Kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Jelang Hadapi Australia, Luciano Leandro Ingatkan Timnas Indonesia U-20 soal Ini

Timnas Indonesia U-20 menunjukkan performa cukup oke dalam dua laga awal Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 06 September 2026, 09:15 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-20 merayakan gol Fabio Azkairawan ke gawang Timnas Laos U-20 di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Kamis (3/9/2026). (Dok.PSSI)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-20 menunjukkan performa cukup oke dalam dua laga awal Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda bermain imbang kontra Malaysia U-20 dan menang atas Laos U-20.

Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, menilai penampilan Timnas Indonesia U-20 sejauh ini lumayan menjanjikan. Namun, masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi. Apa saja?

Advertisement

"Secara keseluruhan performa Indonesia cukup positif. Memang hasil imbang melawan Malaysia menunjukkan masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki, terutama efektivitas serangan dan konsistensi permainan. Tetapi kemenangan 3-0 atas Laos menunjukkan respons yang bagus dari tim," ujar Luciano kepada Bola.com, Sabtu (5/9/2026).

Kemenangan telak atas Laos U-20 jadi modal penting bagi Garuda Muda. Ketiga gol Indonesia lahir dari aksi pemain muda Persija Jakarta, yakni brace Zahaby Gholy dan satu gol Fabio Azka.

 


Soroti Fabio Azka dan Zahaby Gholy

Bek Timnas Indonesia U-16, Fabio Azka Irawan melakukan lemparan ke dalam yang berujung gol pertama ke gawang Singapura yang dicetak Muhammad Mierza pada laga matchday pertama Grup A Piala AFF U-16 2024 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (21/6/2024). (Bola.com/Radifa Arsa)

Luciano memberikan perhatian khusus kepada kedua pemain tersebut. Menurutnya, Fabio Azka dan Zahaby Gholy telah menunjukkan keberanian meski masih berusia muda.

"Saya juga memberikan perhatian khusus kepada Fabio Azka dan Zahaby Gholy. Mereka masih muda tetapi sudah menunjukkan keberanian, kemampuan mengambil keputusan dan naluri mencetak gol," katanya.

"Yang menarik, semua gol Indonesia melawan Laos dicetak oleh pemain muda Persija. Bagi saya, ini menjadi sinyal positif bahwa pembinaan pemain muda di Persija memiliki potensi besar untuk berkontribusi kepada Timnas Indonesia," sambung Luciano.

Saat ini, Timnas Indonesia U-20 berada di puncak klasemen sementara Grup H dengan koleksi empat poin. Pasukan Nova Arianto memiliki poin sama dengan Australia U-20 di posisi kedua, tetapi unggul dalam selisih gol.

 


Jangan Beri Tekanan Berlebihan

Starting XI Timnas Indonesia U-20 saat menghadapi Malaysia dalam laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Stadion Nasional Laos, Senin (31/8/2026). (Dok. PSSI)

Meski memberikan pujian, Luciano mengingatkan agar Fabio Azka dan Zahaby Gholy tidak mendapatkan tekanan berlebihan. Menurutnya, perkembangan pemain muda membutuhkan proses yang tepat dan berkelanjutan.

"Tetapi saya juga ingin mengingatkan, jangan terlalu cepat memberikan tekanan kepada mereka. Potensi besar harus diikuti proses yang benar. Mereka perlu mendapatkan menit bermain, pengalaman menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi dan terus meningkatkan aspek fisik, taktikal maupun mental," jelasnya.

Jika mampu berkembang secara konsisten, Luciano melihat kedua pemain tersebut punya peluang untuk menjadi bagian penting Timnas Indonesia di masa depan.

"Kalau mereka bisa berkembang dengan konsisten, Fabio Azka dan Zahaby Gholy bukan hanya bisa menjadi pemain penting untuk Timnas U-20 sekarang, tetapi berpotensi menjadi bagian dari generasi pemain Indonesia di level senior ke depannya," ucapnya.

 


Tantangan Berikutnya

Timnas Australia pada kualifikasi Piala Asia U-20 2027. (AFC)

Timnas Indonesia U-20 selanjutnya akan berhadapan dengan Timnas Australia U-20 pada partai terakhir Grup H di New Laos National Stadium, Vientiane, Minggu (6/9/2026) sore WIB.

Pria asal Brasil itu menilai laga versus Australia U-20 bisa jadi panggung bagi para talenta muda, termasuk Fabio Azka dan Zahaby Gholy, untuk memperlihatkan kualitas.

"Menghadapi Australia nanti justru akan menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka mampu bermain di pertandingan dengan tekanan dan level yang lebih tinggi," tutup Luciano.

Berita Terkait