Bola.com, Jakarta - Liverpool mengumumkan Turkish Airlines sebagai sponsor utama di bagian depan jersey mereka. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu kontrak sponsorship paling menguntungkan dalam sejarah Liga Inggris.
Mulai musim 2027/2028, Liverpool akan menampilkan logo maskapai asal Turki tersebut di bagian depan jersey dengan nilai kontrak yang fantastis. Lantas, di posisi berapa kesepakatan tersebut jika dibandingkan dengan sponsor jersey terbesar di Liga Inggris?
Berikut empat kesepakatan sponsorship jersey terbesar di kasta teratas Liga Inggris.
4. Chelsea – USDC (Rp1,19 Triliun per Musim)
Sponsor utama jersey Chelsea belakangan menjadi topik menarik, terutama karena klub sempat tidak memiliki sponsor di bagian depan jersey.
Untuk musim ini, Chelsea akhirnya mengisi bagian tersebut dengan USDC milik Circle. USDC merupakan stablecoin digital yang nilainya dirancang mengikuti dolar AS.
Kesepakatan tersebut dilaporkan memberikan Chelsea pemasukan sebesar Rp1,19 triliun untuk satu musim.
3. Manchester City – Etihad (Rp1,66 Triliun per Musim Termasuk Hak Penamaan Stadion)
Manchester City dan urusan finansial memang cukup sulit untuk mendapatkan angka yang benar-benar pasti.
Sejak 2009, Manchester City disponsori Etihad Airways, maskapai asal Uni Emirat Arab yang dimiliki oleh Abu Dhabi sovereign wealth fund.
Kebocoran informasi pada 2019 mengungkap sebuah email yang menyebut bahwa dari kesepakatan sponsorship senilai Rp1,60 triliun pada musim 2015/2016, hanya sekitar Rp190,1 miliar yang berasal dari Etihad. Sementara itu, sekitar Rp1,41 triliun lainnya disebut berasal dari perusahaan milik Sheikh Mansour.
Pada 2023, BBC melaporkan nilai kesepakatan tersebut mendekati Rp1,66 triliun per musim. Namun, angka tersebut tidak hanya mencakup sponsorship jersey karena hak penamaan stadion juga termasuk dalam kesepakatan.
2. Manchester United – Snapdragon (Rp1,43 Triliun per Musim)
Manchester United mungkin belum memenangkan gelar Liga Inggris selama lebih dari satu dekade, tetapi mereka tetap mampu mendapatkan nilai sponsorship besar.
Setelah sebelumnya menerima sekitar Rp1,19 triliun per tahun dari Chevrolet, Manchester United meningkatkan pemasukan sponsorship jersey menjadi sekitar Rp1,43 triliun per musim melalui kerja sama dengan Snapdragon.
Produsen chip asal Amerika Serikat tersebut mulai menjadi sponsor utama Manchester United pada 2023 dengan kontrak awal selama tiga tahun. Kesepakatan itu kemudian diperpanjang pada 2024 dan akan berlangsung hingga Juni 2029.
1. Liverpool – Turkish Airlines (Rp1,43 Triliun per Musim)
Liverpool mengumumkan kesepakatan sponsorship selama lima tahun dengan Turkish Airlines. Kerja sama tersebut membuat pemasukan klub dari sponsor jersey meningkat sekitar Rp237,7 miliar dibandingkan sponsor sebelumnya.
Nilai kontrak mencapai Rp1,43 triliun per musim, sekaligus menyamai rekor sponsorship jersey paling mahal di Liga Inggris.
Kesepakatan tersebut mulai berlaku pada awal musim 2027/2028. Turkish Airlines juga akan menjadi maskapai keempat yang menjadi sponsor jersey klub Liga Inggris.
Sumber: Planet Football