Cerita Ferry Paulus Mengenai Rumitnya Meyakinkan Pihak Kepolisian untuk Memberikan Izin Laga Persija Vs Persib di SUGBK

Persija Jakarta sudah sangat lama tidak menjamu Persib Bandung di SUGBK, Jakarta.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 10 September 2026, 16:45 WIB
Pemain Persib Bandung Gian Zola berebut bola dengan pemain Persija pada laga pekan kedelapan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Persija dan Persib bermain imbang 1-1. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta akhirnya bisa menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga itu akan pada Sabtu (12/9/2026) sore WIB. 

Persija Jakarta sudah sangat lama tidak bisa menjamu Persib Bandung di Jakarta. Terakhir kali mereka melakukannya pada Liga 1 2019. Laga saat itu berakhir dengan skor 1-1.

Advertisement

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus menyatakan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung memang memerlukan perlakuan khusus. Maka dari itu pihaknya bekerja keras agar proses perizinan keamanan laga itu bisa berjalan lancar.

"Iya, memang karena pertandingan Persija melawan Persib ini sarat rivalitas, sehingga di dalam proses perizinannya pun juga banyak sekali detail atau ornamen-ornamen yang perlu istilahnya mendapatkan atensi, ya," kata Ferry Paulus.

"Pihak keamanan, pihak kepolisian itu tentunya berharap pertandingan ini bisa berjalan dengan baik, lancar, dan segala sesuatunya bisa baik adanya," sambung Ferry. 

 

 


Ada Penyekatan

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus dalam sesi konferensi pers di kantor I.League, Jakarta, Kamis (10/9/2026). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Ferry Paulus menyatakan Persija Jakarta dan Persib Bandung adalah klub besar di Indonesia. Keduanya memiliki suporter yang tersebar di banyak tempat di Indonesia.

Pihak keamanan pun sudah melakukan antisipasi terkait hal itu. Mereka akan melakukan penyetakan di beberapa lokasi terutama di hari pertandingan nanti. 

"Mereka juga akan melakukan penyekatan-penyekatan, ya, di beberapa tempat. Karena memang kedua klub ini memiliki jumlah suporter di banyak tempat, di banyak daerah," jelas Ferry Paulus. 


Pesan untuk Jakmania dan Bobotoh

Para pelatih berfoto bersama dalam peluncuran BRI Super League 2026/2027 yang dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Hery Gunardi, Direktur Utama I.League Ferry Paulus, dan Director of Emtek Media Harsiwi Ahmad di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026). (KLY/Budy Santoso)

Lebih lanjut, Ferry Paulus juga memberikan pesan untuk kelompok suporter dari Persija Jakarta dan Persib Bandung. Fans Macan Kemayoran diminta menjadi tuan rumah yang baik.

Sementara untuk fans Persib Bandung, Ferry Paulus meminta mereka untuk tidak mendekati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta yang menjadi lokasi digelarnya pertandingan.

"Dari pihak Persija dan korwil-korwil Jakmania di DKI ini menyediakan tempat-tempat nobar. Nah, nobar-nobarnya itu kami minta juga untuk didaftarkan agar bisa ada verifikasi yang jelas," sambungnya. 

"Terus dari pihak Persib, ya, kita juga sudah berkomunikasi, bahkan di Persib,pihak Persib akan membuat satu kebijakan untuk melarang penuh suporter-suporter yang barangkali ada di pinggir-pinggiran yang mendekati lokasi pertandingan," tandas Ferry. 

Berita Terkait