Terungkap Alasan Stefano Lilipaly Rela Turun Kasta dan Terima Pinangan Semen Padang: Punya Ambisi Juara

Semen Padang menjadi calon kuat untuk mendapatkan tiket promosi ke Super League 2027/2028.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 26 Agustus 2026, 12:45 WIB
Stefano Lilipaly (kanan) dalam acara peluncuran jersey Semen Padang FC di Tangerang, Selasa (25/8/2026). (Dok. Semen Padang)

Bola.com, Jakarta - Keputusan Stefano Lilipaly bergabung dengan Semen Padang FC mengarungi Championship 2026/2027 cukup mengejutkan publik sepak bola Tanah Air.

Pemain berdarah Belanda itu akhirnya angkat bicara mengenai alasannya mau menerima pinangan klub berjuluk Kabau Sirah tersebut.

Advertisement

Setelah menyudahi masa baktinya bersama Borneo FC, Lilipaly mantap memilih Semen Padang sebagai pelabuhan baru dalam kariernya.

Ini jadi momen perdana bagi mantan penggawa SC Telstar itu mencicipi kasta kedua kompetisi Liga Indonesia, setelah sebelumnya selalu tampil di level tertinggi bersama Bali United, Borneo FC, hingga Dewa United.

Lilipaly menegaskan target besar yang diusung manajemen Semen Padang musim ini menjadi faktor utama yang membuat hatinya mantap berlabuh ke Padang.

Pemain berusia 36 tahun itu mengungkapkan ambisi Kabau Sirah untuk memburu gelar juara dan merebut tiket promosi kembali ke kasta tertinggi sangat selaras dengan jiwa kompetitifnya.

"Iya, Semen Padang mau juara, dan itu bagus. Saya ingin membantu tim Semen Padang bisa kembali ke Liga 1. Itu juga hal yang positif bagi saya," kata Stefano Lilipaly saat ditemui dalam acara launching tim dan jersey Semen Padang jelang Championship 2026/2027 di Tangerang, Selasa (25/8/2026).

"Semua pemain tentu ingin bermain untuk menjadi juara. Ketika manajemen bicara soal rencana dan target tahun ini, itu sangat cocok dengan keinginan saya. Tentunya saya juga ingin juara," tegasnya.


Skuad Mewah

Selebrasi Stefano Lilipaly dalam laga Borneo FC vs Arema FC di BRI Liga 1 2024/2025, Minggu (19/1/2025) sore WIB. (c) Borneo FC

Langkah Semen Padang dalam menatap musim baru memang tidak main-main.

Selain mendaratkan Lilipaly, manajemen Kabau Sirah juga meresemikan deretan nama besar lain di kancah sepak bola nasional.

Sebut saja penyerang kawakan Ilija Spasojevic, bek berpengalaman Rezaldi Hehanussa, Bagas Kaffa, Novri Setiawan, hingga gelandang kreatif Esteban Vizcarra.

Kehadiran para pemain kawakan ini kian mempertegas keseriusan Semen Padang untuk mendominasi kompetisi.


Persiapan Maksimal

Di skuat juara Bali United ada nama Stefano Lilipaly. Pemain naturalisasi berdarah Belanda ini hanya mampu mempersembahkan enam gol dan enam assist dalam 30 penampilannya di BRI Liga 1 musim ini. Peranannya pun juga mulai tergantikan oleh Eber Bessa dan Privat Mbarga. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Keseriusan Semen Padang juga dibuktikan lewat persiapan pramusim yang intensif.

Kabau Sirah sempat menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta dan mengagendakan sejauh lima laga uji coba.

Tak berhenti di situ, Semen Padang masih menyisakan dua laga uji coba tambahan sebelum kick-off kompetisi, salah satunya meladeni klub asal Singapura, Hougang United, pada 5 September 2026 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

"Kami menjalani beberapa hari pemusatan latihan di Yogyakarta. Itu sangat bagus karena kami punya banyak kesempatan bertanding dengan hasil yang positif. Saya sangat senang berada di sini," pungkas Lilipaly optimistis.

Berita Terkait