Juventus Cuma Kalahkan Frosinone 1-0, Spalletti Sentil Randal Kolo Muani: Dia Harus Kembalikan yang Hilang

Randal Kolo Muani dapat peringatan dari Luciano Spalletti usai Juventus menang 1-0 atas Frosinone.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Agustus 2026, 08:00 WIB
Paris Saint-Germain (PSG) meminjamkan Randal Kolo Muani ke Tottenham Hotspur untuk satu musim kompetisi di bursa musim panas 2025. (Dok. X @SpursOfficial)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan penilaian tajam terhadap Randal Kolo Muani setelah timnya mengawali Serie A dengan kemenangan 1-0 atas Frosinone, Minggu (23-8-2026) malam WIB.

Spalletti menilai Kolo Muani masih harus mengejar banyak hal sebelum mencapai level yang diyakini Juventus bisa ditunjukkannya.

Advertisement

Kolo Muani menjadi satu di antara pemain yang mendapat sorotan Spalletti setelah pertandingan di Stadio Benito Stirpe.

Pelatih asal Italia itu menyinggung minimnya waktu bermain pemyerang asal Prancis itu dalam dua tahun terakhir.

"Kami mendatangkan Kolo, merawatnya, dan tahu seperti apa nilainya. Namun, dia harus menyadari bahwa dia tidak bermain selama dua tahun dan pasti ada alasannya. Terkadang Anda merasa berada di level luar biasa, tetapi ada sesuatu yang tertinggal dan harus Anda dapatkan kembali," ujar Spalletti kepada DAZN seperti dikutip TuttoMercatoWeb.

Komentar tersebut disampaikan setelah Juventus mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Juventus menguasai 63 persen bola dan melepaskan 20 tembakan.

Gol tunggal Juventus dicetak Gleison Bremer pada menit ke-22. Bek asal Brasil itu menuntaskan umpan Francisco Conceicao melalui sundulan yang kemudian menjadi penentu kemenangan.


Profil Striker Berbeda

Randal Kolo Muani dari Juventus merayakan gol keduanya di laga Serie A kontra Venezia di Pier Luigi Penzo, Minggu, 25 Mei 2025. (Paola Garbuio/LaPresse via AP)

Spalletti juga mengaitkan performa Juventus dengan rencana klub di bursa transfer.

Ia menilai Juventus membutuhkan pemain depan dengan karakteristik berbeda untuk memaksimalkan situasi pertandingan seperti saat menghadapi Frosinone.

"Ini adalah pertandingan ketika Anda harus membawa pulang gol karena ruang yang tersedia menguntungkan Anda. Striker yang sedang kami cari mungkin memiliki karakteristik yang berbeda. Hari ini ruang itu ada, tetapi kami tidak mampu memanfaatkannya," kata Spalletti.

Meski masih menemukan sejumlah kekurangan, Spalletti menilai Juventus sudah menunjukkan identitas permainan yang diinginkannya. Ia hanya meminta timnya meningkatkan determinasi pada situasi tertentu.

"Saya ingin tim menunjukkan identitas, dan itu sudah terlihat. Namun, pada beberapa momen, kami masih kurang kuat dan belum cukup berani menunjukkan determinasi. Hal seperti itu bisa terjadi, terutama pada awal musim. Kami akan terus memperbaikinya," ujar Spalletti.


Lepas dari Batasan

Bek Juventus asal Brasil #03 Bremer (kedua dari kanan) melompat untuk mengejar bola bersama gelandang Italia Frosinone #14 Giacomo Calo (tengah) selama pertandingan Serie A Italia antara Frosinone Calcio dan Juventus FC di stadion Benito Stirpe di Frosinone, Italia tengah pada 24 Agustus 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Spalletti kemudian menyinggung kecenderungan para pemain Juventus yang menurutnya terkadang justru membatasi permainan mereka sendiri.

"Kalau kami bisa melepaskan diri dari batasan-batasan yang kami buat sendiri, kami akan bisa bermain lebih bebas. Semuanya bergantung pada apakah kami ingin bermain bebas atau justru membatasi diri. Pada beberapa momen, kami seperti memilih membatasi diri meski sebenarnya memiliki kebebasan untuk bermain," tutur Spalletti.

Spalletti juga memastikan kondisi Guglielmo Vicario yang harus ditarik keluar pada masa injurt time dalam debutnya di Serie A tidak mengkhawatirkan. Menurutnya, sang kiper mengalami kram.

"Tidak, hanya kram. Ada momen ketika dia merasakan tarikan yang kuat dan kami memilih untuk menggantinya," ujar Spalletti.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait