Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Hadapi Laos, Timnas Indonesia U-20 Diminta Tampil Sabar tetapi Tetap Agresif

Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Hadapi Laos, Timnas Indonesia U-20 Diminta Tampil Sabar tetapi Tetap Agresif

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 September 2026, 09:00 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia U-20 versus Malaysia di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di New Laos Stadium, Ventiane, Senin (31-8-2026). (Dok. FB Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 akan melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda ditantang Timnas Laos U-20 pada laga kedua Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Kamis (3-9-2026).

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai pertandingan kontra Laos membutuhkan konsentrasi tinggi.

Advertisement

Menurutnya, Timnas Indonesia U-20 harus fokus sejak awal pertandingan.

"Indonesia memiliki kans yang cukup besar untuk meraih kemenangan melawan Laos. Saya tidak ingin melihat pemain menganggap pertandingan ini mudah. Justru laga seperti ini membutuhkan konsentrasi tinggi sejak menit pertama," ujar Luciano kepada Bola.com.

"Indonesia harus memperbaiki beberapa hal, terutama efektivitas dalam penyelesaian akhir. Kalau kita mampu menguasai bola dan menciptakan banyak peluang, peluang tersebut harus dikonversi menjadi gol. Jangan sampai dominasi permainan tidak menghasilkan hasil yang maksimal," pesan Luciano.


Waspadai Transisi Laos

Timnas Indonesia U-20. (Bola.com/X Timnas Indonesia).

Luciano juga menyoroti aspek transisi. Ia meminta skuad Garuda Muda segera melakukan tekanan setelah kehilangan bola dan tidak memberikan celah bagi lawan untuk mengembangkan permainan.

"Transisi juga sangat penting. Ketika kehilangan bola, pemain harus cepat melakukan pressing dan kembali ke posisi. Jangan memberikan ruang kepada Laos untuk melakukan serangan balik," kata Luciano.

"Saran saya kepada pemain adalah, bermain dengan percaya diri, sabar dalam membangun serangan, tetapi tetap agresif ketika berada di area pertahanan lawan. Jangan terburu-buru ketika menghadapi pertahanan yang rapat."

"Saya juga berharap Indonesia bisa memanfaatkan lebar lapangan, melakukan pergerakan tanpa bola dan lebih cepat dalam melakukan kombinasi di sepertiga akhir," imbuh pria asal Brasil tersebut.


Mental dan Fokus Jadi Perhatian

Empat pemain starting XI Timnas Indonesia U-20 (dari kiri) Arkhan Kaka, Rahmat Syawal, Sulthan Zaky dan Mufli Hidayat berbaris memberi hormat saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya jelang menghadapi Timnas China U-20 pada laga uji coba internasional di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Di sisi lain, Luciano memberikan perhatian khusus kepada pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Ia menyebut menjaga mental dan fokus pemain merupakan satu di antara tugas penting selama turnamen.

"Untuk Nova, menurut saya menjaga mental dan fokus pemain sangat penting. Turnamen seperti ini tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik, tetapi juga disiplin, organisasi permainan, serta mental untuk meraih kemenangan," ucapnya.

"Saya tetap optimistis Indonesia bisa memenangkan pertandingan. Namun, kemenangan itu harus dibangun lewat permainan yang disiplin dan konsisten selama 90 menit. Jadi, bukan sekadar mendapatkan hasil, tetapi juga memperlihatkan perkembangan permainan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," kata Luciano.

Garuda Muda mengawali kiprah di Grup H dengan hasil imbang 0-0 kontra Malaysia pada Senin (31-8-2026). Sementara itu, Laos menelan kekalahan 0-2 dari Australia U-20 pada hari yang sama.

Berita Terkait