Mentalitas Bali United Membaik, Tak Risau Kehilangan 2 Bek Asing Sekaligus

Mencetak enam gol dan kemasukan dua gol, membuat Serdadu Tridatu untuk sementara bertengger di puncak klasemen dengan perolehan 6 poin.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 13 September 2026, 10:30 WIB
Selebrasi para pemain Bali United setelah membobol gawang Isenmulang Kalteng FC pada pertandingan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9/2026). (Instagram/Bali United)

Bola.com, Denpasar - Bali United memulai permulaan yang sangat baik di BRI Super league 2026/2027. Dua laga awal dilalui dengan kemenangan saat mengalahkan PSS Sleman dan Isen Mulang Kalteng FC.

Mencetak enam gol dan kemasukan dua gol, membuat Serdadu Tridatu untuk sementara bertengger di puncak klasemen dengan perolehan 6 poin.

Advertisement

Kehilangan dua bek asing, Joao Ferrari dan Thomas Lam, sepertinya juga menjadi kendala. Apalagi Joao Ferrari sudah dipastikan tidak akan masuk dalam skuad musim ini.

Pelatih Bali United Johnny Jansen begitu senang dengan dua kemenangan ini karena musim lalu dilalui Bali United dengan dua hasil imbang dalam dua pertandingan pertama.

“Rasanya senang bisa menyamakan dua pertandingan beruntun. Jika melihat apa yang kami lakukan selama pramusim dan bagaimana kami ingin bermain, ini adalah langkah yang besar jika dibandingkan musim lalu,” bebernya.

 
 

Catatan Johnny Jansen

Johnny Jansen, pelatih Bali United. (Bola.com/Alit Binawan)

Mentalitas yang tidak boleh memberikan toleransi kesalahan sedikit pun juga menjadi catatan untuk Johnny Jansen.

Itu sebabnya meskipun menang telak 4-1 atas Isen Mulang Kalteng FC, ia terlihat cukup kecewa saat kebobolan satu gol pada menit akhir pertandingan.

“Mike sangat marah saat melihat pemain lain melakukan skema bertahan dan mengantisipasi sepakan ojol. Mentalitas ini sangat baik dan tidak menerima begitu saja kami kemasukan gol,” tegasnya.

“Mentalitas inilah yang kami butuhkan untuk melangkah ke tahap berikutnya. Saya pikir, kami bisa menjaga fokus agar sedikit lebih baik lagi,” tambahnya.


Mencari Pengganti Joao Ferrari

Bek tengah Bali United Joao Ferrari berjalan keluar dari Stadion Dipta menggunakan kruk dengan ditemani Queven Inacio usai laga menghadapi PSS Sleman pada Jumat (4/9/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

Menang dalam dua pertandingan, tapi Johnny Jansen masih memikirkan untuk merekrut pemain baru menggantikan Joao Ferrari.

Ia tidak mau terlena dengan kemenangan. Ia tidak mau terus menurus mengubah posisi pemain seperti Brandon Wilson yang ditarik mundur sebagai bek tengah bersama dengan Kadek Arel.

“Tentu kami perlu mengutarakannya. Yang pasti, kami terus mendiskusikan hal ini dengan manajemen dan sedang mencari pemain baru. Semoga kami bisa segera mendapatkannya,” terang pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Sementara di sisi lain, bek tengah Bali United, Kadek Arel Priyatna, tidak masalah berduet dengan siapa pun di lini belakang, termasuk dengan Brandon Wilson yang notabene adalah gelandang nomor 6.

Ia mengaku sudah sering berlatih dengan Brandon di lini belakang dan chemistry keduanya juga semakin baik.

“Kami sudah sering beradaptasi dalam latihan, jadi tidak perlu melakukan penyesuaian lagi. Yang jelas tetap harus ada evaluasi untuk lini belakang karena fokus kami selain kemenangan adalah tidak kebobolan,” tutupnya.

Berita Terkait