Bola.com, Jakarta - Kylian Mbappe angkat bicara mengenai hubungannya dengan Vinicius Junior di Real Madrid.
Bintang asal Prancis itu mengaku tidak bisa mengendalikan berbagai pendapat yang beredar mengenai hubungan mereka.
Mbappe menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers menjelang pertandingan Real Madrid kontra Inter Milan pada fase liga Liga Champions, Selasa.
Real Madrid datang ke laga itu setelah menelan kekalahan pertama musim ini di La Liga, yakni 0-1 dari Real Betis, Sabtu (5-9-2026) dini hari WIB.
Mbappe dan Vinicius mendapat kritik setelah kekalahan di Seville.
Ketika ditanya apakah dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Vinicius, Mbappe memilih tidak terlalu mempersoalkan berbagai opini yang muncul.
"Ini adalah salah satu dari jutaan pendapat yang ada di Madrid, jadi saya tidak bisa mengendalikan apa yang dikatakan. Kami memiliki tujuan untuk menang dan berusaha mengendalikan apa yang bisa kami kendalikan," ujar Mbappe.
Peran saat Mode Bertahan
Ia juga ditanya mengenai peran Mbappe dan Vinicius saat bertahan, jika dibandingkan dengan kapten Barcelona, Raphinha, dan pemain PSG, Ousmane Dembele.
"Apakah hanya saya dan Vinicius? Saya tidak tahu. Tentu kami harus berkembang. Itu wajar, seperti setiap pemain," jawabnya.
Mbappe menilai perbandingan antarpemain tidak masuk akal. Ia bahkan mengatakan Real Madrid masih perlu memperbaiki permainan dengan bola.
"Saya bisa saja mengatakan sesuatu yang bodoh, bahwa semua pemain lain harus mencetak gol sebanyak saya, tetapi perbandingan tidak masuk akal. Saya pikir kami harus melakukan berbagai hal dengan lebih baik ketika menguasai bola, tetapi itulah kehidupan tim level tertinggi," katanya.
Perbandingan Real Madrid dan PSG
Persoalan hubungan Mbappe dan Vinicius juga muncul bersamaan dengan perbandingan pencapaian Real Madrid dan PSG.
Sejak Mbappe gabung Real Madrid pada musim panas 2024, klub raksasa Spanyol itu belum memenangkan trofi mayor. Sebaliknya, PSG berhasil menjuarai Liga Champions dalam dua musim setelah kepergian Mbappe
Ketika kondisi tersebut kembali ditanyakan kepadanya, Mbappe mengaku tidak terlalu peduli.
"Itu adalah analisis sepak bola dan saya tidak bisa mengubahnya. Saya tidak bisa berbicara secara umum, tetapi sejujurnya, saya tidak terlalu peduli," ujar Mbappe.
"Saya bukan orang yang paling tahu, tetapi saya tahu banyak tentang sepak bola. Dan saya tahu bahwa membicarakan saya banyak menjual," lanjutnya.
Koneksi di Lapangan
Mbappe mengawali musim ini dengan catatan individu yang kuat. Ia mencetak empat gol dalam empat pertandingan, meski gagal mengeksekusi penalti ketika Real Madrid kalah 0-1 dari Betis.
Vinicius memiliki catatan yang lebih rendah dengan satu gol dan satu assist.
Keduanya juga masih dinantikan untuk tampil konsisten dalam level terbaik secara bersamaan. Perdebatan mengenai kombinasi Mbappe dan Vinicius bukan hanya menyangkut kontribusi mereka dalam serangan.
Keseimbangan permainan ketika bertahan juga menjadi perhatian. Mbappe mengakui masih ada aspek yang harus diperbaiki, tetapi ia tidak memberikan komitmen terbuka untuk mengubah pendekatannya.
Ia justru kembali menekankan kemampuan mencetak gol sebagai satu di antara kekuatan utamanya.
Persoalan tersebut bukan hal baru dan hingga kini masih belum terselesaikan.
Sumber: The Athletic via NY Times