Youngster Manchester City Floyd Samba Punya Dilema Besar, Bisa Bela 4 Negara di Level Internasional: Pilih yang Mana?

Floyd Samba memiliki kesempatan membela empat negara, yakni Inggris, Prancis, Republik Kongo, atau Jerman.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 18 September 2026, 11:15 WIB
Pemain Manchester City Floyd Samba (kanan) merayakan golnya dalam laga babak ketiga Carabao Cup antara Man City vs Norwich City di Manchester, Inggris, Kamis, 17 September 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Floyd Samba mulai menjadi buah bibir setelah tampil gemilang dalam debut seniornya bersama Manchester City. Pemain berusia 17 tahun itu mencetak dua gol saat The Citizens menghajar Norwich City 5-0 pada putaran ketiga Carabao Cup 2026/2027, Jumat (18/9/2026) dini hari WIB. 

Penampilan impresif tersebut bukan hanya membuat nama Samba mencuri perhatian di Inggris. Ia juga berpotensi menghadapi keputusan besar terkait masa depannya di level internasional.

Advertisement

Seperti dikutip dari Sportbible, Samba memiliki kesempatan membela empat negara, yakni Inggris, Prancis, Republik Kongo, atau Jerman.

Floyd Samba merupakan putra mantan bek Premier League, Christopher Samba. Sang ayah pernah memperkuat Blackburn Rovers dan Queens Park Rangers.

Christopher Samba lahir di Prancis, tetapi memilih memperkuat Timnas Republik Kongo di level internasional.

Sementara itu, Floyd lahir di Macclesfield, Inggris. Ia juga memiliki darah Jerman dari sang ibu.

 


Belum Menentukan Pilihan

Gelandang Manchester City, Floyd Samba, merayakan golnya pada pertandingan putaran ketiga English League Cup melawan Norwich City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (17/9/2026). (Oli Scarff/AFP)

Dengan latar belakang tersebut, Samba memiliki sejumlah opsi ketika harus menentukan negara yang akan dibelanya di level senior.

Samba sebelumnya sudah memperkuat Timnas Inggris di berbagai kelompok usia hingga level U-17.

Namun, situasinya mulai menarik perhatian setelah ia mendapat panggilan dari Timnas Jerman U-19 untuk agenda pertandingan selama jeda internasional mendatang.

Panggilan Jerman tersebut belum otomatis membuat Samba memilih Die Mannschaft. Pemain muda Manchester City itu masih memiliki kesempatan untuk menentukan masa depan internasionalnya.

Sesuai aturan FIFA, Samba masih bisa berganti asosiasi hingga memenuhi ketentuan yang membuatnya terikat secara permanen. Salah satunya adalah tampil dalam tiga pertandingan senior kompetitif bersama sebuah negara.

Artinya, pintu bagi Inggris, Jerman, Prancis, maupun Republik Kongo masih terbuka.

Keempat negara tersebut tentu memiliki kepentingan untuk meyakinkan Samba agar memilih mereka. Apalagi, performanya bersama Manchester City mulai menunjukkan potensi besar.

Samba sebelumnya mencetak gol spektakuler melalui tendangan salto dalam kemenangan 2-1 Manchester City atas Manchester United pada final FA Youth Cup musim lalu.

Ia juga beberapa kali berlatih bersama tim utama sebelum akhirnya dipercaya menjalani debut senior di Etihad Stadium.

 


Maresca Minta Samba Tak Terburu-buru

Gelandang Manchester City, Floyd Samba (kanan), merayakan gol keempat timnya bersama gelandan, Ryan McAidoo, pada pertandingan putaran ketiga English League Cup melawan Norwich City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Kamis (17/9/2026). (Oli Scarff/AFP)

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, memberikan pujian setelah Samba mencetak dua gol melawan Norwich.

Menurut Maresca, kontribusi Samba bukan hanya soal dua gol. Ia menilai sang pemain mampu menunjukkan performa menyeluruh yang menjanjikan.

"Sangat memuaskan. Bukan hanya karena dua golnya, tetapi secara keseluruhan penampilannya juga bagus," ujar Maresca.

Maresca mengakui Samba sebenarnya belum terbiasa bermain sebagai penyerang tengah. Ia baru berlatih di posisi tersebut selama beberapa hari sebelum pertandingan.

"Dia bukan seorang nomor sembilan, itu pasti. Namun, dia tampil bagus. Dia masih muda, penuh energi, kuat, bisa mencetak gol dan memberikan assist," kata Maresca.

"Dia juga membuat beberapa keputusan bagus dalam hal umpan pada babak pertama. Jadi kami senang. Namun, mereka masih muda dan kami harus membawa mereka berkembang secara perlahan."

Kini, selain perkembangan kariernya bersama Manchester City, perhatian juga tertuju pada pilihan besar yang harus dibuat Samba: Inggris, Jerman, Prancis, atau Republik Kongo?

Sumber: Sportbible

Berita Terkait