Gyokeres Makin Terpinggirkan di Arsenal, Cara Arteta Memainkannya Dipertanyakan

Viktor Gyokeres terus jadi cadangan di Arsenal. Cara sang manajer, Mikel Arteta, memainkannya jadi sorotan.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 16 September 2026, 18:15 WIB
Viktor Gyokeres terus menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal. Tanpa banyak sorotan, striker asal Swedia itu kini sudah mengoleksi 20 gol di semua kompetisi pada musim debutnya. (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Mantan penyerang Arsenal, Jeremie Aliadiere, mempertanyakan cara Mikel Arteta memainkan Viktor Gyokeres.

Menurutnya, karakter permainan Arsenal saat ini belum sepenuhnya cocok dengan gaya penyerang asal Swedia tersebut.

Advertisement

Aliadiere menyampaikan pandangannya dalam wawancara eksklusif dengan LiveFootballTickets.com, dilansir Give Me Sport (GMS).

Ia menilai Gyokeres membutuhkan permainan yang dapat memberinya bola lebih cepat agar bisa memaksimalkan kemampuannya.

"Kekhawatiran saya adalah saya merasa kita tidak memainkan gaya yang cocok untuknya," ujar Aliadiere.

"Kita bukan tim yang saat melakukan transisi langsung memberikan bola panjang kepada penyerang untuk berlari di ruang. Kita menyukai penguasaan bola, mempertahankan bola, dan bermain melebar melalui pemain sayap," lanjutnya.

Menurut Aliadiere, situasi tersebut pernah membuat Gyokeres kesulitan pada musim lalu.

Striker berusia 28 tahun itu membutuhkan bola lebih cepat untuk menghadapi bek dalam situasi satu lawan satu dan berlari ke ruang, tetapi tidak selalu mendapatkan servis seperti yang diinginkannya.


Kalah Bersaing dengan Havertz?

Gelandang Arsenal asal Jerman, nomor punggung 29 Kai Havertz, merayakan gol pembuka dalam pertandingan Liga Inggris antara Arsenal dan Burnley di Stadion Emirates di London pada 18 Mei 2026. (Glyn KIRK/AFP)

Di sisi lain, Arteta masih memberikan kepercayaan besar kepada Kai Havertz.

Aliadiere melihat penyerang asal Jerman itu lebih sesuai dengan gaya permainan Arsenal sehingga sulit membenarkan jika Havertz harus kehilangan tempat ketika tampil baik.

"Kita tidak bisa menyangkal bahwa ketika Havertz bermain, dia tampil dan bermain sangat baik. Sulit untuk membenarkan Viktor harus bermain dan Havertz berada di bangku cadangan ketika Havertz tampil begitu baik," katanya.

Situasi tersebut membuat Gyokeres belum banyak mendapatkan kesempatan pada awal musim ini. Dari empat pertandingan Premier League, mantan striker Sporting CP itu baru mengumpulkan 12 menit bermain.

Ia juga tidak dimainkan ketika Arsenal mengalahkan Sunderland pada akhir pekan lalu.

Padahal, Gyokeres datang ke Arsenal setelah menjadi pencetak gol terbanyak klub pada musim 2025/2026. Ia mencetak 21 gol di semua kompetisi setelah bergabung dari Sporting CP dengan nilai transfer awal 55 juta paun.


Jaga Kepercayaan Diri

Striker Arsenal Viktor Gyokeres merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid di matchday 3 league phase Liga Champions 2025/26 di Emirates Stadium, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Sebelum pindah ke Arsenal, Gyokeres juga tampil produktif bersama Sporting CP dengan torehan 97 gol dalam 102 pertandingan.

Aliadiere meminta Gyokeres tetap menjaga kepercayaan dirinya dan memanfaatkan kesempatan ketika kembali dipercaya bermain.

"Saya pikir dia hanya perlu bersabar, tetap percaya, memiliki pola pikir dan mentalitas yang kuat, serta benar-benar yakin dengan kualitasnya bahwa dia akan membalikkan keadaan," ujar Aliadiere.

Masa depan Gyokeres di Arsenal juga sempat dipertanyakan pada bursa transfer musim panas.

Ketika itu, Arsenal dikaitkan dengan Julian Alvarez dari Atletico Madrid dan bahkan muncul pembicaraan mengenai kemungkinan pertukaran pemain plus uang.

 

Sumber: Give Me Sport


Persaingan Terkini

Berita Terkait