Gol MU Vs Ipswich Kontroversial, Handball Harry Maguire Bisa Picu Perubahan Aturan

Handball Harry Maguire saat laga MU versus Ipswich picu polemik, aturan Premier League bakal diubah?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 01 September 2026, 09:15 WIB
Harry Maguire dari Manchester United dan Diogo Dalot dari Manchester United, kanan, merayakan setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Kontroversi terjadi dalam kemenangan 2-1 Manchester United atas Ipswich Town di Old Trafford, Minggu (30-8-2026).

Handball Harry Maguire dalam proses terciptanya gol kedua MU dinilai berpotensi memicu perubahan aturan Premier League mulai musim depan.

Advertisement

Ipswich lebih dulu membuka keunggulan melalui Leif Davis sebelum Bruno Fernandes menyamakan skor menjelang turun minum.

Beberapa saat setelah babak kedua dimulai, MU berbalik unggul. Tembakan Maguire mengenai Jacob Greaves sebelum bola masuk ke gawang dan tercatat sebagai gol bunuh diri bek Ipswich.

Akan tetapi, tayangan ulang memperlihatkan bola sempat mengenai tangan Maguire sebelum ia melepaskan tembakan.

Para pemain dan pendukung Ipswich kemudian meminta gol tersebut dianulir.

VAR tetap mengesahkan gol itu setelah dilakukan pemeriksaan. Maguire tidak dianggap sebagai pencetak gol langsung karena tembakannya semula mengarah melebar sebelum mengenai Greaves.


Picu Perubahan Aturan?

Bek asal Inggris milik Manchester United, Harry Maguire (kiri), melepaskan tembakan yang kemudian berbelok arah dan menghasilkan gol bunuh diri, yang menjadi gol kedua bagi timnya, dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 30 Agustus 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Dalam aturan yang berlaku, jika Maguire langsung mencetak gol setelah melakukan handball, Ipswich akan mendapat tendangan bebas. Lantaran bola justru masuk setelah mengenai Greaves, gol MU tetap disahkan.

Mantan penyerang Premier League, Jay Bothroyd, menilai situasi seperti itu bisa membuat aturan mengalami perubahan pada musim depan.

"Mereka mengambil keputusan yang benar karena memang itu aturannya. Tetapi, aturannya buruk. Pada akhirnya, itu handball dan gol tercipta karenanya. Itu tidak adil," ujar Bothroyd kepada Sky Sports.

Menurut Bothroyd, handball Maguire memang tidak disengaja karena posisi tangannya berada di atas. Namun, ia menilai gol tetap seharusnya dianulir karena bola kemudian jatuh kepada Maguire dan berujung pada tembakan yang menghasilkan gol melalui defleksi.

"Handball Maguire tidak disengaja karena tangannya berada di atas. Tetapi, ketika bola jatuh kepadanya, dia melepaskan tembakan dan bola masuk melalui defleksi, permainan seharusnya dikembalikan. Gol itu tidak akan terjadi jika bola tidak mengenai tangannya," lanjut Bothroyd.


Keputusan Benar, Aturan Salah

Bek Manchester United, Harry Maguire, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Minggu (30/8/2026). (AFP/Paul Ellis)

Bothroyd juga menilai MU mendapatkan keuntungan dari situasi tersebut, sama seperti apabila Maguire mencetak gol secara langsung.

"Keputusannya 100 persen benar. Tetapi, aturannya yang salah. Aturan itu 100 persen akan diubah pada musim depan," tegasnya.Mantan wasit Premier League, Dermot Gallagher, memiliki pandangan berbeda mengenai potensi perubahan tersebut. Ia justru sepakat dengan keputusan wasit Craig Pawson dan VAR untuk mengesahkan gol MU.

"Ini jelas keputusan yang tepat. Bola memang mengenai tangannya, tetapi bola mengenai tangan bukan sebuah pelanggaran dengan sendirinya. Harus ada unsur kesengajaan atau bola berujung pada gol yang dicetak oleh pemain itu sendiri," ulas Gallagher.


Disukai atau Tidak

Bek Manchester United, Harry Maguire, merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Ipswich Town di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Minggu (30/8/2026). (AFP/Paul Ellis)

Gallagher menjelaskan, bola mengenai tangan Maguire sebelum sang pemain menembak. Lantaran tembakannya mengarah melebar lalu mengenai Greaves, gol tersebut menjadi gol bunuh diri.

"Jadi, bukan karena kesalahan wasit atau VAR, mereka harus memberikan gol itu. Aturannya memang selalu seperti itu. Aturan tersebut diubah beberapa tahun lalu. Ini jelas gol bunuh diri dan sudah tercakup dalam hukum permainan," lanjut Gallagher.

Gallagher menyebut insiden tersebut sebagai handball tidak disengaja yang merugikan Ipswich. Menurutnya, hal yang bisa diperdebatkan bukan keputusan dalam pertandingan, melainkan apakah aturan tersebut memang disukai atau tidak.

Sementara itu, kemenangan Setan Merah juga diwarnai hattrick Bruno Fernandes yang menjadi salah satu kunci hasil tersebut. Bryan Mbeumo mencetak satu gol lainnya untuk MU saat mereka bangkit setelah kalah dari Hull City pada pertandingan sebelumnya.

 

Sumber: Daily Star

Berita Terkait