Ze Valente Nikmati Kehadiran 7 Pemain Baru di PSIM, Persaingan Makin Menarik

Gelandang asal Portugal, Ze Valente, menikmati persaingan di PSIM.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 03 September 2026, 20:00 WIB
Ze Valente, gelandang PSIM Yogyakarta asal Portugal. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente, menikmati proses adaptasi bersama para pemain baru. Kehadiran amunisi anyar membuat persaingan di Laskar Mataram kian menarik.

PSIM merekrut tujuh pemain baru pada bursa transfer musim ini. Lima di antaranya merupakan pemain asing, yakni Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero.

Advertisement

"Ya, bagus. Kami saling mengenal lebih baik setiap hari. Mereka adalah pemain-pemain berkualitas. Yang pasti mereka akan membantu tim," ujar Ze Valente.

"Selalu menyenangkan bagi kami ketika bermain bersama pemain-pemain berkualitas," lanjut gelandang berpaspor Portugal tersebut.


Komunikasi Pakai Bahasa Spanyol

Ze Valente, gelandang PSIM Yogyakarta asal Portugal. (Dok. ileague.id)

Keberadaan sejumlah pemain yang berasal dari negara berbeda tidak menjadi kendala bagi Ze dalam berkomunikasi. Ia cukup sering menggunakan bahasa Spanyol bersama rekan setim.

"Ya, musim ini kami memiliki banyak pemain dari berbagai negara, tetapi kami bisa saling berbicara menggunakan bahasa Spanyol," ungkap pemain berusia 32 tahun itu.

Kekompakan jadi modal penting bagi PSIM yang sedang memantapkan persiapan menjelang kompetisi musim baru.

Laskar Mataram juga menunjukkan performa positif selama pramusim. Dari tujuh laga uji coba yang dijalani, PSIM belum sekalipun menelan kekalahan.

Kemenangan terbaru diraih atas Deltras FC dengan skor 2-0 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (29-8-2026).

 


Simulasi Jelang Hadapi Persita

PSIM Yogyakarta saat melawan Deltras FC dalam laga persahabatan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (29/8/2026). (Bola.com/Ana Dewi)

Duel kontra Deltras jadi kesempatan bagi PSIM untuk mengukur kesiapan sebelum bersua Persita Tangerang. Laga tersebut digelar pada sore hari dengan cuaca yang cukup panas.

Kondisi itu dinilai bisa menjadi simulasi bagi PSIM saat menjamu Persita pada pertandingan perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Sabtu (5-9-2026) pukul 15.30 WIB.

"Sebenarnya tidak mudah untuk bermain dengan cuaca panas. Tapi, kami tahu kami akan menghadapi Persita di waktu yang sama, jadi kemungkinan cuacanya juga akan panas," kata Ze Valente.

"Bagus untuk menjaga kebugaran, bagus untuk merasakan bagaimana rasanya akhir pekan ini. Jadi, ya, semuanya bagus. Kami menang, tim ini terus berkembang," tambahnya.

Persita bukan lawan mudah bagi PSIM. Musim lalu, skuad besutan Jean-Paul van Gastel itu selalu gagal mengalahkan Pendekar Cisadane dengan mengalami kekalahan 0-4 dan 0-1.

Berita Terkait