Bola.com, Jakarta - Max Verstappen menunjukkan sikap sportif setelah Formula 1 GP Italia di Monza, Minggu 96-9-2026).
Pembalap Red Bull itu menghampiri Marco Antonelli, ayah Kimi Antonelli, seusai putranya meraih kemenangan di balapan kandang.
Momen tersebut terekam di area paddock Monza dan kemudian ramai dibagikan di media sosial.
Verstappen terlihat memberikan pelukan kepada Marco Antonelli sebelum sang ayah merayakan keberhasilan Kimi secara langsung.
Kimi Antonelli meraih kemenangan setelah memulai balapan dari posisi ke-19. Pembalap Mercedes itu menjadi yang pertama melewati garis finis di Monza.
George Russell, rekan setimnya, finis kedua, sedangkan Verstappen berada di posisi ketiga.
Hangat dan Sportif
Sikap Verstappen kepada ayah Antonelli mendapat banyak respons positif dari para penggemar. Sejumlah pengguna media sosial memuji momen tersebut sebagai bentuk sikap yang hangat dan sportif.
Motorsport merangkum beberapa di antaranya.
"Sangat manis, sangat menghangatkan hati," tulis seorang penggemar di Reddit.
Penggemar lainnya juga memberikan pujian kepada Verstappen.
"Max adalah dan akan selalu menjadi sosok yang berkelas," tulisnya.
Ada pula penggemar yang menilai Verstappen menunjukkan kedewasaan dalam situasi tersebut.
"Max benar-benar menunjukkan dirinya sebagai sosok yang lebih dewasa... Saya sendiri masih akan kesal karena Kimi membuat saya kehilangan peluang meraih gelar juara dunia kelima musim lalu, haha," tulis penggemar lainnya.
Persaingan Antonelli Vs Russell
Komentar lain menyoroti persaingan Antonelli dengan Russell.
"Menurut saya, diam-diam dia mungkin senang melihat Antonelli benar-benar mengungguli Russell dan membuat Russell kehilangan peluang terbaik yang pernah dimilikinya untuk meraih gelar juara," tulis seorang pengguna.
Pujian serupa juga muncul dari penggemar lainnya.
"Sikap yang berkelas, ikut mengucapkan selamat kepada ayahnya karena sang anak memenangi GP Italia!" tulis salah satu pengguna.
Penggemar lainnya bahkan memberikan pujian lebih tinggi kepada Verstappen.
"Max bukan hanya juara dari satu generasi, tetapi juara yang akan tercatat dalam sejarah. Baik di lintasan maupun sebagai pribadi," tulisnya.
Kemenangan Istimewa
Antonelli kemudian berdiri di posisi teratas podium terkenal Monza. Russell berada di urutan kedua, sementara Verstappen menempati posisi ketiga.
Bagi Antonelli, kemenangan di hadapan publik sendiri terasa sangat istimewa. Pembalap berusia 20 tahun itu mengaku senang melihat dukungan para penggemar di lintasan.
"Saya pikir ini adalah podium paling spesial musim ini. Melihat semua penggemar di lintasan lurus sungguh luar biasa. Kemudian berada di rumah, itu memberikan sedikit tambahan. Saya sangat, sangat bahagia dengan ini," ujar Antonelli dalam konferensi pers, dikutip dari Motorsport.
Kemenangan di Monza membuat keunggulan Antonelli di klasemen pembalap makin lebar. Ia kini unggul 66 poin atas Russell yang berada di posisi kedua.
Lewis Hamilton menempati urutan ketiga. Juara dunia tujuh kali tersebut tertinggal 76 poin dari Antonelli dan terpaut 10 poin dari Russell.
Sumber: Motorsport