, yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan akan saya kunjungi, ada sisi tersebut, tetapi bermain untuk negara dan kebanggaan yang saya rasakan karena hal itu juga luar biasa," ungkapnya.


Momen Elkan Baggott

Pemain Timnas Indonesia U-23 Elkan Baggot merayakan golnya ke gawang Chinese Taipei pada laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu, 9 September 2023. Timnas Indonesia U-23 menang 9-0. (foto: Instagram @timnas.indonesia)

Dari berbagai pertandingan yang pernah dijalani bersama Timnas Indonesia, Baggott memiliki sejumlah kenangan yang dianggap paling berkesan.

Satu di antaranya adalah ketika Tim Garuda berhadapan dengan Timnas Argentina, yang ketika itu berstatus juara Piala Dunia 2022, dalam uji coba pada Juni 2023.

"Kami pernah menghadapi Argentina dalam pertandingan persahabatan setelah mereka menjuarai Piala Dunia, saya rasa kami merupakan lawan pertama atau kedua mereka dalam pertandingan persahabatan setelah itu, jadi pengalaman tersebut luar biasa," kenang Baggott.

Namun, Baggott menyebut pencapaian Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 sebagai kenangan terbaiknya selama menjalani karier internasional.

Untuk kali pertama dalam sejarah, Skuad Garuda berhasil mencapai babak 16 besar turnamen tersebut.

"Saya mungkin akan mengatakan ketika kami lolos ke babak 16 besar Piala Asia, itu merupakan kali pertama dalam sejarah kami mencapai tahap tersebut, itu mungkin menjadi kenangan terbaik yang saya miliki," imbuh Baggott.

 

Sumber: Southwark News

Berita Terkait