Alwi Farhan Siap Bikin Kejutan pada Debut di Asian Games 2026

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, siap memberikan kejutan pada debutnya di Asian Games 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 September 2026, 06:30 WIB
Ekspresi tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, saat tampil di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026, di New Delhi, India, Jumat (21/8/2026). (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, siap memberikan kejutan pada debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Alwi menjadi salah satu tumpuan Indonesia di sektor tunggal putra. Meski berstatus debutan, pemain berusia 21 tahun itu tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Advertisement

Ia menyadari persaingan di tunggal putra bakal berlangsung ketat. Namun, Alwi melihat seluruh pemain memiliki peluang yang sama untuk membuat kejutan.

“Di sektor tunggal putra ini semuanya bisa memberikan kejutan, baik yang peringkatnya di atas maupun di bawah,” kata Alwi dalam keterangan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (4/9/2026). 

Alwi bersama rekan-rekannya terus mematangkan persiapan menghadapi Asian Games 2026. Tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga mental, fisik, dan kesiapan pikiran.

 


Target Pribadi

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, pada babak 64 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 melawan wakil Korea Selatan, Yoo Tae Bin, di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Senin (17/8/2026) siang WIB. (PBSI)

Menurut Alwi, status Asian Games sebagai major event membuat persaingan terasa jauh lebih spesial. Kondisi tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk terus mendorong batas kemampuan dalam setiap sesi latihan.

“Semuanya sakral bagi saya dan bagi semuanya, karena kita sangat amat berambisi untuk mencapai target,” ujarnya.

Tim bulutangkis Indonesia membidik medali emas dari nomor beregu putra. Sementara untuk nomor perorangan, Alwi memasang target pribadi untuk membawa pulang medali.

“Tidak menutup kemungkinan siapa pun bisa meraih gelar juara kalau dari dirinya sendiri memang siap dan matang dari segi mental,” katanya.

 

 


Peta Persaingan Merata

Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan saat mengembalikan pukulan ke Lee Chia Hao (Taiwan) dalam pertandingan perempat final turnamen bulu tangkis Australia Open 2026 di Sydney pada Jumat 12 Juni 2026. (Saeed KHAN/AFP)

Alwi juga menilai persaingan di sektor tunggal putra saat ini semakin merata. Menurutnya, tidak ada satu pemain yang benar-benar bisa dianggap paling dominan sehingga peluang untuk menjadi juara terbuka bagi siapa saja.

Alwi yang kini menempati peringkat ke-11 dunia BWF menyadari Asian Games merupakan panggung berbeda dibandingkan turnamen reguler.

Apalagi, ini menjadi penampilan perdananya di Asian Games. Karena itu, ia menilai kesiapan secara menyeluruh menjadi faktor penting untuk bisa tampil maksimal.

“Di ajang ini tidak sembarang orang yang dipilih oleh Tuhan untuk bisa menjadi seorang juara. Selagi masih ada waktu, saya berdoa dan berusaha untuk bisa mendapatkan hasil terbaik,” tutur Alwi.

Alwi berharap dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia mengiringi perjuangan tim bulu tangkis Merah Putih di Jepang.

Ia bertekad memberikan penampilan terbaik dan membantu Indonesia meraih hasil maksimal, termasuk membawa pulang medali emas dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Berita Terkait