GP Monako Bakal Gelar Sprint Race pada F1 2027, Ini Alasannya

F1 akan menghadirkan Sprint Race untuk pertama kalinya di GP Monako pada 2027.

BolaCom | Fauzi Ananta DharmawanDiterbitkan 18 September 2026, 09:30 WIB
Pembalap Audi asal Jerman, Nico Hulkenberg, berkompetisi selama sesi kualifikasi di sirkuit jalanan Monako, menjelang Grand Prix F1 Monako, pada 6 Juni 2026. (Gabriel BOUYS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Formula 1 akan menghadirkan Sprint Race di Monako pada musim 2027. Monako menjadi salah satu dari empat lokasi tambahan untuk format Sprint setelah F1 meningkatkan jumlah balapan Sprint dari enam menjadi 10 pada musim depan.

Pengumuman kalender F1 2027 disampaikan pada Rabu, menjelang bergulirnya kembali musim 2026 di Azerbaijan.

Advertisement

Selain Monako, Bahrain, Australia, Jepang, dan Abu Dhabi juga akan menjadi tuan rumah Sprint Race untuk pertama kalinya.

Sementara itu, lima seri lainnya yang mendapat jatah Sprint adalah Inggris, Italia, Brasil, Qatar, dan Kanada.

Sebelumnya, jumlah Sprint Race dalam satu musim maksimal hanya enam seri.

Format Sprint menghadirkan balapan dengan jarak lebih pendek pada Sabtu serta sesi kualifikasi tambahan pada Jumat.


Daya Tarik Global

Stefano Domenicali, CEO Formula 1, bereaksi dalam resepsi perayaan 75 tahun Formula 1 di 10 Downing Street, London pusat, pada 2 Juli 2025. (Jaimi Joy/POOL/AFP)

Presiden sekaligus CEO F1, Stefano Domenicali, menyambut perluasan format tersebut. Ia juga menyoroti kehadiran Portugal dan Turki dalam kalender 2027.

"Kami sangat senang menyambut Portugal dan Turki ke dalam race serta memperluas balapan Sprint menjadi 10 seri. Hal ini memberikan lebih banyak intensitas, drama, dan aksi roda ke roda yang membuat olahraga kami begitu istimewa bagi para penggemar," ujar Domenicali, dikutip dari Give Me Sport.

Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, mengatakan kalender F1 2027 mencerminkan daya tarik global dan pertumbuhan olahraga tersebut.

"Kalender Kejuaraan Dunia FIA F1 2027 merupakan cerminan kuat dari daya tarik global dan pertumbuhan olahraga kami yang berkelanjutan," kata Ben Sulayem.

Dengan 24 Grand Prix di lima benua, kembalinya Portugal dan Turki, serta penambahan program Sprint, ia menilai kalender tersebut memadukan tradisi, inovasi, dan keterlibatan penggemar dengan tetap mempertahankan standar olahraga.


Mengapa Monako Mendapat Jatah Sprint?

Penonton menyaksikan pembalap Williams asal Spanyol, Carlos Sainz, melaju di Fairmont Hairpin selama sesi latihan kedua untuk Grand Prix Formula Satu Monako di Circuit de Monaco, pada 23 Mei 2025, dua hari sebelum balapan. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Keputusan memasukkan Monako ke daftar tuan rumah Sprint Race 2027 cukup mengejutkan karena sirkuit jalan raya ikonik tersebut dikenal sangat sulit untuk melakukan manuver menyalip.

Monako sebelumnya belum pernah menggelar Sprint Race. Sirkuit sepanjang 78 lap itu justru memiliki karakter yang membuat peluang menyalip sangat terbatas.

Namun, kehadiran Sprint membuat akhir pekan balapan di Monako akan memiliki dua sesi kualifikasi.

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena kualifikasi di lintasan bersejarah tersebut selama ini dipandang sebagai satu di antara momen penting dalam kalender F1.

F1 juga menyoroti format Sprint akan membuat terdapat dua sesi yang menentukan posisi start sepanjang akhir pekan Monako pada 2027.


Unik, Penuh Tantangan

Pemandangan indah Monako berpadu dengan balapan F1 saat digelar F1 GP Monako, (26/5/2016). (AFP/Valery Hache)

Selain itu, format Sprint hanya menyediakan satu sesi latihan. Kondisi tersebut membuat pembalap memiliki waktu lebih terbatas untuk membangun ritme dan kepercayaan diri sebelum menjalani sesi-sesi penting.

Jurnalis Sky Sports, Craig Slater, menjelaskan, Sprint biasanya digelar di sirkuit yang menyediakan lebih banyak peluang menyalip. Monako memiliki karakter yang berbeda.

"Secara tradisional, Sprint digelar di sirkuit yang mudah untuk menyalip. Jelas, Monako bukan seperti itu," ujar Slater.

"Namun, keuntungan besarnya adalah kita akan mendapatkan dua sesi kualifikasi yang sangat menarik. Itulah inti dari sirkuit tersebut dan para pembalap akan mendapatkan ujian maksimal dalam dua kesempatan pada akhir pekan itu," lanjutnya.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait