Barcelona Menggebrak di Awal Musim, 17 Gol dalam 4 Laga, Masih Butuh Striker Murni?

Barcelona sudah cetak 17 gol dalam empat Laga, lalu untuk apa sosok nomor 9?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 September 2026, 11:00 WIB
Pedri dari Barcelona (tengah) merayakan bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol keempat bagi timnya dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Valencia dan Barcelona di Valencia, Spanyol, Senin (7-9-2026) dini hari WIB. (Foto AP/Alberto Saiz)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mengawali musim La Liga 2026/2027 dengan produktivitas gol luar biasa. Empat pertandingan sudah dijalani dan semuanya berakhir dengan kemenangan dan mencetak 17 gol.

Kondisi tersebut membuat absennya striker murni dalam susunan utama Barcelona tidak terlalu terasa.

Advertisement

Performa awal musim Barcelona menggelitik The Athletic, yang lantas menurunkan ulasannya.

Setelah gagal mendapatkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas, Hansi Flick menggunakan Raphinha sebagai penyerang tengah.

Lamine Yamal dan Anthony Gordon ditempatkan di kedua sisi. Sementara itu, Fermin Lopez, Pedri, dan Rodri mengisi lini tengah ketika Barcelona menghadapi Valencia pada Minggu (6-9-2026).

Flick juga memiliki pilihan lain dari bangku cadangan. Dani Olmo dan Marc Bernal dimainkan sebagai pemain pengganti, begitu pula Karim Adeyemi dan Gabriel Jesus yang bergabung pada hari terakhir bursa transfer.

Menghadapi Valencia, Barcelona menang telak 5-0. Yamal membuka keunggulan pada menit keenam melalui penyelesaian dengan sontekan, sebelum Fermin, Raphinha, Pedri, dan Yamal kembali mencatatkan nama di papan skor.


Tak Kesulitan Cetak Gol

Penyerang Barcelona asal Brasil bernomor punggung 11, Raphinha (kanan), merayakan gol ketiga timnya bersama rekan-rekan setim dalam pertandingan Liga Spanyol antara Valencia CF dan FC Barcelona di Stadion Mestalla, Valencia, pada 6 September 2026. (JOSE JORDAN/AFP)

Pedri menilai produktivitas tersebut menunjukkan Barcelona tidak akan kesulitan mencetak gol, meski tidak memiliki penyerang yang mampu mencetak 40 gol dalam semusim.

"Orang-orang selalu menginginkan striker yang mencetak 40 gol dalam setahun, tetapi saya bisa mengatakan kepada Anda: tim ini tidak akan kekurangan gol," ujar Pedri kepada Movistar.

Kemenangan atas Valencia melanjutkan hasil impresif Barcelona sejak awal musim. Mereka sebelumnya menang 5-0 di markas Elche, kemudian menundukkan Athletic Club 2-0 dan Rayo Vallecano 5-2.

Selain hasil akhirnya, permainan Barcelona juga mendapat perhatian. Pergerakan pemain, koneksi antarlini, serta intensitas pressing tinggi membuat lawan-lawan mereka kesulitan mengimbangi permainan.

"Barcelona bahkan mencatat dua pertandingan dengan kualitas peluang yang masuk dalam tujuh besar terbaik sejak Flick menjadi pelatih pada Mei 2024. Mereka menghasilkan 4,38 expected goals (xG) ketika mengalahkan Athletic Club dan 4,23 xG saat menang atas Elche," tulis The Athletic.

Sampelnya memang masih sedikit untuk menarik kesimpulan. Namun, Barcelona sejauh ini mencatat rata-rata 3,93 xG per pertandingan di La Liga musim ini.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata 2,28 xG musim lalu dan 2,43 xG pada musim 2024/2025.


Masih Ingin No 9

Selebrasi Julian Alvarez usai mencetak gol di laga Atletico Madrid vs Arsenal di leg 1 semifinal Liga Champions 2025/2026 di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/04/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Raphinha menjadi pencetak gol terbanyak La Liga dengan enam gol dari empat pertandingan. Fermin sudah mengemas empat gol dan dua assist, sedangkan Yamal mencetak dua brace secara beruntun setelah membuka rekening golnya.

Flick mengaku puas melihat cara timnya bermain. Ia menyebut para pemain mampu memanfaatkan ruang di area depan dengan baik, ditambah kualitas individu yang membantu Barcelona mengubah peluang menjadi gol.

Meski begitu, Flick menegaskan Barcelona sebenarnya masih menginginkan sosok No. 9.

"Bagi saya, rencana kami tidak berubah. Kami masih menginginkan No. 9 dalam tim. Namun, kami memiliki begitu banyak kualitas di lini serang dan lini tengah sehingga saat ini banyak pemain yang bisa mencetak gol," kata Flick.

Mendatangkan striker yang mampu bergerak aktif dan memberikan variasi di lini depan memang menjadi satu di antara prioritas Barcelona pada musim panas. Hal tersebut pula yang membuat mereka mengejar Alvarez.

Flick dan Deco menginginkan penyerang yang bukan hanya berperan sebagai titik fokus serangan atau mengandalkan kekuatan fisik.

Mereka mencari pemain dengan pergerakan dan kemampuan menciptakan situasi yang tidak mudah diprediksi.


Kedalaman Skuad

Raphinha dari Barcelona melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama timnya pada pertandingan La Liga Spanyol antara Barcelona dan Rayo Vallecano di Barcelona, ​​Spanyol, Selasa (1-9-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Raphinha kini menjalankan peran tersebut sebagai penyerang tengah. Pemain yang ditunjuk sebagai kapten Barcelona musim ini tersebut, mampu menjalankan tugas barunya dengan baik.

"Ia tidak hanya menunggu di depan. Raphinha juga mendapat kebebasan untuk turun ke lini tengah, mengirimkan umpan panjang kepada pemain yang bergerak di sisi lapangan, kemudian kembali masuk ke kotak penalti ketika peluang mencetak gol terbuka," ulas The Athletic.

Fermin juga sedang berada dalam performa terbaiknya. Pemain berusia 23 tahun itu menunjukkan koneksi yang kuat dengan Yamal di sisi kanan dan mampu memanfaatkan ruang yang terbuka melalui sistem permainan Barcelona saat ini.

Kedalaman skuad Barcelona memberikan pilihan berbeda bagi Flick. Adeyemi dan Jesus ikut dimainkan ketika menghadapi Valencia, bahkan mantan penyerang Arsenal itu hampir mencetak gol.

Olmo juga memberikan dua assist setelah masuk sekitar 30 menit sebelum pertandingan berakhir.

Alvarez tetap dinilai akan menjadi tambahan yang bagus untuk Barcelona. Namun, performa tim saat ini membuat suporter tidak memiliki alasan untuk terus menyesali kegagalan transfer tersebut.


Masih Lapar

Lamine Yamal dan Fermin Lopez rayakan gol Barcelona ke gawang Valencia pada laga Liga Spanyol 2026/2027 di Estadio Mestalla, Minggu (6/9/2026) malam WIB. (AFP/Jose Jordan)

Barcelona terakhir kali mencetak lebih banyak gol dalam empat pertandingan pertama liga pada musim 1950/1951, ketika mereka mengoleksi 21 gol.

Flick menilai para pemainnya masih memiliki keinginan besar untuk terus berkembang. Bahkan setelah para pemain yang menjadi juara Piala Dunia 2926 kembali bergabung, menurutnya rasa lapar untuk meraih lebih banyak hal tetap terlihat.

"Kami harus tahu, perjalanan musim ini masih panjang dan akan sulit mencapai semua target yang telah kami tetapkan. Namun, kami tentu akan mencobanya," ujar Flick.

"Kami memiliki tim yang sangat muda dan saya pikir kami telah melakukan transfer yang tepat. Ini baru permulaan," imbuhnya.

 

Sumber: The Athletic via NY Times

Berita Terkait