Persebaya Siap Tempur di BRI Super League 2026/2027, Sesumbar Target Juara

Persebaya resmi meliris skuad yang akan berjibaku di kompetisi musim 2026/2027, termasuk BRI Super Leage.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 29 Agustus 2026, 21:45 WIB
Ilustrasi Persebaya Surabaya. (Bola.com/AI)

Bola.com, Surabaya - Setelah mengawali musim dengan trofi Piala Presiden 2026, Persebaya Surabaya kini memasuki tantangan yang sesungguhnya.

Skuad Bajul Ijo resmi diperkenalkan dengan satu ambisi besar, membawa gelar Super League 2026/2027 ke Kota Pahlawan.

Advertisement

Persebaya memperkenalkan tim yang akan berjuang pada musim 2026/2027 dalam acara launching di Balai Kota Surabaya, Sabtu (29-8-2026).

Momen tersebut sekaligus menjadi penanda kesiapan Bajul Ijo menatap kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sebanyak 40 pemain dan jajaran pelatih diperkenalkan dalam agenda tersebut. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, CEO Persebaya, Azrul Ananda, sponsor, serta sejumlah stakeholder yang berkaitan dengan perjalanan klub.

Keberhasilan Persebaya menjuarai Piala Presiden 2026 menjadi modal awal yang cukup berharga.

Trofi tersebut tidak hanya memberikan suntikan kepercayaan diri bagi tim, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Surabaya.


Sinergi Berlanjut

Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya. (Dok. persebaya.id)

Eri Cahyadi memberikan apresiasi atas keberhasilan Persebaya meraih prestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian Bajul Ijo memberikan kebahagiaan bukan hanya bagi tim, tetapi juga bagi Kota Surabaya.

"Matur nuwun (terima kasih) untuk Persebaya Surabaya karena sudah berhasil membawa pulang kejuaraan untuk kami," ujar Eri di Balai Kota.

Dukungan Pemerintah Kota Surabaya dipastikan terus berlanjut. Eri berharap sinergi pemerintah daerah dan klub dapat menjadi tambahan energi bagi Persebaya untuk memburu prestasi yang lebih tinggi.

Kini, target Persebaya bahkan tidak lagi sekadar tampil kompetitif. Azrul Ananda secara terbuka memasang ambisi untuk membawa klub kebanggaan Kota Pahlawan menjadi juara BRI Super League 2026/2027.

"Kalau Tuhan izinkan Persebaya Juara Super League 2026/2027," kata Azrul.


Sport Science

Presiden Persebaya, Azrul Ananda. (Bola.com/Aditya Wany)

Optimisme tersebut tidak muncul tanpa alasan. Azrul menilai Persebaya telah memiliki komposisi tim dan jajaran kepelatihan yang cukup untuk mengejar target tersebut, termasuk sosok Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala.

"Kami yakin untuk mengejar target musim ini, kami telah memiliki pelatih yang tepat. Kami sudah memiliki tim pelatih yang luar biasa," tuturnya.

Selain membangun kekuatan di lapangan, Persebaya terus mendorong pengembangan klub melalui pendekatan yang lebih modern.

Satu di antaranya lewat penerapan sport science, yang menurut Azrul menjadi bagian penting dari proses pengembangan Persebaya sebagai klub profesional.

Persebaya bahkan menempatkan sport science sebagai satu di antara fondasi pengelolaan tim.


Ujian Sebenarnya

Para pemain, pelatih, dan ofisial Persebaya Surabaya berpose bersama trofi usai memastikan diri menjadi juara Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Bajul Ijo mengunci gelar perdana setelah mengalahkan Persib Bandung 6-5 lewat adu penalti usai bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Azrul menyebut Persebaya menjadi tim pertama di Indonesia yang tidak hanya menggunakan, tetapi juga memiliki sport science sebagai bagian dari sistem pengembangan klub.

Di luar lapangan, perjalanan Persebaya tentu tidak bisa dilepaskan dari dukungan Bonek dan Bonita.

Setelah keberhasilan di Piala Presiden 2026, hubungan tim dan suporter kembali menjadi modal penting dalam menyambut kompetisi yang jauh lebih panjang.

"Tidak ada ucapan terima kasih yang cukup untuk teman-teman (Bonek) semua," ucap Azrul.

Kini, setelah skuad resmi diperkenalkan dan target juara dikumandangkan, tantangan berikutnya menanti.

Piala Presiden 2026 telah menjadi pembuka yang manis, tetapi Super League 2026/2027 akan menjadi ujian sebenarnya bagi Persebaya untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim yang mampu meraih trofi pramusim, melainkan kandidat serius untuk menjadi penguasa kompetisi.

Berita Terkait