Persebaya Tak Boleh Lengah! Garudayaksa FC Bawa 2 Amunisi Baru ke Stadion GBT

Garudayaksa akan menantang Persebaya di GBT, Sabtu (19/9/2026). Laga ini menjadi ujian berat bagi tim asuhan Milos Joksic yang belum meraih kemenangan dalam dua laga awal kompetisi.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 18 September 2026, 17:15 WIB
Laga Garudayaksa FC kontra Persik Kediri pada pekan kedua BRI Super League 2026, Jumat (11-9-2026). (Dok. ileague.id)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya perlu mewaspadai perubahan komposisi Garudayaksa FC saat kedua tim bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027.

Tim promosi itu datang ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan membawa pemain baru yang berpeluang langsung diturunkan.

Advertisement

Garudayaksa akan menantang Persebaya di GBT, Sabtu (19/9/2026). Laga ini menjadi ujian berat bagi tim asuhan Milos Joksic yang belum meraih kemenangan dalam dua laga awal kompetisi.

Garudayaksa baru mengoleksi satu poin setelah bermain imbang 1-1 kontra Java United FC pada pertandingan pembuka. Kemudian mereka juga harus mengakui keunggulan Persik Kediri dengan skor 0-2 pada laga berikutnya.

Hasil tersebut membuat Joksic meminta anak asuhnya segera menunjukkan perubahan. Pelatih asal Serbia itu menilai penampilan Garudayaksa pada laga terakhir belum sesuai dengan harapan.

"Pertandingan terakhir sangat mengecewakan. Sekarang suasana tim sudah lebih baik dan saya yakin kami bisa bermain bagus," ujar Joksic.


Tambahan Tenaga

Pemain baru Garudayaksa FC, Aleksandar Busnic. (Instagram/Garudayaksa FC)

Untuk memperkuat tim, Garudayaksa mendapat tambahan tenaga dengan kedatangan Jayro Jean dan Aleksandar Busnic.

Kedua pemain itu bahkan masuk dalam rencana Joksic untuk menghadapi Persebaya di GBT.

Situasi itu cukup menarik karena keduanya belum memiliki waktu panjang untuk beradaptasi dengan tim.

Namun, kondisi Garudayaksa FC membuat Joksic tidak memiliki banyak kesempatan untuk menunggu mereka benar-benar mencapai kondisi ideal.

"Mereka sudah masuk dalam sistem. Saya sedikit khawatir mereka belum dalam kondisi fisik yang maksimal karena baru saja tiba, tetapi kami tidak punya waktu untuk menunggu," kata Joksic.

Joksic tentu harus mempertimbangkan kondisi fisik kedua pemain itu. Memainkan pemain baru yang belum sepenuhnya bugar memiliki risiko, tetapi kehadiran mereka juga dapat memberikan pilihan tambahan bagi Garudayaksa ketika menghadapi Persebaya.


Skuad Tidak Komplet

Gelandang Garudayaksa FC, Septian David Maulana, dalam laga melawan Java United pada BRI Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026). (Doc Garudayaksa FC)

Sementara di sisi lain, Garudayaksa FC juga tidak dapat turun dengan kekuatan terbaik. Kapten mereka, Wahyu Prasetyo, mengalami cedera sehingga tidak bisa membantu tim dalam lawatan ke Surabaya.

Absennya Wahyu membuat Joksic harus kembali melakukan penyesuaian. Terlebih, Persebaya memiliki keuntungan bermain di kandang dengan dukungan Bonek dan Bonita yang diperkirakan membuat atmosfer pertandingan makin intens.

Meski begitu, Joksic tidak ingin Garudayaksa hanya datang untuk bertahan. Ia meminta pemain asuhannya memperlihatkan permainan yang lebih cepat dan agresif dibanding laga sebelumnya.

"Kami harus bermain jauh lebih baik dan lebih cepat dibanding laga sebelumnya," tegas Joksic.

Garudayaksa memang membutuhkan hasil positif untuk mengangkat posisi mereka di klasemen BRI Super League.

Sebagai tim promosi, laga melawan Persebaya menjadi kesempatan untuk menunjukkan mereka mampu bersaing ketika menghadapi salah satu klub dengan tradisi besar di sepak bola Indonesia.


Modal Persebaya

Sementara itu, Persebaya Surabaya memiliki modal kemenangan perdana setelah menundukkan PSIM Yogyakarta 1-0 pada pekan kedua.

Bajul Ijo tentu ingin menjaga momentum tersebut di hadapan publik GBT. Duel ini akhirnya bukan sekadar pertemuan antara tim yang sedang mencari kemenangan.

Persebaya ingin melanjutkan tren positif, sedangkan Garudayaksa membawa misi bangkit dengan dua pemain baru yang siap memberikan warna berbeda.

Jika Jayro Jean dan Aleksandar Busnic benar-benar diturunkan, menarik untuk melihat sejauh mana dua rekrutan anyar itu mampu membuat Persebaya kerepotan di GBT.

Berita Terkait