Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, mengaku cukup puas dengan aktivitas klub pada bursa transfer musim panas 2026. Ia menilai Setan Merah sudah memaksimalkan dana yang tersedia untuk memperkuat skuad.
MU menghabiskan sekitar 150 juta poundsterling atau setara Rp3 triliun untuk memperkuat lini tengah. Tiga pemain yang didatangkan adalah Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba.
Jika dibandingkan dengan sejumlah rival di Premier League, pengeluaran Manchester United terbilang lebih terukur. Manchester City, Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Liverpool bahkan menggelontorkan sedikitnya 100 juta poundsterling hanya untuk mendatangkan satu pemain.
Carrick tetap percaya diri dengan komposisi skuad yang dimilikinya. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, yang dinilai telah memaksimalkan anggaran yang tersedia.
“Kami memasuki bursa transfer dengan keinginan untuk membuat skuad lebih kuat dibandingkan musim lalu, dan kami sudah melakukan itu,” ujar Carrick dalam konferensi pers, Jumat (4/9/2026).
Menurut Carrick, kondisi finansial klub membuat Manchester United harus cermat dalam menentukan target. Namun, ia menilai strategi yang dijalankan sudah sesuai dengan kemampuan klub.
“Saya pikir kami sudah melakukan banyak pekerjaan bagus dalam hal itu. Situasi finansial memang seperti ini, terkait apa yang bisa kami kerjakan dan bagaimana kami mencoba mendapatkan hasil maksimal," kata Carrick, seperti dikutip dari ESPN, Jumat (4/9/2026).
“Menurut saya, dengan apa yang sudah kami keluarkan, kami benar-benar sudah memaksimalkannya, tanpa keraguan. Jadi, secara keseluruhan saya cukup senang,” tegasnya.
Tak Datangkan Bek Kiri
Meski demikian, Manchester United tetap mendapat sorotan dari sebagian suporter karena gagal mendatangkan bek kiri baru sebelum bursa transfer ditutup pada Selasa.
Setan Merah sempat menanyakan kemungkinan merekrut bek Manchester City, Rayan Ait-Nouri. Namun, transfer tersebut tidak terealisasi.
Alhasil, Carrick setidaknya akan mengawali paruh pertama musim dengan Luke Shaw sebagai satu-satunya bek kiri natural di skuad.
Carrick menyadari masih ada sejumlah opsi yang bisa dilakukan klub, tetapi tidak semua pemain yang diincar tersedia di pasar transfer.
“Anda selalu bisa melihat situasinya dan ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan atau mungkin seharusnya dilakukan,” kata Carrick.
“Beberapa pemain tersedia, beberapa lainnya tidak. Itu bagian dari proses membangun skuad dan terus berusaha berkembang. Skuad mana yang sempurna? Anda selalu harus menemukan cara untuk beradaptasi.”
Joshua Zirkzee Masih Penting
Sementara itu, masa depan Joshua Zirkzee juga sempat menjadi perhatian pada hari terakhir bursa transfer. Everton dikabarkan menunjukkan ketertarikan terhadap striker asal Belanda tersebut.
Namun, hingga bursa transfer ditutup, Zirkzee tetap menjadi bagian dari Manchester United.
Penyerang berusia 25 tahun itu belum mendapatkan kesempatan bermain semenit pun pada awal musim ini. Meski demikian, Carrick memastikan Zirkzee masih masuk dalam rencananya.
“Josh penting,” tegas Carrick.Carrick menilai Zirkzee tetap memiliki peran dalam perjalanan panjang musim ini, terutama dengan banyaknya pertandingan yang harus dijalani Manchester United.
“Ini tentang tim, skuad, kedalaman, dan keseluruhan musim. Josh bahagia di sini dan saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya.”
“Apa yang dia inginkan adalah bermain lebih banyak daripada yang sudah dia dapatkan. Itu bagus, karena menunjukkan adanya persaingan dan kompetisi yang sehat untuk mendapatkan tempat.”
Sumber: ESPN