BRI Super League: Terdampak Erupsi Tak Surutkan Semangat Persita Jelang Menjamu Java United FC

BRI Super League: Erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa Persita Tangerang menempuh perjalanan dari Bantul ke Tangerang via jalan darat.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 07 September 2026, 14:15 WIB
Ekspresi para pemain Persita Tangerang saat laga kontra PSIM Yogyakarta pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). (Media Persita)

Bola.com, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa tim pelatih dan seluruh pemain Persita Tangerang menempuh perjalanan pulang dari Bantul ke Tangerang via jalan darat.

Erupsi yang terjadi pada Minggu (6/9/2026) membuat pemerintah membatalkan sebanyak 209 penerbangan, termasuk Bandara Soekarno-Hatta.

Advertisement

Perjalanan darat usai duel kontra PSIM Yogyakarta yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026) tak membuat semangat Carlos Pena dan pasukan susut.

"Dampak dari erupsi yang terjadi di Gunung Anak Krakatau pada Hari Minggu (6/9), membuat Pendekar harus menempuh jalur darat untuk kembali ke Tangerang. Saatnya memulihkan kondisi fisik untuk bersiap di laga selanjutnya!," tulis Persita di Instagram klub.

 


Jeda Latihan

Duel PSIM Yogyakarta melawan Persita Tangerang pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026). (Media Persita)

Robert Patrick, Media officer Persita, mengatakan tim pelatih dan pemain sudah tiba dengan selamat di Tangerang pada Senin (7/9/2026) subuh.

Mengingat perjalanan darat yang cukup panjang dan lama, seluruh pemain yang akan diistirahatkan sehari.

"Hari ini off. Besok (Selasa) mulai latihan lagi," kata Robert Patrick, Senin (7/9/2029).

Kini, Hokky Caraka dan kawan-kawan bersiap menatap laga lanjutan BRI Super League 2026/2027 melawan Java United FC di Banten International Stadium (BIS) pada Jumat (13/9/2026) sore pukul 15.30 WIB.

 


Pindah Kandang Sementara

Bek Persita Tangerang, Dion Markx. (Bola.com/Media Persita).

Banten International Stadium yang terletak di Serang menjadi homebase sementara bagi Persita. Soalnya, atap tribune Indomilk Arena Stadium yang selami ini menjadi kandang mereka masih dalam perbaikan.

Musim ini menjadi musim yang sangat penting bagi Persita untuk mengibarkan panji-panjinya di kasta teratas Indonesia, yakni finis di pososi delapan besar klasemen akhir BRI Super League 2026/2027.

Musim lalu, Persita bertengger di posisi ke-10. Berkaca dari hasil tersebut, manajemen berharap Carlos Pena mampu mendongkel kinerja anak-anak asuhnya sepanjang musim ini.

Berita Terkait