Play-Off ACL 2: Manila Digger Akui Persib Sangat Kuat, tapi Siap Berjuang sampai Akhir

Manila Digger tak gentar dengan nama besar Persib.

BolaCom | Muhammad FaqihDiterbitkan 31 Agustus 2026, 05:45 WIB
Manila Digger, Agustus 2026. (Dok. FB Manila Digger)

Bola.com, Bandung - Pelatih Manila Digger, Joan Esteva, menegaskan kesiapan timnya untuk menghadapi laga kontra Persib Bandung pada play-off AFC Champions League Two 2026/2027.

Pertandingan kedua tim berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31-8-2026).

Advertisement

Laga ini sangat menentukan bagi kedua tim untuk memperebutkan tiket menuju fase grup ACL 2.

Manila Digger datang ke Bandung dengan modal yang bagus. Tim berjuluk The Digger itu berstatus juara kasta tertinggi Liga Filipina musim 2025/2026.

"Musim lalu merupakan musim yang bagus bagi kami. Kami melakukan pekerjaan yang baik dan memiliki banyak pemain kunci. Kami merasa sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan ini," kata Joan.


Persib Tim Kuat

Para pemain Manila Digger, Baboucarr Touray (kiri), Omar Njie, Dilane Wamba Tafem, dan Assan Badjie (kanan). (Dok. FB Manila Digger FC)

Pelatih asal Spanyol ini menyadari menghadapi Persib merupakan ujian terberat tim asuhannya.

Joan menilai Maung Bandung sebagai tim kuat karena banyak berisikan pemain-pemain berlabel bintang.

"Kami tahu bahwa kami akan menghadapi tim yang sangat kuat dengan pemain-pemain yang sangat bagus. Namun, kami merasa siap. Kami ingin memainkan pertandingan yang bagus, berjuang, dan kami akan berjuang sampai akhir untuk mendapatkan hasil yang baik," ujarnya.

Disinggung mengenai laga tanpa penonton, Joan justru mengaku menyayangkan. Menurutnya, pertandingan besar ini seharusnya bisa dihadiri suporter langsung di stadion.


Sedikit Keuntungan

Para pemain Manila Digger, Johnmar Abgao Barsanilla (kiri), Saikou Ceesay, dan Troy Limbo (kanan). (Dok. FB Manila Digger FC)

Hanya, di sisi lain, Manila Digger merasa sedikit diuntungkan dengan kondisi tersebut. Pemain Manila Digger tidak akan merasakan teror dari suporter tuan rumah dan bisa fokus ke pertandingan.

"Sejujurnya, kami semua tentu ingin bermain di hadapan suporter Persib, suporter kami, dan tentunya seluruh orang yang mencintai serta senang menyaksikan sepak bola. Namun, sayangnya situasinya tidak seperti itu. Kami harus memainkan pertandingan dalam kondisi yang berbeda," kata Joan.

"Ini mungkin menjadi sedikit keuntungan bagi kami karena tentu saja Persib akan lebih kuat ketika mendapatkan dukungan dari para suporternya. Namun, situasinya memang seperti ini. Kami akan menghadapi pertandingan dengan kondisi tersebut dan mencoba memanfaatkannya," imbuhnya.

Pertemuan Persib jumpa Manila Digger juga terjadi pada musim lalu. Pada babak play-off ACL 2 2025/2026, Persib sukses menyingkirkan Manila Digger dengan skor akhir 2-1.

Berita Terkait