Karateka Indonesia Leica Al Humaira Lubis Pede Bidik Emas Asian Games 2026

Karateka putri Indonesia, Leica Al Humaira Lubis, optimistis mampu meraih medali emas pada nomor kumite +68 kg putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 September 2026, 19:00 WIB
Karateka nasional, Leica Al Humaira Lubis (Kanan). (Sumber: Kemenpora)

Bola.com, Jakarta - Karateka putri Indonesia, Leica Al Humaira Lubis, optimistis mampu meraih medali emas pada nomor kumite +68 kg putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

Asian Games tahun ini menjadi debut Leica di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Meski menyadari persaingan bakal sangat ketat, karateka berusia 21 tahun itu memiliki keyakinan tinggi untuk bersaing memperebutkan medali emas.

Advertisement

"Kalau satu sampai 10, ada di angka delapan," kata Leica di Jakarta, Selasa (15/9/2026). 

Leica menyadari lawan-lawan yang akan dihadapinya bukan sembarang karateka. Sejumlah pesaingnya memiliki pengalaman lebih banyak dan bahkan menghuni jajaran elite dunia.

"Ini kebetulan Asian Games pertama saya dan saya ikut Asian Games di usia yang relatif muda. Secara pengalaman mungkin saya jauh dibandingkan lawan-lawan yang notabene sudah masuk peringkat 10 dunia, bahkan ada yang peringkat satu dunia. Tapi saya percaya diri di 80 persennya itu," ujarnya, seperti dikutip dari Antara

 


Modal Juara SEA Games dan Asia

Karateka nasional, Leica Al Humaira Lubis (Kanan). (Sumber: Kemenpora)

Kepercayaan diri Leica bukan tanpa alasan. Dalam setahun terakhir, ia berhasil menunjukkan performa impresif di sejumlah ajang internasional.

Leica meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 pada nomor kumite +68 kg putri. Dalam pertandingan final, ia mengalahkan karateka tuan rumah, Songklin Kewalin.

Prestasi tersebut kemudian dilanjutkan Leica di Asian Senior Karate Championship (AKF) 2026 yang berlangsung di Bali pada Juni.

Leica berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan karateka Yordania, Nara Yaser, dengan skor 6-3 pada partai final.

Dalam perjalanan menuju podium tertinggi, Leica juga mampu melewati karateka Nepal, Arika Gurung, yang masuk jajaran 10 besar dunia.

Gelar juara Asia tersebut menjadi modal berharga bagi Leica untuk menghadapi Asian Games 2026. Prestasi itu sekaligus meningkatkan keyakinannya bahwa ia mampu bersaing dengan karateka-karateka terbaik di Asia.

Berdasarkan peringkat World Karate Federation (WKF), Leica saat ini berada di posisi ke-47 dunia untuk nomor kumite +68 kg putri dengan koleksi 870 poin.

 


Sempat Tertekan Target Emas

Karateka nasional, Leica Al Humaira Lubis (Kiri). (Sumber: Kemenpora)

Di balik optimisme tersebut, Leica mengakui sempat merasa terbebani dengan target medali emas yang diberikan kepadanya.

Namun, situasi itu perlahan berubah setelah ia berdiskusi dengan pelatih dan sejumlah karateka senior.

"Awalnya saya merasa terbebani, tapi seiring berjalan waktu, setelah banyak diskusi dengan senior-senior dan pelatih, saya coba ubah sudut pandang," ujar Leica.

Menurutnya, keberhasilan menjadi juara Asia bukan sesuatu yang harus menjadi beban untuk kembali mengulang prestasi serupa di Asian Games.

Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menguasai persaingan di kelas +68 kg pada level Asia.

"Hasil di AKF kemarin sebenarnya bukan beban buat saya, tapi jadi pecut. Salah satu pembuktian kalau saya bisa menguasai kelas saya di level Asia," tegasnya.

 


Waspadai Karateka Jepang hingga Vietnam

Leica memperkirakan persaingan di Asian Games 2026 bakal berlangsung ketat. Selain karateka tuan rumah Jepang, ia juga mewaspadai wakil Kazakhstan, Nepal, Yordania, dan Vietnam.

Indonesia menurunkan enam karateka pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mereka adalah Christopher Elbert Setiabudi (kata putra), Daniel Hutapea (kumite +84 kg putra), M. Tegar Januar (kumite -55 kg putra), Marzella Sekar Damayanti (kata putri), Leica Al Humaira Lubis (kumite +68 kg putri), serta Cok Istri Sanistya Rani (kumite -55 kg putri).

Tim karate Indonesia mengusung misi memperbaiki pencapaian pada Asian Games Hangzhou 2022. Ketika itu, Indonesia meraih satu medali perunggu melalui Ignatius Joshua Kandou pada nomor kumite 75 kg putra.

Kini, Leica menjadi salah satu tumpuan untuk membawa karate Indonesia kembali meraih medali emas di Asian Games 2026.

Berita Terkait