Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Permanen Real Madrid? Ini Jawaban Jose Mourinho

Trent Alexander-Arnold dimainkan di tengah saat Real Madrid menang 2-1 atas Inter, namun Jose Mourinho menegaskan ia “bukan seorang gelandang”.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 09 September 2026, 17:46 WIB
Pemain Real Madrid Trent Alexander-Arnold berebut bola dengan pemain Inter Milan Marcus Thuram dalam laga Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di Madrid, Spanyol, Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bola.com, Jakarta - Trent Alexander-Arnold menjalani peran berbeda ketika Real Madrid menghadapi Inter Milan pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027. Jose Mourinho menempatkannya di lini tengah saat Los Blancos menang 2-1 di Bernabeu.

Alexander-Arnold dimainkan bersama Federico Valverde karena Real Madrid kehilangan sejumlah pemain di sektor tengah. Eksperimen tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi pemain berusia 27 tahun itu.

Advertisement

Gareth Southgate pernah menempatkan Alexander-Arnold sebagai gelandang bersama Timnas Inggris pada Euro 2024. Di Liverpool, kemampuannya bergerak ke tengah dan mendistribusikan bola juga menjadi bagian dari permainan tim.

Namun, penampilan apik kontra Inter belum otomatis mengubah posisi Alexander-Arnold di Real Madrid. Mourinho memberikan sinyal bahwa sang pemain tetap bukan gelandang secara alami.


Mourinho Tegaskan Posisi Alexander-Arnold

Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (kanan), berbicara dengan bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, selama pertandingan persahabatan pramusim antara Real Madrid dan ACF Fiorentina di Klagenfurt, Austria pada 1 Agustus 2026. (WOLFGANG JANNACH/APA/AFP)

Mourinho mengakui Alexander-Arnold mampu menjalankan tugasnya dengan baik ketika dimainkan di lini tengah. Meski demikian, ia tetap membedakan kemampuan tersebut dari statusnya sebagai seorang gelandang.

"Dia pernah bermain di lini tengah bersama Inggris dan Liverpool, tapi dia bukan seorang gelandang," ucap Mourinho.

Pelatih asal Portugal itu tetap puas dengan kontribusi Alexander-Arnold saat menghadapi Inter. Ia menilai pemain asal Inggris tersebut mampu menjalankan instruksi taktis dengan baik.

"Dia bermain sangat baik. Secara taktis, dia mampu menjalankan perannya dengan sangat baik. Baik dia maupun Valverde tampil sangat apik di level ini," imbuh Mourinho.


Alexander-Arnold Jadi Gelandang karena Keterbatasan Skuad

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kanan), menyambut Kylian Mbappe yang meninggalkan lapangan saat diganti pada laga kontra Inter Milan di Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. (Thomas Coex/AFP)

Absennya Eduardo Camavinga, Arda Guler, dan Bernardo Silva membuat pilihan Mourinho di lini tengah terbatas. Kondisi tersebut menjadi alasan utama Alexander-Arnold dimainkan lebih ke tengah.

Alexander-Arnold menciptakan dua peluang dan melepaskan umpan silang lebih banyak dibandingkan pemain Real Madrid lainnya. Bersama Valverde, ia ikut membantu Los Blancos mengontrol permainan.

Namun, performanya tetap menyisakan catatan. Ia tidak memenangkan satu pun duel perebutan bola dan mencatatkan akurasi umpan 83,3 persen.

Alexander-Arnold kemudian ditarik keluar tidak lama setelah Inter mencetak gol balasan pada menit ke-77. Eksperimen tersebut menunjukkan kemampuannya bermain di lini tengah, tetapi belum cukup untuk menjadikannya gelandang permanen Real Madrid.

Sumber: BBC Sport

Berita Terkait