Arsenal, Kemenangan 1-0, dan Banyaknya Peluang yang Terbuang

Arsenal menang 1-0 atas Napoli di Liga Champions 2026-27, tetapi Mikel Arteta kecewa karena banyak peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 10 September 2026, 07:51 WIB
Pemain Arsenal Martin Odegaard (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam laga Liga Champions antara Napoli vs Arsenal di Naples, Italia, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Bola.com, Jakarta - Arsenal mengawali Liga Champions 2026-27 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Napoli di Naples, Kamis (10/9/2026). Martin Odegaard menjadi penentu kemenangan lewat gol pada menit ke-75 dalam laga yang sebenarnya dapat dimenangi dengan skor lebih besar.

Sejak awal pertandingan, Arsenal mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya di depan gawang Alex Meret. Bukayo Saka, Mikel Merino, dan Piero Hincapie memiliki kesempatan emas, tetapi penyelesaian akhir membuat keunggulan The Gunners tidak bertambah.

Advertisement

Mikel Arteta tetap puas dengan performa timnya dalam menghadapi lawan tangguh di kandang. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut merasa Arsenal seharusnya sudah memastikan kemenangan sebelum memasuki fase akhir pertandingan.


Banyak Peluang Gagal Berbuah Gol

Para pemain Arsenal berfoto bersama sebelum laga Liga Champions antara Napoli vs Arsenal di Naples, Italia, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Arsenal mendapatkan peluang pertama pada menit ke-14 melalui Saka yang mencoba melakukan tendangan salto setelah menerima umpan Viktor Gyokeres. Bola masih mengarah tepat kepada Meret sehingga Napoli mampu mempertahankan gawangnya.

Kesempatan lain datang ketika Eberechi Eze mengarahkan bola kepada Merino setelah menerima umpan silang Saka. Sundulan Merino masih ditepis Meret yang melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Arsenal.

Saka kembali memiliki kesempatan menjelang turun minum setelah menerima umpan terobosan dari Odegaard. Berada dalam posisi bebas, pemain Inggris itu justru mengangkat bola melewati mistar gawang.


Odegaard Pecahkan Kebuntuan

Gelandang Arsenal asal Norwegia, #08 Martin Odegaard (ketiga dari kiri), merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya setelah mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA – Fase Liga, Pekan ke-1, antara Napoli dan Arsenal di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, pada 9 September 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Tekanan Arsenal berlanjut setelah jeda dan menghasilkan beberapa peluang tambahan. Hincapie sempat mendapatkan bola liar di dalam kotak enam yard, tetapi upayanya gagal mengarah ke gawang.

Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-75 melalui Odegaard. Kapten Arsenal itu menerima ruang di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengenai bagian dalam tiang dan masuk ke gawang Napoli.

Arteta menilai hasil tersebut tidak mencerminkan kualitas permainan timnya. "Jumlah peluang yang kami ciptakan, saya rasa performa ini mungkin tidak mencerminkan hasilnya. Seharusnya jauh lebih besar dalam lingkungan yang sangat sulit dan menghadapi lawan yang sangat tangguh," ujar Arteta kepada TNT Sports.


Arteta Minta Arsenal Lebih Efektif

Manajer Arsenal Mikel Arteta (kiri) dan pelatih Napoli Massimiliano Allegri (kanan) bereaksi dalam laga Liga Champions antara Napoli vs Arsenal di Naples, Italia, Rabu, 9 September 2026. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Setelah unggul, Arsenal masih memiliki peluang untuk mencetak gol kedua melalui Noni Madueke. Pemain tersebut gagal menaklukkan Meret setelah berlari bebas, sementara peluang lanjutan Christos Tzolis juga belum menghasilkan gol.

Declan Rice menilai kemenangan tersebut tetap menjadi hasil positif meski Arsenal belum maksimal dalam penyelesaian akhir. "Kami memiliki begitu banyak peluang dan seharusnya bisa lebih efektif. Ini tetap malam yang bagus, tetapi kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol," ujar Rice kepada Canal+.

Odegaard yang terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan juga mengakui timnya membuang banyak kesempatan. "Kami bermain dengan sangat baik dan seharusnya mencetak lebih banyak gol, tetapi akhirnya kami berhasil," kata Odegaard kepada TNT Sports.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Arsenal, tetapi efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan yang perlu diperbaiki. Jika peluang serupa kembali tercipta pada laga berikutnya, penyelesaian akhir akan menjadi faktor penting untuk menentukan hasil pertandingan.

Sumber: UEFA.com


Klasemen

Berita Terkait