Lewatkan Peluang Rekrut Fermin Lopez Seharga 50 Juta Euro, Kini Chelsea Menyesal

Chelsea disebut menyesal menolak Fermin Lopez seharga €50 juta pada 2025. Barcelona mengikatnya hingga 2031, sementara ia moncer di awal musim 2026/27.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 09 September 2026, 17:17 WIB
Aksi Fermin Lopez pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Bola.com, Jakarta - Chelsea dikabarkan menanggung penyesalan setelah melewatkan peluang merekrut gelandang Barcelona, Fermin Lopez, pada jendela transfer musim panas 2025 dengan banderol sekitar €50 juta (£43 juta). Performa eksplosif sang pemain pada awal musim 2026/27 La Liga membuat keputusan tersebut kembali disorot. Situasi ini muncul ketika namanya terus menanjak di skuad asuhan Hansi Flick.

Pada 2025, Barcelona menghadapi tekanan finansial dan membuka opsi melepas beberapa aset demi menyeimbangkan neraca. Kesempatan itu disebut sampai ke meja Chelsea ketika Lopez ditawarkan ke klub London tersebut. Momentum terbuka lebar, namun tidak berujung kesepakatan.

Advertisement

Chelsea memilih tidak melanjutkan proses karena merasa harga yang diminta lebih tinggi akibat status mereka sebagai klub Liga Primer. Sebelumnya, The Blues sempat mengajukan tawaran €40 juta (£34,5 juta), tetapi Barcelona menolak. Keputusan menahan diri pada angka €50 juta kini menjadi perbincangan internal dan eksternal.


Penolakan Chelsea dan Kontrak Baru Fermin Lopez

Jurnalis sepak bola Eropa, Kevin Hatchard, dalam program 'Trans Europe Express' di talkSPORT, mengonfirmasi bahwa meskipun sudah melakukan pengeluaran besar di bawah kepemilikan saat ini, Chelsea tidak bersedia melampaui angka €50 juta untuk Fermin Lopez. Sikap itu membuat kesepakatan mandek di fase krusial. Alhasil, wacana transfer tidak pernah benar-benar bergerak maju.

Di sisi lain, Lopez tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan Camp Nou. Ia memprioritaskan bertahan di Barcelona dan menegaskan mimpinya adalah bermain untuk tim utama sejak bergabung pada usia 12 tahun. Preferensi sang gelandang berjalan seiring kebutuhan klub untuk mempertahankan talenta akademinya.

Melihat minat dari Chelsea dan peningkatan performa Lopez, Barcelona merespons dengan menawarkan kontrak baru yang lebih baik. Fabrizio Romano melaporkan bahwa Fermin Lopez telah menyetujui persyaratan perpanjangan kontrak hingga 2031. Langkah ini secara efektif menutup peluang Chelsea untuk mengejarnya di masa mendatang.


Performa Gemilang dan Penyesalan The Blues

Gelandang Barcelona, Fermin Lopez, merayakan gol keempat timnya dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Barcelona dan Newcastle United di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 18 Maret 2026. (AFP/Luis Gene)

Selepas peluang itu berlalu, Lopez justru berkembang pesat menjadi salah satu tokoh penting di bawah Hansi Flick. Pada awal musim 2026/27 La Liga, ia mencatat empat gol dan dua assist hanya dalam empat pertandingan pertamanya. Produktivitas dari lini tengah tersebut mempertegas nilai strategis yang sempat tersedia di pasar.

Gaya bermain Lopez, terutama kemampuan menembus kotak penalti dan mencetak gol dari lini kedua, kerap dibandingkan dengan legenda Chelsea, Frank Lampard. Profil seperti ini menambah konteks atas mengapa angka €50 juta sempat diajukan dan kemudian ditolak. Banding tersebut juga memperkuat sorotan terhadap kualitas penyelesaiannya dari area tengah.

Laporan-laporan terkini mengindikasikan adanya penyesalan di internal manajemen Chelsea karena tidak merekrut Fermin Lopez. Nilai €50 juta yang ditolak tahun lalu kini terlihat semakin kontroversial, seiring peningkatan signifikan performa dan nilai pasar sang pemain. Dengan kontrak hingga 2031, opsi untuk merekrutnya kembali kian terbatas.

Berita Terkait