Chelsea Kena PHP Monaco, Transfer Lamine Camara Batal di Menit-Menit Akhir karena Drama Folarin Balogun

Chelsea harus menelan kekecewaan pada pengujung bursa transfer musim panas 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 02 September 2026, 12:00 WIB
Gelandang Monaco Senegal #15, Lamine Camara, merayakan gol pertama timnya selama pertandingan L1 Prancis antara RC Strasbourg Alsace dan AS Monaco di Stade de la Meinau, di Strasbourg, Prancis timur, pada 17 Mei 2026. (ROMEO BOETZLE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Chelsea harus menelan kekecewaan pada pengujung bursa transfer musim panas 2026. Kesepakatan untuk mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara, batal hanya beberapa saat sebelum jendela transfer ditutup.

The Blues sebenarnya sudah mencapai kesepakatan dengan Monaco untuk transfer pemain Timnas Senegal tersebut. Namun, drama terkait masa depan penyerang Monaco, Folarin Balogun, membuat situasi berubah drastis.

Advertisement

Chelsea sebelumnya telah dua kali mengajukan tawaran untuk Camara. Proposal pertama senilai 45 juta euro (sekitar Rp871 miliar) ditolak Monaco. Tawaran berikutnya sebesar 50 juta euro (sekitar Rp968 miliar) juga menemui penolakan.

Chelsea kemudian kembali dengan tawaran lebih tinggi. Kali ini, The Blues menyepakati nilai transfer 55 juta euro (sekitar Rp1,06 triliun).

Kesepakatan tersebut terjadi setelah Monaco membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain. Les Monegasques saat itu tengah berada dalam proses melepas Balogun ke Everton dengan nilai sekitar 40 juta pounds (Rp777 miliar).

Namun, transfer Balogun tiba-tiba mengalami masalah saat proses tes medis, hanya sekitar dua jam sebelum bursa transfer Premier League ditutup.

 


Transfer Balogun Bikin Situasi Berubah

Folarin Balogun dari Amerika Serikat, di tengah, merayakan gol ketiga timnya melawan Paraguay bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Sabtu, 13 Juni 2026. (AP Photo/Andre Penner)

Everton dan Monaco sempat menemukan solusi atas persoalan tersebut. Kesepakatan Balogun bahkan kembali terlihat berada di jalur yang tepat.

Situasi itu membuat Monaco kemudian memilih melanjutkan penjualan Camara ke Chelsea.

Namun, drama belum berakhir.

Lebih dari satu jam setelah deadline transfer Premier League pada Selasa (1/9/2026) pukul 23.00 waktu setempat, Balogun akhirnya memutuskan tidak melanjutkan kepindahannya ke Everton.

Penyerang Timnas Amerika Serikat itu pun untuk sementara tetap bertahan di Monaco.

Keputusan tersebut berdampak langsung terhadap transfer Camara. Monaco kemudian membatalkan kesepakatan dengan Chelsea karena dokumen kesepakatan transfer untuk Camara belum ditandatangani oleh klub Prancis tersebut.

 


Chelsea Murka kepada Monaco

Chelsea - Ilustrasi Logo Chelsea (Bola.com/Adreanus Titus)

Seperti dikutip dari Metro, Rabu (2/9/2026), jurnalis talkSPORT, Ben Jacobs, mengungkapkanChelsea sangat kecewa dengan sikap Monaco.

Menurutnya, Monaco merasa masih mampu mendapatkan harga lebih tinggi untuk Camara, bahkan hingga 70 juta euro (sekitar Rp1,35 triliun).

Jacobs menjelaskan bahwa Chelsea sebelumnya sudah dua kali mengajukan tawaran 45 juta euro dan 50 juta euro. Keduanya ditolak karena Monaco merasa berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan Camara.

Namun, situasi berubah ketika kepindahan Balogun ke Everton mulai diragukan.

"Monaco kemudian mengatakan bahwa jika ada keraguan mengenai Balogun, mereka harus kembali kepada Chelsea dan menyelesaikan transfer Camara senilai 55 juta euro," ujar Jacobs kepada talkSPORT.

Padahal, menurut Jacobs, hanya dua hari sebelumnya Monaco disebut memasang harga 70 juta euro kepada Chelsea.

Chelsea akhirnya menyambut kesepakatan 55 juta euro tersebut dan menganggapnya sebagai peluang bagus.

"Kesepakatan itu kemudian difinalisasi dan Chelsea tinggal menunggu apakah semuanya masuk ke dokumen transfer," jelas Jacobs.

Namun, Monaco kemudian berubah sikap setelah menyadari mereka tidak bisa mengambil risiko kehilangan Balogun tanpa mendapatkan pemasukan besar.

 


Liverpool Ikut Memantau Camara

Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Carlos Soler berebut bola dengan pemain AS Monaco Mohamed Camara dan Ruben Aguilar dalam laga Ligue 1 2022/2023 pekan ke-23 di Stade Louis II, Sabtu (11/2/2023) malam WIB. Berkat hasil ini, Monaco berhak naik ke peringkat dua klasemen dengan poin 47, menggeser Marseille. (AP Photo/Daniel Cole)

Dalam situasi tersebut, Liverpool juga disebut ikut menunjukkan ketertarikan kepada Camara.

Jacobs mengungkapkan bahwa Liverpool telah menghubungi pihak Camara dan Monaco pada hari terakhir bursa transfer.

Namun, ia menegaskan bahwa Liverpool tidak mengganggu atau menggagalkan kesepakatan Chelsea.

Liverpool hanya meminta Camara dan Monaco untuk menunggu karena mereka berpotensi kembali mengejar sang gelandang pada masa mendatang.

"Untuk memperjelas, kami tidak mengatakan Liverpool mengganggu kesepakatan Chelsea. Liverpool hanya mengatakan kepada Monaco dan Camara bahwa jika transfernya tidak terjadi, mereka berpotensi kembali untuknya pada 2027," kata Jacobs.

Liverpool saat ini masih memiliki Alexis Mac Allister sehingga belum membutuhkan Camara dalam waktu dekat.

 


Chelsea Merasa Dipermalukan

Gelandang Saint-Etienne, Mahdi Camara (kiri) menguasai bola dibayangi gelandang AS Monaco, Aurelien Tchouameni dalam laga lanjutan Liga Prancis 2020/2021 pekan ke-30 di Geoffroy Guichard Stadium, Jumat (19/3/2021). Saint-Etienne kalah 0-4 dari Monaco. (AFP/Jeff Pachoud)

Chelsea disebut sangat yakin transfer Camara akan rampung. Bahkan, The Blues sudah bersiap mengumumkan kedatangan sang pemain dengan kontrak selama enam tahun plus opsi perpanjangan satu tahun.

Camara juga dikabarkan sangat tertarik untuk bergabung dengan Chelsea. Namun, semuanya berubah dalam hitungan menit.

Chelsea menilai tindakan Monaco tersebut sangat tidak profesional. Dari sudut pandang The Blues, Monaco sebelumnya sudah menyetujui transfer senilai 55 juta euro dan proses administrasi tengah berjalan.

Monaco kini memilih mempertahankan Camara setelah transfer Balogun ke Everton gagal.

Situasi tersebut membuat Chelsea kehilangan salah satu targetnya pada menit-menit terakhir bursa transfer, sementara Monaco berharap masih bisa menjual Camara dengan harga 70 juta euro pada kesempatan berikutnya.

Berita Terkait