MU Pernah Tolak Gianluigi Donnarumma: Harga Turun Setengah, Dicaplok Man City

MU mundur setelah PSG menyampaikan harga yang mencapai 50 juta pound.

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) ternyata sempat memiliki kesempatan untuk merekrut Gianluigi Donnarumma sebelum sang kiper akhirnya bergabung dengan rival sekota, Manchester City.

Donnarumma meninggalkan Paris Saint-Germain dan pindah ke Etihad Stadium dengan nilai transfer sekitar 26 juta pound.

Harga tersebut terbilang murah mengingat status kiper asal Italia itu sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.

Pada saat yang hampir bersamaan, MU memang sedang mencari penjaga gawang baru untuk menggantikan Andre Onana. Donnarumma pun sempat masuk dalam radar Setan Merah.

Namun, negosiasi tidak berjalan sesuai harapan. MU mundur setelah PSG menyampaikan harga yang mencapai 50 juta pound.

Manajemen tidak bersedia mengeluarkan dana sebesar itu untuk mendapatkan Donnarumma. MU akhirnya memilih Senne Lammens dari Royal Antwerp dengan biaya sekitar 18 juta pound.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Harga Donnarumma Kemudian Dipangkas Separuh

Keputusan MU semakin menarik karena tidak lama setelah mereka menghentikan pengejaran terhadap Donnarumma, PSG justru memangkas harga sang kiper secara drastis.

Harga yang sebelumnya mencapai 50 juta pound turun hampir setengahnya. Manchester City langsung memanfaatkan situasi itu dan mengamankan tanda tangan Donnarumma dengan biaya sekitar 26 juta pound.

Donnarumma sudah tidak masuk dalam rencana utama PSG. Kontraknya di Paris memasuki 12 bulan terakhir, sehingga klub Prancis itu memilih melepasnya daripada kehilangan sang pemain dengan situasi yang kurang menguntungkan.

Pelatih PSG, Luis Enrique, bahkan telah mendatangkan Lucas Chevalier untuk menggantikan Donnarumma ketika kiper Italia itu masih berada di klub.

Langkah tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Donnarumma tidak lagi menjadi pilihan utama dalam rencana PSG. City kemudian mendapatkan kiper berpengalaman dengan harga relatif murah.

Donnarumma Tampil Impresif Bersama Man City

Keputusan Manchester City mendatangkan Donnarumma terbukti memberikan hasil positif. Sang kiper langsung menunjukkan kualitasnya pada musim pertamanya di Etihad Stadium.

Donnarumma mencatatkan 15 clean sheet dalam 34 penampilan liga, sekaligus hanya kebobolan 29 gol.

Catatan tersebut memperlihatkan City mendapatkan salah satu kiper terbaik di dunia dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan banderol awal yang sempat diberikan PSG kepada Manchester United.

Dari perspektif MU, kegagalan mendapatkan Donnarumma tentu terlihat seperti kesempatan yang terlewatkan.

Mereka sebenarnya bisa saja mendapatkan sang kiper jika bersedia memenuhi permintaan 50 juta pound, tetapi kemudian harga tersebut turun secara signifikan.

Namun, United tampaknya tidak perlu terlalu menyesali keputusan tersebut.

Lammens Justru Jadi Pilihan Tepat MU

Senne Lammens yang direkrut sebagai alternatif Donnarumma justru berkembang menjadi salah satu pemain penting Manchester United.

Didatangkan dari Royal Antwerp dengan harga sekitar 18 juta pound, Lammens dengan cepat merebut posisi penjaga gawang utama di bawah Ruben Amorim.

Posisinya bahkan tetap aman ketika Michael Carrick datang untuk menangani United pada Januari. Carrick kemudian memberikan pujian terhadap perkembangan kiper asal Belgia tersebut.

Carrick melihat sejumlah kemiripan antara Lammens dan mantan kiper legendaris MU, Edwin van der Sar.

Meski enggan melakukan perbandingan secara langsung, ia menilai Lammens memiliki karakter yang dibutuhkan seorang penjaga gawang top.

"Saya jelas melihat kemiripannya, tanpa membandingkan mereka," ujar Carrick.

"Bagi saya, dia kiper yang bisa diandalkan dan dipercaya. Alih-alih menciptakan kekacauan, Anda ingin dia menghilangkan kekacauan itu dan membuat semuanya lebih tenang. Saya pikir Senne seperti itu," lanjutnya.

Carrick juga terkesan dengan ketenangan Lammens ketika berada di bawah tekanan.

"Dia terkadang cukup pendiam dan tidak banyak menunjukkan diri, tetapi dia memiliki mental yang kuat. Cara dia melakukannya saat ini adalah dengan ketenangan dan ketenangan dalam mengambil keputusan. Saya pikir itu sangat membantu pemain-pemain di depannya," ujarnya.

Dengan performa Lammens yang terus berkembang, Manchester United mungkin tidak terlalu kecewa karena gagal mendapatkan Donnarumma.

Meski Man City berhasil memperoleh kiper Italia tersebut dengan harga murah setelah United mundur, Setan Merah kini memiliki penjaga gawang muda yang diyakini mampu menjadi solusi jangka panjang di Old Trafford.

Sumber: Express

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer