Bola.com, Jakarta - Pelatih Millwall, Alex Neil, puas dengan usaha timnya saat mengalahkan Cambridge United dan melaju ke putaran ketiga EFL Cup atau Carabao Cup 2026/2027.
Millwall berhasil mengandaskan tuan rumah Cambridge United pada ronde kedua, Rabu (26/8/2026) dini hari WIB.
Jake Cooper mencetak gol penentu kemenangan Millwal di Stadion Cledara Abbey saat laga baru berumur sembilan menit.
Yang menarik dalam laga ini adalah tampilnya Elkann Baggott, bek berusia 23 tahun milik Timnas Indonesia.
Elkan Baggott bermain sebagai starter dan tak tergantikan selama 90 menit. Ia memainkan peran dalam skema tiga bek sentral, bersama Jake Cooper dan Danny Batth.
Bagi Baggott, ini tercatat sebagai pertandingan resmi pertamanya sejak berseragam Millwall.
Diketahui ia bergabung dengan Millwall setelah digaet dari Ipswich dengan status permanen pada musim panas ini.
Layak Menang
Millwall layak memenangkan laga ini dengan mendominasi permainan. Selain mencetak satu gol, tim berjulukan The Lions juga mencatat keunggulan penguasaan bola, 56 persen, 10 kali upaya tembakan, hingga 21 kali sentuhan bola di kotak penalti lawan.
Meski kurangnya ketajaman Cambridge di kotak penalti membuat kiper Max Crocombe jarang mendapat ujian berat, mereka memberikan tekanan nyata selama enam menit tambahan waktu, sehingga skuad 'The Lions' harus bekerja keras mempertahankan keunggulan mereka.
"Selalu menyenangkan bisa memenangkan pertandingan. Menurut saya, kami mengawali musim dengan sangat baik. Pertandingan seperti ini tidak pernah mudah. Kami melakukan 10 perubahan pada susunan pemain. Penting bagi kami untuk mencoba mempertahankan momentum yang telah kami bangun musim ini," tutur pelatih Millwall, Alex Neil dikutip dari Southwark News.
"Menurut saya, kami memulai pertandingan dengan gemilang dalam sepuluh hingga lima belas menit pertama, bahkan sempat dua kali membentur mistar gawang. Seharusnya kami bisa mencetak dua atau tiga gol pada periode itu. Kemudian mereka menyesuaikan taktik untuk mengimbangi permainan kami, dan laga menjadi agak terputus-putus, meskipun menurut saya kami tetap menjadi tim yang lebih dominan."
"Kami lalu mengubah formasi lagi di babak kedua untuk mencoba menciptakan keunggulan jumlah pemain. Saat tertinggal, lawan pasti akan mengerahkan segala upaya untuk menyerang habis-habisan. Kami memulai laga dengan sangat baik, lalu harus berjuang keras di akhir pertandingan. Menurut saya, kami melakukannya dengan baik, berhasil mengamankan area pertahanan, dan memang layak menang," tegas Alex Neil.
Percobaan Membuahkan Hasil
Neil sedikit menyayangkan beberapa peluang timnya yang gagal menjadi gol tambahan. Diakuinya, Millwall sebenarnya punya peluang mencetak gol lagi dalam 15 hingga 20 menit pertama, setelah keunggulan di menit kesembilan.
Sementara itu, Elkan Baggott menjalani debutnya dengan baik setelah melakukan 83 kali sentuhan bola. Akurasi passingnya ada di angka 72 persen. Lalu ia mencatat 19 kali aksi bertahan.
Baggott juga mengukir tiga kali sentuhan bola di kotak penalti lawan, serta melakukan tujuh kali umpan ke pertahanan lawan. Aksi defensifnya mengesankan dengan melakukan tiga kali tekel, satu kali blok.
Catatan mentereng lainnya adalah melancarkan 12 kali sapuan bola, kemudian tiga kali intersepsi, dan enam kali recoveries. Oleh Fotmob, statistiknya pun diganjar di angka 8,3. Pencapaian yang mengesankan bagi debut Baggott di Millwall.
"Senang rasanya bisa mencoba formasi yang berbeda, sekadar untuk melihat-lihat. Kami memasukkan Elkan Baggott, Jake Coops, dan Danny Batth, lalu kami mengubah formasi lagi di babak kedua. Malam yang menyenangkan," tandas Alex Neil.
Sumber: Southwark News