Bola.com, Jakarta - Gelandang anyar Manchester United, Carlos Baleba, dipastikan siap melakoni debut resminya bersama Setan Merah setelah jeda internasional mendatang.
Pemain muda berbakat yang diboyong dari Brighton dengan nilai transfer fantastis sebesar 70 juta pounds atau sekitar Rp1,6 triliun tersebut sebelumnya harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat melakoni laga persahabatan bersama klub lamanya pada 18 Juli lalu.
Proses pemulihannya kini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan setelah sang pemain terlihat sudah mulai menjalani latihan di luar ruangan pekan ini.
Meskipun kemajuannya sangat menggembirakan, Baleba tercatat belum pernah sekalipun mengikuti sesi latihan tim secara penuh bersama rekan-rekan barunya di Carrington.
Situasi fisik tersebut secara otomatis menutup peluangnya untuk tampil dalam dua pertandingan terdekat Manchester United pekan ini, yakni laga krusial menghadapi mantan klubnya, Brighton, serta duel tandang yang tidak kalah berat menantang Fulham di Craven Cottage.
Manajer Manchester United, Michael Carrick, yang sempat menyatakan pada akhir Agustus lalu bahwa Baleba mungkin akan siap dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu, kini menetapkan target yang lebih realistis dan matang.
Pihak klub secara cermat mempersiapkan gelandang serba bisa tersebut agar berada dalam kondisi kebugaran puncak saat Manchester United menjamu Tottenham Hotspur di Old Trafford pada 10 Oktober mendatang.
Absennya Beberapa Pemain Bintang
Ketika dikonfirmasi mengenai kepastian ketersediaan Baleba usai jeda internasional selama tiga pekan, Carrick memberikan konfirmasi tegas serta membeberkan kondisi terkini sang pemain.
"Ya, dia pasti akan siap tampil. Dia akan kembali bergabung dan berada di sekitar skuad utama dalam seminggu ke depan, yang artinya setelah jeda internasional dia berada dalam kondisi yang sangat baik," ujar Carrick.
Di samping berita positif mengenai kondisi Baleba, ruang perawatan Manchester United masih diisi oleh beberapa nama penting lainnya.
Belum ada kepastian mengenai jangka waktu pemulihan untuk Amad Diallo yang menderita cedera tepat sebelum laga pembuka musim melawan Hull City, serta bek tengah Matthijs de Ligt yang harus menepi sejak 30 November akibat permasalahan pada punggungnya.
Di sisi lain, Luke Shaw berpeluang kembali merumput pada laga babak ketiga Piala Liga melawan Brighton, setelah sebelumnya absen dalam pertandingan melawan Sabah dan Manchester City.
Jika tidak dipaksakan tampil, Carrick memproyeksikan bek kiri tersebut akan siap dimainkan di Craven Cottage pada hari Minggu.
Berfokus Untuk Mendapatkan Trofi
Persaingan di kompetisi domestik menjadi fokus utama Manchester United yang tercatat hanya mampu meraih dua trofi dalam sembilan tahun terakhir, bahkan harus tersingkir di babak awal pada kedua ajang piala domestik musim lalu.
Carrick yang memiliki pengalaman manis menjuarai Piala Liga sebanyak dua kali sewaktu menjadi pemain di bawah asuhan Sir Alex Ferguson pada 2010 dan Jose Mourinho pada 2017, sangat memahami arti penting sebuah gelar bagi tradisi klub.
"Bagi saya, trofi adalah bentuk keindahan dan kenikmatan sejati dari sebuah kemenangan. Itulah alasan utama kita berkarir di dunia sepak bola dan olahraga, serta menjadi alasan utama saya berada di klub ini untuk mencoba meraih kemenangan. Memang tidak mudah untuk sekadar memutuskan ingin menang lalu langsung mendapatkannya, tetapi hal itu sangatlah krusial. Memberikan trofi, pencapaian, serta emosi kemenangan kepada para pendukung adalah hal yang sangat penting," tegas Carrick.
Selain membahas target trofi, Carrick juga memberikan dukungan penuh kepada para pemainnya untuk bangkit dan memberikan respons positif setelah kekalahan menyakitkan pada laga derby Manchester pekan lalu.
Momen kekalahan tersebut sempat diwarnai keputusasaan setelah badan perwasitan Pro Ref mengakui adanya kesalahan penilaian terkait gol kemenangan kontroversial Erling Haaland, di mana Carrick sempat menerima kritik tajam mengenai manajemen permainannya usai Phil Foden diganjar kartu merah pada menit ke-23.
Catatan statistik menunjukkan respon positif, di mana dalam tiga kesempatan Manchester United mengalami kekalahan di bawah arahan Carrick, mereka selalu berhasil menyapu bersih laga berikutnya dengan kemenangan.
Sumber: The Sun