Kolo Muani Ungkap Rahasia Kebangkitan di Juventus, Liga Italia Lebih Sempurna untuk Gaya Mainnya

Penyerang Juventus, Randal Kolo Muani, mengungkapkan alasan dirinya merasa Liga Italia menjadi kompetisi yang sangat cocok dengan gaya bermainnya.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 05 September 2026, 19:30 WIB
Pemain depan Juventus asal Prancis #20, Randal Kolo Muani, merayakan gol kedua timnya lewat tendangan penalti selama pertandingan Serie A Italia antara Como dan Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, Italia, Sabtu dini hari WIB (8-2-2025). (Piero CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Juventus, Randal Kolo Muani, mengungkapkan alasan dirinya merasa Liga Italia menjadi kompetisi yang sangat cocok dengan gaya bermainnya.

Striker asal Prancis itu kembali ke Juventus setelah menjalani periode yang sulit di Premier League bersama Tottenham Hotspur. Selama memperkuat Spurs dengan status pinjaman, Kolo Muani kesulitan menemukan performa terbaiknya dan gagal memberikan dampak signifikan.

Advertisement

Kini, kembali ke Italia, Kolo Muani merasa lebih nyaman dengan karakter permainan Serie A yang menurutnya lebih mengutamakan aspek taktik dibandingkan intensitas fisik seperti di Inggris.

Perjalanan Kolo Muani dalam setahun terakhir memang cukup berliku. Setelah periode peminjaman di Tottenham tidak berjalan sesuai harapan, ia kembali ke Juventus dengan tekad baru.

 


Biang Kesulitan di Liga Inggris

Pemain Tottenham Hotspur, Randal Kolo Muani (kiri), dan pemain Arsenal, Martin Zubimendi, berebut bola dalam pertandingan Liga Inggris di London, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Kolo Muani menilai salah satu faktor yang membuatnya kesulitan di Inggris adalah karakter permainan Premier League yang sangat cepat dan menuntut pemain terus bergerak dari satu kotak penalti ke kotak penalti lainnya.

Sebaliknya, Serie A memberikan ruang lebih besar untuk berpikir dan mengandalkan kecerdasan taktik.

"Sepak bola Inggris benar-benar terus bergerak dari satu kotak penalti ke kotak penalti lainnya. Sementara di Italia, permainan sangat taktis. Anda harus bermain menggunakan kepala, bukan hanya kaki," ujar Kolo Muani kepada Corriere della Sera, Sabtu (5/9/2027). 

"Setelah itu, Anda bekerja keras dalam latihan setiap pekan, tetapi saya menikmatinya," imbuhnya.

Kolo Muani bukan sosok asing bagi Juventus. Sebelum kembali secara permanen, ia pernah menjalani masa peminjaman selama lima bulan bersama Bianconeri.

Periode tersebut berjalan cukup sukses. Kolo Muani mampu mencetak 10 gol dalam 22 penampilan.

Karena itu, ketika mendapatkan kesempatan untuk kembali ke Turin, Kolo Muani tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan.

 


Punya Ikatan Emosional dengan Juventus

Sayangnya, Liverpool gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Pada menit ke-90, Richarlison berhasil membobol gawang The Reds setelah memanfaatkan umpan dari Randal Kolo Muani. (Peter Byrne/PA via AP)

Ia mengaku sudah memiliki ikatan emosional dengan Juventus, termasuk dengan rekan setim, staf, dan para suporternya.

"Pengalaman pertama saya sangat luar biasa. Rekan-rekan setim, staf, fans, semuanya. Semuanya sempurna dan saya merasa seperti bagian dari keluarga," tutur Kolo Muani.

"Karena itu, penting bagi saya untuk kembali dan menyelesaikan pekerjaan yang sudah mereka mulai," lanjutnya.

Kembali ke Juventus bukan berarti Kolo Muani terbebas dari kritik. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, beberapa kali meminta sang penyerang lebih klinis di depan gawang.

Terlebih, Juventus sempat menciptakan banyak peluang tetapi gagal mengubahnya menjadi gol dalam jumlah maksimal.

 

 

Berita Terkait