BRI Super League 2026/2027 Jadi Momentum Persatuan Antarsuporter

Mulai musim 2026/2027 suporter tim tamu boleh kembali ke stadion.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 05 September 2026, 18:30 WIB
Sekjen PSSI 2021-2023 Yunus Nusi, memberi keterangan pers usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2023). Yunus Nusi mundur sebagai Sekjen periode 2023-2027. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, semringah melihat indahnya pemandangan persatuan antarsuporter saat pembukaan kompetisi Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026).

Deklarasi damai yang digaungkan 18 perwakilan suporter klub Tanah Air itu dinilai sebagai momentum terbaik bagi perjalanan dan masa depan sepak bola Indonesia.

Advertisement

Mereka berdiri bersama di pinggir lapangan Kapten I Wayan Dipta jelang laga Bali United Vs PSS Sleman untuk meneriakkan deklarasi damai.

Laga pembuka yang mempertemukan Bali United kontra PSS Sleman menjadi bukti nyata.

Sebanyak 3.000 suporter PSS dari kelompok Brigata Curva Sud (BCS) dapat hadir langsung dan duduk berdampingan secara tertib bersama suporter tuan rumah.


Pemandangan yang Diimpikan

Perwakilan suporter dari 18 klub BRI Super League 2026/2027 saat melakukan deklarasi di Stadion Dipta sebelum laga antara Bali United menghadapi PSS Sleman pada Jumat (4/9/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

Yunus Nusi mengaku tersentuh melihat atmosfer positif yang ditunjukkan kedua kelompok suporter.

Menurutnya, saling sahut-menyahut chant dalam euforia perdamaian adalah pemandangan yang selama ini diidamkan oleh federasi.

"Saling menjaga, baik suporter tim home maupun away. Tadi dibuktikan enak ditonton, mereka bergairah saling menyahut dalam euforianya," ujar Yunus Nusi.

"Ini yang kita harapkan untuk sepak bola Indonesia ke depan. Kita berharap situasi seperti ini terus berlanjut," lanjutnya.


Pesan Damai

Duel udara antara Ricky Fajrin (kiri), dengan Gustavo Tocantins dalam laga pekan pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026). (Dok. PSS)

Atmosfer positif dari Bali ini diharapkan Yunus Nusi bisa menular ke laga sengit pekan kedua BRI Super League 2026/2027 yang mempertemukan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 12 September 2026.

Laga ini krusial karena menjadi kali pertama Persija dapat kembali menjamu sang rival abadi di Jakarta sejak 2019.

Guna mempererat ikatan perdamaian, Yunus menginstruksikan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, untuk menyisipkan agenda simbolis pada laga El Clasico tersebut.

"Saya berharap ada perwakilan suporter yang datang bersama-sama, berangkulan, dan memutari lapangan untuk menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas negatif antara suporter Persib dan Persija," tegas Yunus.

"Untuk apa musuhan dan ribut? Toh kita hanya ingin bersenang-senang menonton sepak bola dan mendukung tim kesayangan. Ayo kita bangun kebersamaan ini," sambungnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait