Bola.com, Jakarta - Real Madrid menelan kekalahan mengejutkan saat bertandang ke markas Real Betis, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Los Blancos takluk 0-1 dalam laga Liga Spanyol 2026/2027 yang diwarnai drama hingga menit-menit akhir.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Pelatih asal Portugal itu menyoroti standar dan kriteria wasit dalam memberikan kartu kuning sepanjang pertandingan.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan setelah Kylian Mbappe gagal memanfaatkan peluang emas untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan.
Real Madrid sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun, Los Blancos kesulitan mengubah dominasi tersebut menjadi gol.
Kegagalan tersebut memastikan Real Madrid pulang tanpa poin. Hasil ini juga membuat pasukan Mourinho gagal menyalip Barcelona di puncak klasemen dan tetap mengoleksi sembilan poin.
Mourinho Pertanyakan Kriteria Kartu Kuning
Mourinho mendapat kartu kuning dalam pertandingan tersebut. Namun, yang membuatnya kecewa bukan semata hukuman terhadap dirinya.
Mantan pelatih sejumlah klub top Eropa itu mempertanyakan perbedaan standar wasit dalam memberikan kartu kepada pemain kedua tim.
Salah satu yang disorot adalah kartu kuning untuk Arda Guler pada babak pertama. Menurut Mourinho, Real Betis justru bisa melewati paruh pertama pertandingan tanpa menerima satu pun kartu.
"Saya tidak tahu mengapa dia memberi saya kartu kuning, tetapi tidak masalah, saya menerimanya," ujar Mourinho seusai pertandingan, seperti dikutip Goal Internasional.
"Saya berdiri karena seorang pemain Betis terlihat seperti sudah mati tepat di depan bangku cadangan."
Mourinho kemudian membandingkan hukuman yang diterima Guler dengan perlakuan terhadap pemain Betis.
"Betis mencapai babak pertama tanpa satu kartu pun, sementara Arda yang hanya tahu bagaimana bermain sepak bola justru mendapat kartu kuning. Saya tidak menyukainya," lanjutnya.
Meski demikian, Mourinho menegaskan tidak ingin menjadikan keputusan wasit sebagai alasan utama kekalahan Real Madrid.
Gol Real Madrid Juga Dianulir
Kekecewaan Mourinho semakin bertambah setelah Real Madrid sempat mencetak gol melalui aksi akrobatik Carlos Espi.
Namun, gol tersebut dianulir karena Espi dinilai berada dalam posisi offside.
Keputusan itu memicu frustrasi di bangku cadangan Real Madrid. Mourinho mengaku stafnya melihat sejumlah tayangan ulang melalui tablet dan merasa tidak puas dengan keputusan-keputusan wasit pada penghujung pertandingan.
"Situasi penalti, penalti yang diulang, gol Espi - saya tidak tahu, saya tidak bisa mengatakannya," tutur Mourinho.
"Saya melihat banyak frustrasi dari bangku cadangan ketika mereka melihat tayangan tersebut melalui tablet. Saya belum melihatnya, jadi saya tidak bisa berkomentar."
Sindir Wasit
Mourinho mengakui dirinya menyukai wasit yang membiarkan pertandingan berjalan tanpa terlalu banyak meniup peluit.
Namun, menurutnya, persoalan justru muncul dari standar pemberian kartu kuning yang dianggap tidak konsisten.
"Sepertinya wasit membiarkan pertandingan mengalir, sesuatu yang saya sukai. Dalam hal itu, saya selalu lebih menyukai wasit yang membiarkan pertandingan berjalan," kata Mourinho.
"Tetapi kriteria pemberian kartu kuning pada babak pertama..."
Sumber: Goal Internasional