Bola.com, Jakarta - Arsenal menghadapi situasi baru terkait masa depan Gabriel Jesus. Penyerang asal Brasil berusia 29 tahun itu dilaporkan menarik minat Everton dan Ipswich Town, dua klub Premier League yang mulai melakukan pendekatan.
Musim lalu, Jesus hanya tiga kali tampil sebagai starter dari 14 penampilan di Premier League. Cedera dan keputusan teknis membatasi kontribusinya sepanjang musim.
Situasinya diperparah ketika namanya tidak masuk skuad Arsenal untuk Community Shield pada akhir pekan lalu. Mikel Arteta memilih Kai Havertz dan Viktor Gyokeres sebagai opsi utama di posisi penyerang tengah.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Jesus perlu mempertimbangkan kepindahan sebelum bursa transfer ditutup jika ingin mendapatkan menit bermain reguler musim ini.
Persaingan di Lini Depan Arsenal
Keputusan Mikel Arteta menempatkan Kai Havertz dan Viktor Gyokeres sebagai ujung tombak menandai pergeseran peta persaingan di lini depan Arsenal. Absennya Gabriel Jesus dari skuad Community Shield pada akhir pekan lalu menjadi sinyal betapa posisinya kini kian terdesak.
Catatan musim lalu menegaskan tren tersebut. Jesus hanya tiga kali menjadi starter dari total 14 penampilan liga, dengan cedera serta pilihan taktik menjadi faktor pembatas perannya dalam skuat.
Dalam kondisi itu, opsi hengkang terbuka lebar bagi Jesus untuk mencari menit bermain yang lebih stabil. Keputusan di periode awal musim ini akan krusial mengingat penyerang 29 tahun itu berada dalam fase karier yang menuntut kontinuitas.
Minat Everton dan Ipswich di Bursa Premier League
Everton dan Ipswich Town disebut sebagai dua peminat yang telah melakukan kontak terkait kemungkinan transfer Gabriel Jesus. Langkah awal kedua klub memberi sinyal serius terhadap peluang merekrut sang penyerang.
Sebelumnya, Napoli sempat dikaitkan dengan Jesus. Namun, klub Serie A tersebut kabarnya masih mempertimbangkan sejumlah alternatif lain di posisi penyerang, sehingga jalur ke Inggris tetap terbuka.
Menurut laporan AS, Jesus lebih memilih untuk melanjutkan kariernya di Premier League ketimbang meninggalkan Inggris. Preferensi itu jelas menguntungkan Everton dan Ipswich yang kini berada di barisan terdepan untuk mengamankan tanda tangannya.
Mengapa Everton dan Ipswich Mencari Striker Baru?
Everton memiliki alasan kuat untuk menambah amunisi di lini depan. David Moyes saat ini mengandalkan Beto dan Thierno Barry sebagai dua opsi utama penyerang tengah, namun keduanya belum menunjukkan konsistensi sebagai pencetak gol produktif di level Premier League.
Beto mencetak 20 gol dalam 97 penampilan di kompetisi kasta tertinggi Inggris sejak bergabung dengan Everton dari Udinese pada 2023. Sementara itu, Barry mencatatkan delapan gol dalam 41 pertandingan pada musim pertamanya bersama The Toffees.
Di sisi lain, Ipswich yang baru promosi juga memperkuat sektor serangan. Gary O'Neil telah mendatangkan Emersonn untuk menambah pilihan, tetapi dengan Ali Al-Hamadi tidak masuk rencananya, Ipswich saat ini hanya memiliki Chuba Akpom sebagai alternatif natural untuk Emersonn. Klub tersebut diperkirakan masih ingin merekrut satu penyerang tambahan sebelum tenggat transfer 1 September.