Bola.com, Jakarta - Dion Markx menjadi satu di antara pemain spesial di BRI Super League 2026/2027.
Bagaimana tidak, ia tak butuh waktu lama untuk tampil sebagai starter yang kemudian didapuk sebagai Man of the Match dalam duel Persita Tangerang versus PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5-9-2026).
Dion Markx belum lama bergabung dengan Persita. Bek Timnas Indonesia berusia 22 tahun datang ke Tangerang hanya beberapa hari sebelum tim berjuluk Pendekar Cisadane itu terbang ke Bantul.
Kendati baru merapat, pelatih Carlos Pena langsung memainkan pemain pinjaman dari Persib Bandung itu sebagai starter.
Keputusan yang sangat berani dan berisiko, mengingat Dion Markx tak punya banyak waktu serta kesempatan dalam sesi latihan rutin.
Hanya, Dion Markx bisa langsung padu dan nyetel dengan pemain lainnya dan punya kontribusi besar di balik kesuksesan Persita mencuri satu poin dari kandang PSIM.
Ungkapan Dion Markx
Menariknya, duel yang berakhir imbang 1-1 tersebut menempatkan palang pintu berdarah Indonesia-Belanda itu sebagai Man of the Match.
Terkait kepercayaan yang diberikan pelatih di laga debutnya bersama Persita, Dion Markx mengaku merasa bersyukur dan terhormat.
"Bersyukur atas kesempatan untuk memulai pertandingan pertama saya dengan seragam ungu dan merasa terhormat menerima penghargaan pemain terbaik di laga ini," kata Dion Markx.
Pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, 29 Juni 2005, itu menjadikan kepercayaan pelatih untuk lebih baik lagi ke depannya. Perjalanan masih panjang karena kompetisi kasta teratas Indonesia baru saja dimulai.
"Tentu ini bisa menjadi langkah positif bagi saya dan tim, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk tampil lebih baik di laga selanjutnya," ujar jebolan Akademi Vitesse dan NEC di Belanda tersebut.
Pujian buat Dion Markx
Sebagai pelatih, Carlos Pena punya intuisi di balik keberaniannya yang langsung menurunkan Dion Markx.
"Saya pikir dia menunjukkan personalitas yang bagus karena dia datang, seperti yang saya katakan, baru menjalani empat kali latihan dengan tim. Dia datang ke Tangerang pada hari Jumat, dan dia terlihat seperti ada bersama kami sejak mulai pramusim," kata Carlos Pena.
Juru taktik asal Spanyol itu memuji Dion Markx karena tak gugup di lingkungan baru dan cepat beradatasi.
"Jadi, dia tidak menunjukkan kegugupan dan tidak menunjukkan tidak ada adaptasi. Saya pikir dia memiliki persembahan yang bagus dan dia harus terus bekerja untuk menjaga tim di semua permainan," sanjung eks pembesut Persija Jakarta tersebut.
Kinclong di Bantul, kini warga Tangerang, khususunya suporter setia, kembali menanti aksi dan sensasi Dion Markx saat tim kesayangan meladeni Java United FC di Banten International Stadium, Minggu (13-9-2026).