Dilepas ke Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Membidik 5 Besar

PBVSI lepas Timnas Voli Putri Indonesia ke Asian Games 2026 dengan target lima besar.

BolaCom | Arif Anggara MulyaDiterbitkan 13 September 2026, 15:15 WIB
Atlet dan ofisial timnas voli putri (indoor) dan voli pantai Putra, saat acara pelepasan timnas bola voli di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Minggu (13-9-2026). (Bola.com/Arif Anggara Mulya)

Bola.com, Jakarta - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi melepas 16 atlet timnas bola voli putri dan bola voli pantai putra untuk tampil di Asian Games 2026.

Pelepasan berlangsung di Gedung Serbaguna, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (13-9-2026).

Advertisement

Sebanyak 12 pemain memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia. Skuad tersebut memadukan pemain senior dan talenta muda, di antaranya Mediol Stiovanny Yoku, Arneta Putri Amelia, Maradanti Namira, serta Azzahra Dwi Febyane.

Namun, tidak ada nama Megawati Hangestri Pertiwi dalam skuad yang dibawa ke Asian Games 2026. P

evoli andalan Indonesia itu memang sudah tidak tergabung dalam tim sejak pemusatan latihan, termasuk ketika Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Korea Selatan dan tampil di SEA V Cup 2026 pada Agustus lalu.

Sementara itu, PBVSI mengirim empat atlet untuk nomor voli pantai putra.

Mereka terbagi dalam dua pasangan, yakni Imam Ahmad Faisal dan Fairuz Bayhaqly yang menjadi tim muda serta Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi sebagai pasangan senior.


Target Lima Besar

Atlet dan ofisial timnas voli putri (indoor) dan voli pantai Putra, saat acara pelepasan timnas bola voli di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Minggu (13-9-2026). (Bola.com/Arif Anggara Mulya)

Asian Games 2026 berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Timnas Voli Putri Indonesia tergabung di Pool A dan dijadwalkan menghadapi Nepal pada 17 September, sebelum bertemu tuan rumah sekaligus salah satu kekuatan terbesar Asia, Jepang, sehari berselang di Park Arena Komaki.

Sementara itu, pembagian grup untuk nomor voli pantai putra belum ditentukan. PBVSI masih menunggu pengundian yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September.

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, meminta para pemain Timnas Voli Putri Indonesia menjaga fokus selama menjalani persaingan di Asian Games 2026.

Ia bahkan menyelipkan candaan agar para atlet tidak terganggu urusan asmara selama turnamen.

"Yang lagi galau percintaan? Lupakan!" ujar Imam kepada para pemain.


Target Serius

Atlet dan ofisial timnas voli putri (indoor) dan voli pantai Putra, saat acara pelepasan timnas bola voli di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Minggu (13-9-2026). (Bola.com/Arif Anggara Mulya)

Di balik candaan tersebut, Imam memiliki target serius untuk Timnas Voli Putri Indonesia.

Ia menilai kemenangan atas Nepal menjadi harga mati agar langkah Srikandi Merah Putih untuk melaju ke fase berikutnya lebih terbuka.

"Perbaiki ranking, lawan Nepal harga mati menang. Kalau tidak menang, kita harus bertanding dari peringkat 9 ke bawah," kata Imam.

PBVSI juga membidik posisi lima besar bagi Timnas Voli Putri Indonesia. Imam meminta para pemain tampil maksimal dan tidak minder menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat.

"Semuanya serba mungkin asal kalian semangat, harus main yang bagus dan baik," imbuhnya.


Tak Terbebani Target

Atlet voli putri Indonesia, Mediol Yoku, saat acara pelepasan timnas voli di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Minggu (13-9-2026). (Bola.com/Arif Anggara Mulya)

Sementara itu, Mediol Yoku memilih tidak terlalu terbebani dengan target yang dibebankan kepada tim.

Pemain berusia 27 tahun itu ingin rekan-rekannya tampil lepas, menikmati setiap pertandingan, sekaligus memanfaatkan Asian Games 2026 sebagai kesempatan menambah pengalaman.

"Berharap main lepas, enjoy, tidak usah mikirin target dan yang paling penting untuk mendapatkan pengalaman," ujar Mediol.

Mediol juga optimistis dengan kekuatan Timnas Voli Putri Indonesia, meski komposisi skuad kembali mengalami perubahan dan tidak diperkuat Megawati.

Menurutnya, pengalaman dari berbagai turnamen dan uji coba menjadi modal penting bagi tim yang kini banyak dihuni pemain muda.

"Karena mayoritas pemain muda dan tanpa Megawati, kami optimistis karena sudah banyak try out juga. Target lima besar, ya bisalah, semoga bisa. Progres kami juga mulai naik setelah mengikuti banyak kompetisi, semoga bisa," tutur Mediol.

Berita Terkait